JAKARTA - Sepasang suami-istri meninggal dunia karena terjebak banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Suami-istri tersebut sebelumnya menderita sakit.

"Korban di RW 04 2 orang suami istri meninggal karena terjebak banjir. Lansia, sekitar umur 75 tahun. Mereka memang sakit sebetulnya," kata Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi, Rabu (1/1/2019).

Irwan mengatakan suami-istri yang meninggal itu belum dievakuasi. Petugas kesulitan karena ketinggian air mencapai empat meter.

"Sampai sekarang belum dievakuasi. Sulit masuk ke rumah mereka karena tingginya sampai 4 meter. Saya masih minta bantuan evakuasi, tapi belum ada yang berani ke sana karena arus masih kencang," ujar dia.

Saat ini sudah ada 2.375 warga yang dievakuasi. Mereka ditempatkan di aula kelurahan dan Universitas Borobudur.

Selain sepasang suami-istri, ada seorang warga lain yang meninggal dunia. Korban sudah dievakuasi.

"Meninggal satu orang, umur sekitar di atas 60-an, udah tua. Belum dipastikan dia meninggal karena banjir, karena informasi yang kita dapat dia sudah meninggal. Permintaan evakuasi ke Damkar sekitar pukul 4 pagi.

Evakuasi yang meninggal itu sekitar jam 9-an" kata Perwira Piket Pemadam Kebakaran Jaktim, Supriyadi.

Banjir Cipinang, 2 Lansia Meninggal Dunia

JAKARTA - Sepasang suami-istri meninggal dunia karena terjebak banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Suami-istri tersebut sebelumnya menderita sakit.

"Korban di RW 04 2 orang suami istri meninggal karena terjebak banjir. Lansia, sekitar umur 75 tahun. Mereka memang sakit sebetulnya," kata Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi, Rabu (1/1/2019).

Irwan mengatakan suami-istri yang meninggal itu belum dievakuasi. Petugas kesulitan karena ketinggian air mencapai empat meter.

"Sampai sekarang belum dievakuasi. Sulit masuk ke rumah mereka karena tingginya sampai 4 meter. Saya masih minta bantuan evakuasi, tapi belum ada yang berani ke sana karena arus masih kencang," ujar dia.

Saat ini sudah ada 2.375 warga yang dievakuasi. Mereka ditempatkan di aula kelurahan dan Universitas Borobudur.

Selain sepasang suami-istri, ada seorang warga lain yang meninggal dunia. Korban sudah dievakuasi.

"Meninggal satu orang, umur sekitar di atas 60-an, udah tua. Belum dipastikan dia meninggal karena banjir, karena informasi yang kita dapat dia sudah meninggal. Permintaan evakuasi ke Damkar sekitar pukul 4 pagi.

Evakuasi yang meninggal itu sekitar jam 9-an" kata Perwira Piket Pemadam Kebakaran Jaktim, Supriyadi.

Tidak ada komentar