Social Items

BEKASI JABAR - Seorang pria Warga Bekasi bernama Faizin, ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Korban diduga tersetrum aliran listrik saat banjir melanda rumahnya.

"Iya benar, benar (tersetrum aliran listrik). Ada yang kesetrum satu orang, dia meninggal," ujar Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/2/2020).

Korban adalah warga Kampung Buaran, Harapan Mulya, Medan Satria, Kota Bekasi. Tetangga korban, Tini, mengatakan terdapat luka bakar pada tangan korban.

Belum diketahui pasti kronologi insiden tersetrumnya korban.

"Ada luka bakarnya di tangannya," lanjutnya.

Tini mengatakan hujan deras mulai mengguyur mulai pukul 23.30 WIB, Senin (24/2). Banjir menggenangi permukiman itu sekitar pukul 03.00 WIB, subuh tadi.

"Tadi hampir satu meter, jadi sekarang mah 60 cm-80 cm," ungkap Tini.

Dari hasil pantauan pukul 11.15 WIB, tampak mobil ambulan merapat di Jalan Pangeran Jayakarta. Ketika bagian belajang mobil ambulan terbuka, keranda mayat diangkat oleh sejumlah warga.

Gema kalimat tahlil menggema. Saat ini korban sedang disalatkan di Masjid An-Nur.

Tersengat Listrik Saat Banjir, Pria Di Bekasi Tewas

BEKASI JABAR - Seorang pria Warga Bekasi bernama Faizin, ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Korban diduga tersetrum aliran listrik saat banjir melanda rumahnya.

"Iya benar, benar (tersetrum aliran listrik). Ada yang kesetrum satu orang, dia meninggal," ujar Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/2/2020).

Korban adalah warga Kampung Buaran, Harapan Mulya, Medan Satria, Kota Bekasi. Tetangga korban, Tini, mengatakan terdapat luka bakar pada tangan korban.

Belum diketahui pasti kronologi insiden tersetrumnya korban.

"Ada luka bakarnya di tangannya," lanjutnya.

Tini mengatakan hujan deras mulai mengguyur mulai pukul 23.30 WIB, Senin (24/2). Banjir menggenangi permukiman itu sekitar pukul 03.00 WIB, subuh tadi.

"Tadi hampir satu meter, jadi sekarang mah 60 cm-80 cm," ungkap Tini.

Dari hasil pantauan pukul 11.15 WIB, tampak mobil ambulan merapat di Jalan Pangeran Jayakarta. Ketika bagian belajang mobil ambulan terbuka, keranda mayat diangkat oleh sejumlah warga.

Gema kalimat tahlil menggema. Saat ini korban sedang disalatkan di Masjid An-Nur.

Tidak ada komentar

Loading...