BONDOWOSO JATIM - Hujan deras yang mengguyur kawasan Pegunungan Ijen membuat Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, diterjang banjir bandang kemarin siang.

Akibatnya empat  warga mengalami luka ringan. Empat korban sempat mendapat perawatan, namun saat ini sudah kembali berkumpul bersama keluarga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Bondowoso, KUKUH TRIYATMOKO saat dikonfirmasi mengatakan, pagi ini BPBD Kabupaten Bondowoso bersama TNI, Polri, relawan, masyarakat, dunia usaha, dan instansi terkait lainnya gotong royong membersihkan sisa material lumpur banjir.

BPBD Kabupaten Bondowo juga telah membuka dapur umum di Kantor Kecamatan Ijen. Tenda - tenda pengungsian juga sudah didirikan, namun warga lebih memilih mengungsi ke rumah sanak saudara. Banjir bandang ini mengakibatkan 300 rumah tertutup material banjir berupa lumpur dan kayu setinggi  1 meter.

Total 30 rumah rusak berat, 214 rusak ringan dan sisanya terendam lumpur. Pemerintah sudah menganggarkan dana untuk membantu perbaikan rumah yang terdampak.

Selama Januari dan Februari ini diperkirakan intensitas hujan masih cukup tinggi mengguyur wilayah Bondowoso.

Sehingga masyarakat dihimbau lebih waspada. BPBD Kabupaten Bondowoso, menetapkan status tanggap darurat musibah banjir bandang di Bondowoso.

Jangka waktu status itu terhitung sejak 29 Januari hingga 11 Februari 2020. 

Ratusan Rumah Warga Bondowoso Rusak Dihantam Banjir

BONDOWOSO JATIM - Hujan deras yang mengguyur kawasan Pegunungan Ijen membuat Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, diterjang banjir bandang kemarin siang.

Akibatnya empat  warga mengalami luka ringan. Empat korban sempat mendapat perawatan, namun saat ini sudah kembali berkumpul bersama keluarga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Bondowoso, KUKUH TRIYATMOKO saat dikonfirmasi mengatakan, pagi ini BPBD Kabupaten Bondowoso bersama TNI, Polri, relawan, masyarakat, dunia usaha, dan instansi terkait lainnya gotong royong membersihkan sisa material lumpur banjir.

BPBD Kabupaten Bondowo juga telah membuka dapur umum di Kantor Kecamatan Ijen. Tenda - tenda pengungsian juga sudah didirikan, namun warga lebih memilih mengungsi ke rumah sanak saudara. Banjir bandang ini mengakibatkan 300 rumah tertutup material banjir berupa lumpur dan kayu setinggi  1 meter.

Total 30 rumah rusak berat, 214 rusak ringan dan sisanya terendam lumpur. Pemerintah sudah menganggarkan dana untuk membantu perbaikan rumah yang terdampak.

Selama Januari dan Februari ini diperkirakan intensitas hujan masih cukup tinggi mengguyur wilayah Bondowoso.

Sehingga masyarakat dihimbau lebih waspada. BPBD Kabupaten Bondowoso, menetapkan status tanggap darurat musibah banjir bandang di Bondowoso.

Jangka waktu status itu terhitung sejak 29 Januari hingga 11 Februari 2020.