Social Items

KEDIRI JATIM - Dilansir dari Andikafm Kediri, satuan Reskrim Polres Kediri Kota hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap orang yang diduga dari sebuah kelompok persilatan, yang melakukan pemukulan terhadap anggota Batalyon 521 Kediri tadi malam. Sekelompok massa tersebut berbuat keributan di seputaran Stadion Brawijaya dan Mako Yon 521 Kediri.

Seorang anggota TNI dari Yon 521 yang mencoba melerai, justru jadi korban pemukulan oknum dari kelompok perguruan persilatan tersebut.

Dandim 0809 Kediri, Letkol Kav DWI AGUNG SUTRISNO langsung turun tangan untuk meredam aksi balasan yang dikhawatirkan dilakukan oleh anggota Yon 521. Dandim berharap situasi tetap aman, pelakunya bisa ditemukan.

Sementara itu, AKBP MIKO INDRAYANA S.I.K., Kapolres Kediri Kota saat dikonfirmasi menjelaskan sekitar jam 20.30 WIB tadi malam, polisi menerima laporan adanya kelompok orang yang menggunakan kendaraan dan jalan yang tidak semestinya.

Tindakan itu meresahkan masyarakat. Petugas dari Polresta Kediri menghimbau agar berlaku tertib dan meminta sekelompok orang tersebut kembali pulang ke daerahnya.

Sekelompok orang itu masuk Kota Kediri diduga ada informasi pertunjukan musik di Tirtoyoso, Kota Kediri. Tetapi ternyata tidak ada.

Kapolres juga mengapresiasi TNI dari Batalyon 521 yang sudah melakukan koordinasi dan menyerahkan kasus ini pada pihak kepolisian. Hasil pemeriksaan awal, diduga pelaku dari sekelompok orang yang melakukan pengeroyokan tersebut dalam pengaruh minuman keras.

Saat ini pihaknya masih fokus pada pelaku. Kapolres menegaskan bagi mereka yang bersalah akan ditindak. Kepolisian akan terus memerangi siapapun dan dari organisasi manapun yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Sat Reskrim Kediri Mencari Pelaku Pengeroyokan Di Brawijaya

KEDIRI JATIM - Dilansir dari Andikafm Kediri, satuan Reskrim Polres Kediri Kota hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap orang yang diduga dari sebuah kelompok persilatan, yang melakukan pemukulan terhadap anggota Batalyon 521 Kediri tadi malam. Sekelompok massa tersebut berbuat keributan di seputaran Stadion Brawijaya dan Mako Yon 521 Kediri.

Seorang anggota TNI dari Yon 521 yang mencoba melerai, justru jadi korban pemukulan oknum dari kelompok perguruan persilatan tersebut.

Dandim 0809 Kediri, Letkol Kav DWI AGUNG SUTRISNO langsung turun tangan untuk meredam aksi balasan yang dikhawatirkan dilakukan oleh anggota Yon 521. Dandim berharap situasi tetap aman, pelakunya bisa ditemukan.

Sementara itu, AKBP MIKO INDRAYANA S.I.K., Kapolres Kediri Kota saat dikonfirmasi menjelaskan sekitar jam 20.30 WIB tadi malam, polisi menerima laporan adanya kelompok orang yang menggunakan kendaraan dan jalan yang tidak semestinya.

Tindakan itu meresahkan masyarakat. Petugas dari Polresta Kediri menghimbau agar berlaku tertib dan meminta sekelompok orang tersebut kembali pulang ke daerahnya.

Sekelompok orang itu masuk Kota Kediri diduga ada informasi pertunjukan musik di Tirtoyoso, Kota Kediri. Tetapi ternyata tidak ada.

Kapolres juga mengapresiasi TNI dari Batalyon 521 yang sudah melakukan koordinasi dan menyerahkan kasus ini pada pihak kepolisian. Hasil pemeriksaan awal, diduga pelaku dari sekelompok orang yang melakukan pengeroyokan tersebut dalam pengaruh minuman keras.

Saat ini pihaknya masih fokus pada pelaku. Kapolres menegaskan bagi mereka yang bersalah akan ditindak. Kepolisian akan terus memerangi siapapun dan dari organisasi manapun yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Tidak ada komentar