MOJOKERTO JATIM - Mayat pria setengah bugil ditemukan warga di sebuah sungai di Kabupaten Mojokerto. Hingga saat ini, identitas pria itu belum diketahui.

Saat ditemukan, mayat pria itu hanya memakai kaus hitam yang menutup sebagian kecil tubuhnya dan celana dalam cokelat. Sungai tersebut berada di Dusun Tambang, Desa Karangjeruk, Kecamatan Jarirejo.

Mayat pertama kali ditemukan Sundari (53), emak-emak warga Dusun Tambang sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu dia sedang membuang sampah ke sungai di dekat tempat tinggalnya.

"Saya lihat dari jauh seperti boneka, lalu saya panggil saudara saya, Ketua RW dan Pak Polo," kata Sundari kepada wartawan di lokasi penemuan mayat, Selasa (24/12/2019).

Saat melihat dari dekat bersama para perangkat desa, Sundari baru sadar sosok yang dia kira boneka ternyata mayat manusia. "Kondisinya tengkurap, pakai celana dalam dan kaus hitam. Saya tidak kenal orang ini, warga sini juga tidak kenal," terangnya.

Mayat sudah menggelembung dan mengeluarkan bau tidak sedap. Bagian wajahnya tenggelam ke lumpur sungai yang dangkal.

Kapolsek Jatirejo AKP Sumar menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP, pihaknya menemukan celana jeans warna hitam sekitar 1 meter dari mayat. Diduga celana ini milik pria tersebut. Di salah satu kantong celana hanya ditemukan uang Rp 127 ribu.

"Identitasnya kami belum tahu. Kalau jenis kelaminnya laki-laki," ujarnya.

Dibantu para relawan, polisi mengevakuasi mayat pria ini ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto. Selain untuk mengidentifikasi mayat tersebut, petugas juga berupaya menguak penyebab kematiannya.

"Masih kami lidik, penyebab kematiannya nanti kami lihat di rumah sakit," pungkas Sumar.

Mayat Pria Di Mojokerto Setengah Bugil Ditemukan Warga

MOJOKERTO JATIM - Mayat pria setengah bugil ditemukan warga di sebuah sungai di Kabupaten Mojokerto. Hingga saat ini, identitas pria itu belum diketahui.

Saat ditemukan, mayat pria itu hanya memakai kaus hitam yang menutup sebagian kecil tubuhnya dan celana dalam cokelat. Sungai tersebut berada di Dusun Tambang, Desa Karangjeruk, Kecamatan Jarirejo.

Mayat pertama kali ditemukan Sundari (53), emak-emak warga Dusun Tambang sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu dia sedang membuang sampah ke sungai di dekat tempat tinggalnya.

"Saya lihat dari jauh seperti boneka, lalu saya panggil saudara saya, Ketua RW dan Pak Polo," kata Sundari kepada wartawan di lokasi penemuan mayat, Selasa (24/12/2019).

Saat melihat dari dekat bersama para perangkat desa, Sundari baru sadar sosok yang dia kira boneka ternyata mayat manusia. "Kondisinya tengkurap, pakai celana dalam dan kaus hitam. Saya tidak kenal orang ini, warga sini juga tidak kenal," terangnya.

Mayat sudah menggelembung dan mengeluarkan bau tidak sedap. Bagian wajahnya tenggelam ke lumpur sungai yang dangkal.

Kapolsek Jatirejo AKP Sumar menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP, pihaknya menemukan celana jeans warna hitam sekitar 1 meter dari mayat. Diduga celana ini milik pria tersebut. Di salah satu kantong celana hanya ditemukan uang Rp 127 ribu.

"Identitasnya kami belum tahu. Kalau jenis kelaminnya laki-laki," ujarnya.

Dibantu para relawan, polisi mengevakuasi mayat pria ini ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto. Selain untuk mengidentifikasi mayat tersebut, petugas juga berupaya menguak penyebab kematiannya.

"Masih kami lidik, penyebab kematiannya nanti kami lihat di rumah sakit," pungkas Sumar.

Tidak ada komentar