Social Items

TRENGGALEK JATIM -  Duabuah granat manggis ditemukan warga Desa Wonoanti, Gandusari Trenggalek. Benda rawan meledak itu ditemukan di dalam rumah yang selama beberapa tahun ini kosong, karena pemilik rumah sudah meninggal dunia.

AKP SUMI ANDANA SH., MH., Kasat Reskrim Polres Trenggalek saat dikonfirmasi membenarkan penemuan granat tersebut. Penemuan granat ditemukan sekitar jam 15.00 WIB oleh ahli waris rumah bernama Pak KUKUH saat membersihkan rumah kosong milik kerabatnya tersebut.

Dua buah granat tersebut ditemukan di dalam kaleng yang tersimpan di salah satu ruang di rumah tersebut. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke Polksek Gandusari dan diteruskan ke Polres Trenggalek sekitar jam 17.00 WIB.

Atas instruksi Kapolres Trenggalek, petugas langsung berkoordinasi tentang penemuan granat tersebut ke Sat Brimob Kediri. Diduga, dua granat tersebut masih aktif. Saat ini granat sudah dievakuasi oleh tim Jibom Brimob Kediri dan akan diteliti lebih dalam.

Menurut keterangan dari Pak KUKUH yang merupakan salah satu ahli waris rumah tersebut, salah satu kerabatnya adalah veteran anggota TNI dan pernah berjuang sewaktu perang di di Timor Timur.

Kasatreskrim Polres Trenggalek memastikan, penemuan dua granat ini tidak terkait dengan sel terorisme. Sesuai SOP, petugas bersama anggota Brimob juga melakukan penyisiran ke sekitar rumah dan dinyatakan steril karena tidak ditemukan bahan peledak yang lain.  Saat ini garis polisi di sekitar rumah Pak KUKUH sudah dibuka kembali.

Warga Trenggalek Temukan Dua Granat Manggis

TRENGGALEK JATIM -  Duabuah granat manggis ditemukan warga Desa Wonoanti, Gandusari Trenggalek. Benda rawan meledak itu ditemukan di dalam rumah yang selama beberapa tahun ini kosong, karena pemilik rumah sudah meninggal dunia.

AKP SUMI ANDANA SH., MH., Kasat Reskrim Polres Trenggalek saat dikonfirmasi membenarkan penemuan granat tersebut. Penemuan granat ditemukan sekitar jam 15.00 WIB oleh ahli waris rumah bernama Pak KUKUH saat membersihkan rumah kosong milik kerabatnya tersebut.

Dua buah granat tersebut ditemukan di dalam kaleng yang tersimpan di salah satu ruang di rumah tersebut. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke Polksek Gandusari dan diteruskan ke Polres Trenggalek sekitar jam 17.00 WIB.

Atas instruksi Kapolres Trenggalek, petugas langsung berkoordinasi tentang penemuan granat tersebut ke Sat Brimob Kediri. Diduga, dua granat tersebut masih aktif. Saat ini granat sudah dievakuasi oleh tim Jibom Brimob Kediri dan akan diteliti lebih dalam.

Menurut keterangan dari Pak KUKUH yang merupakan salah satu ahli waris rumah tersebut, salah satu kerabatnya adalah veteran anggota TNI dan pernah berjuang sewaktu perang di di Timor Timur.

Kasatreskrim Polres Trenggalek memastikan, penemuan dua granat ini tidak terkait dengan sel terorisme. Sesuai SOP, petugas bersama anggota Brimob juga melakukan penyisiran ke sekitar rumah dan dinyatakan steril karena tidak ditemukan bahan peledak yang lain.  Saat ini garis polisi di sekitar rumah Pak KUKUH sudah dibuka kembali.

Tidak ada komentar

Loading...