Social Items

Kabupaten Purbalingga adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibu kotanya adalah Purbalingga.

Berikut ini adalah beberapa daftar Pondok Pesantren Salaf maupun Modern Terbesar dan Terkenal Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN PUTRA PUTRI AR ROHMAN

Lokasi : JL. Sukun, Kalikabong, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53321

Pondok pesantren Ar-Rohman adalah Lembaga Pendidikan Islam yang berbasis masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan secara dinniyah. Didirikan pada tahun 1991 M oleh K.H. Muhammad Yazid Abdurrohman yang merupakan pimpinan pertama dan selanjutnya pimpinan pondok pesantren diteruskan oleh putranya yaitu KH. Achmad Ridlo.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Pidato
6. Pengembangan Olahraga
7. Qashidah dan Hadrah
8.Pengembangan Seni Beladiri
9. Tahfidhul Qur’an

2. PONDOK PESANTREN AL MANSHUROH PURBALINGGA 

Lokasi : Desa RT 4/2, Brobot, Bojongsari, Dusun 2, Brobot, Kec. Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53362

Pada tahun 2003 Yayasan Al Ghuroba merintis sebuah Ta’lim rutin di Masjid Agung Daarussalaam setiap hari Ahad pukul 13.00 – Ashar.

Dalam perkembangannya selanjutnya kami, Yayasan Al Ghuroba mendapat kesempatan untuk mengisi ta’lim rutin masjid Agung Darussalaam setiap hari Jum’at  ba’da  maghrib sampai Isya. Dari sinilah dakwah Ahlus sunnah mulai dikenal oleh masyarakat.

Kemudian untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang telah dijalankan maka pada akhir tahun 2005 tepatnya 12 Desember 2005 dengan bantuan berupa tanah jariyyah 22 ubin untuk Masjid dan pinjaman sebuah rumah dari beberapa  muhsinin yang bertempat di desa Kembaran Kulon RT 06/01 Kec/Kab Purbalingga  Yayasan Al Ghuroba merintis sebuah Ma’had (Pondok Pesantren) Al Manshuroh.

Dengan meningkatnya peserta didik dan terbatasnya tempat pendidikan maka pada pertengahan Agustus 2006, Pondok Pesantren Al Manshuroh pindah ke desa Brobot RT 04 RW 02 Kec. Bojongsari Kab Purbalingga. Pada pertengahan tahun 2008 Yayasan menerima tanah jariyah seluas 282 ubin dari beberapa muhsinin untuk pengembangan Pondok Pesantren Al Manshuroh Selanjutnya awal tahun 2009 Yayasan menerima tanah jariyah seluas 117 ubin untuk pengembangan Pondok Pesantren Al Manshuroh.

3. PONDOK PESANTREN DARUL ABROR

Lokasi : Kedungjati, RT. 1 RW. 7, Bukateja, Dusun I, Kedungjati, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53382


Pada tahun 1989 didirikan Madrasah Diniyyah dengan nama Madrasah Diniyyah Al Amiriyah yang dipimpin oleh KH. Abror Mushodiq. Pada awal berdirinya, Madrasah Diniyyah ini telah mendapatkan sambutan masyarakat dengan dukungan santri mencapai 150 anak/santri, yang kesemuanya berdomisili di lingkungan sekitar masjid.

Dengan adanya Madrasah Diniyyah tersebut, maka banyak siswa dari luar desa Kedungjati yang mengikuti pendidikan di Madrasah Diniyyah tersebut dan bermukim di rumah KH. Abror Mushodiq, sehingga di luar kegiatan diniyyah mereka diajarkan kajian kitab-kitab keagamaan model pondok pesantren. Jumlah siswa/santri yang menetap pada saat itu 7 santri kemudian lambat laun berkembang menjadi 25 santri.

Maka pada tanggal 4 Januari 1991 diresmikan berdirinya Pondok pesantren dengan diberi nama Darunnajah dan dipimpin oleh KH. Abror Mushodiq. Pada tahun 1996 nama Darunnajah diubah menjadi Darul Abror ini dikarenakan pengasuh mendapatkan anjuran dari guru beliau yakni KH. Muhtar Syafa’at Abdul Ghofur dengan harapan dapat menjadikan pondok tersebut menjadi bertambah berkah, manfaat bagi agama, bangsa dan negara.

Seiring dengan usia pondok Pesantren Darul Abror yang semakin bertambah serta tuntutan jaman maka pada tanggal 1 Oktober 2003, dengan izin dari pihak pengasuh maka pengurus Pondok mendaftarkan pondok tersebut ke petugas akta notaris kabupaten Purbalingga yakni Bp. Heri Prastowo Wisnu Widodo, S.H. untuk diresmikan sebagai lembaga yang berbentuk yayasan dengan nama Yayasan Pondok Pesantren Putra Putri Darul Abror.

Ekstrakurikuler

Seni baca Al-Qur'an, marawis atau hadrah, baca kitab kuning, pidato, pramuka, komputer, bahasa asing, kaligrafi, silat, basket, voli, sepakbola, marching band.

4. PONDOK PESANTREN MINHAJUT THOLABAH

Lokasi : Jl. Al Ikhlas, Dusun Lawigede, Desa Kembangan, Kec. Bukateja, Dusun IV, Kembangan, Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53382

Minhajut Tholabah merupakan sebuah nama Pondok Pesantren yang cukup dikenal diantara pesantren yang ada di Kabupaten Purbalingga. Pondok Pesantren ini terletak di Dukuh Lawigede Desa Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Didirikan pada tanggal 1 April 1990 oleh seorang pribumi Lawigede yang bernama Muhammad Anwar Idris. Tholabah terletak di Dukuh Lawigede Desa Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga.

Meskipun hanya sebuah pedukuhan (gerombol) nama Lawigede cukup terkenal karena keberadaan Pondok Pesantren ini. Pondok Pesantren Minhajut Tholabah terletak kurang lebih 15 km dari Kabupaten Purbalingga kearah timur, 5 km ke Kecamatan Bukateja dan 2 km kearah Desa Kembangan dan dari jalan raya Kembangan – Karangcengis kearah selatan kira-kira 1 km, disitulah terletak Pondok Pesantren Minhajut Tholabah tepatnya di RT 02 RW 10.

Ekstrakurikuler

1. Tahfidz Alqur'an
2. Salat Dhuha Berjemaah
3. Pengajian Kitab Kuning
4. Bahtsul Masail
5. Tahfidz al-Qur’an
6. Diskusi Ilmiah
7. Hadrah/Rebana
8. Pengembangan Berbagai Olahraga
9. Keterampilan Wirausaha
10. Drumb Band
11. Pengembangan Jurnalistik dan Publish
12. Bahasa Asing
13. Pramuka, PMR, PKS, OMIM
14. Latihan berpidato
15. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
16. Olahraga
17. Kaligrafi

5. PONDOK PESANTREN DARUSSALAM

Lokasi : Sanguwatang RT. 003 RW. 001, Karangjambu, Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga, Purbalingga, Purbalingga Lor, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53357

Berdirinya Pesantren Darussalam ini karena pesan dan perintah sang guru besar, Al-Maghfurlah K.H. Mukhtar Syafaat Abdul Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Blok Agung, Banyuwangi, Jawa Timur, kepada K.H. Abdul Ghofur Arifin. Ia memerintahkan sang murid, yang kebetulan menjadi khadamnya selama bertahun-tahun sehingga banyak mendapatkan pelajaran khusus dan pesan-pesan penuh makna, untuk mendirikan sebuah pesantren.

Berbekal pesan-pesan dan ilmu dari sang guru, K.H. Abdul Ghofur Arifin kemudian mendirikan sebuah majelis ta’lim untuk kalangan muslimat pada tahun 1983. Lambat laun majelis ta’lim itu semakin berkembang dan banyak diminati dan diikuti masyarakat sekitar. Setahun kemudian, didirikanlah pesantren yang pada awalnya dinamai Darul Muttaqin.

Selang satu tahun, sang guru, K.H. Mukhtar Syafaat, berkunjung dan memerintahkan agar pondok pesantren yang baru di rintis itu dinamai Darussalam. Dengan semakin berkembang syiar dan dakwah Ponpes Darussalam, Dusun Kembaran Desa Cipawon kecamatan Bukteja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah pun semakin harum namanya. Santri juga semakin lama semakin bertambah banyak. Untuk mengimbangi jumlah santri yang terus bertambah, pengelola terus membangun sarana dan prasarana pesantren, seperti asrama, aula, ruang kelas, dan lain-lain.

Jenjang Pendidikan Tingkat Ibtidaiyah Tingkat Tsanawiyyah Tingkat Aliyah Untuk menambah bobot pengajian, dalam pelajaran juga masih ada pengajian yang diberikan oleh santri senior yang sudah mampu. Pengajian ini mengambil celah-celah waktu senggang santri. Semua sistem yang dipergunakan adalah model bandongan, yakni guru membaca kitab, para santri kemudian memberi makna gandhul (bahasa Jawa), atau model sorogan, yakni santri membaca kitab secara aktif yang dibimbing oleh santri senior.

6. PONDOK PESANTREN TUNAS ILMU

Lokasi : Jl. Raya Kedungwuluh, Kedungwuluh, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Pondok pesantren ini dipimpin oleh salah satu DAI yang sangat terkenal di Purbalingga dan bagi kalangan salafy tentu saja sangat mengenal ustadz ini yaitu ustadz Abdullah zaen LC ma bin Zaini MUHAJJAT,B.A. Saat ini adalah pengasuh pondok pesantren tunas ilmu yang letaknya ada di kedungwuluh Purbalingga dan beliau juga menjadi dosen sekolah tinggi dirasat islamiyah imam Syafi'i Jember ustadz Abdullah zaen ini adalah ustad yang tawadhu jadi penyampaiannya cukup enak dan bisa dibilang adalah ustad senior ya di kalangan para Ikhwan salafi.

Pondok pesantren ini terbilang pondok pesantren baru namun tidak seperti pondok pesantren pada umumnya ya yang kita tahu kalau pondok pesantren pada umumnya itu ada yang jenjang SD SMP dan juga SMA dan yang kami tahu pondok pesantren Gontor di mana beliau adalah salah satu alumni pondok pesantren Gontor kurikulumnya adalah KMI atau kuliah TUL mu'allimin al-islamiyyah Nah untuk pondok pesantren tunas ilmu ini cukup unik karena pondok pesantren ini tidak menerima jenjang SD SMP atau SMA namun di sini sistemnya adalah sebagai pesantren untuk para dai yang disiapkan sebagai para pewaris nabi jadi yang diterima adalah orang yang sudah lulus SMA bahkan yang sudah berkeluarga pun bisa masuk ke pesantren ini.

7. PONDOK PESANTREN NUURUL QUR'AN

Lokasi : Jalan Waru Doyong RT. 2 /RW. 7, Bukateja, Dusun 5, Bukateja, Kec. Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53382

Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qur'an "  ini disamping merupakan salah satu sarana yang tepat untuk menggali bakat dan potensi yang dimiliki oleh peserta didik yang telah ada maupun tunas-tunas yang akan tumbuh, terutama dalam rangka pembinaan, pengembangan dan peningkatan di bidang minat baca Al-Qur'an dalam semua bentuk cabang dan golongan serta untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Yayasan pondok pesantren nurul qur'an yang potensial dan ikut mengangkat derajat Sumber Daya Manusia

( SDM ) pada umumnya dan mengkader serta mencetak insan yang mencintai tanah air melalui Al-Qur’an dan berjiwa Qur'ani.

Untuk mengembangkan minat anak-anak menjadi putra-putri qur’ani hari ini dan yang akan datang, hanya agama yang paling efektif untuk membentuk watak kepribadiannya.

    Menanamkan nilai-nilai agama pada diri seseorang jelas tak cukup bila hanya dalam bentuk informasi semata, namun diperlukan pengalaman langsung dalam kehidupan keseharian, dengan dukungan tokoh panutan serta situasi lingkungan yang menolong. Oleh karena itu diperlukan lokasi yang memadai untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang Islami tersebut, lengkap dengan sarana dan suasananya.

    Tatanan kehidupan yang Islami merupakan perangkat paling esensial dalam penerapan/penyelenggaraan pendidikan dalam lembaga ini. Kesadaran akan keterbatasan kemampuan yang tak sebanding dengan cita-cita dan tanggung jawab yang begitu tinggi, melahirkan sikap dan pendirian akan mutlaknya bantuan Allah (keterlibatan Allah) sepenuhnya. Untuk itu sangat diutamakan pelaksanaan ibadah dan penerapan syari’ah semaksimal mungkin dibarengi dengan usaha/kerja keras dalam ikatan satu jamaah.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah.

7 Pondok Pesantren Terbesar dan Terbaik di Purbalingga Jateng

Kabupaten Purbalingga adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibu kotanya adalah Purbalingga.

Berikut ini adalah beberapa daftar Pondok Pesantren Salaf maupun Modern Terbesar dan Terkenal Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN PUTRA PUTRI AR ROHMAN

Lokasi : JL. Sukun, Kalikabong, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53321

Pondok pesantren Ar-Rohman adalah Lembaga Pendidikan Islam yang berbasis masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan secara dinniyah. Didirikan pada tahun 1991 M oleh K.H. Muhammad Yazid Abdurrohman yang merupakan pimpinan pertama dan selanjutnya pimpinan pondok pesantren diteruskan oleh putranya yaitu KH. Achmad Ridlo.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Pidato
6. Pengembangan Olahraga
7. Qashidah dan Hadrah
8.Pengembangan Seni Beladiri
9. Tahfidhul Qur’an

2. PONDOK PESANTREN AL MANSHUROH PURBALINGGA 

Lokasi : Desa RT 4/2, Brobot, Bojongsari, Dusun 2, Brobot, Kec. Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53362

Pada tahun 2003 Yayasan Al Ghuroba merintis sebuah Ta’lim rutin di Masjid Agung Daarussalaam setiap hari Ahad pukul 13.00 – Ashar.

Dalam perkembangannya selanjutnya kami, Yayasan Al Ghuroba mendapat kesempatan untuk mengisi ta’lim rutin masjid Agung Darussalaam setiap hari Jum’at  ba’da  maghrib sampai Isya. Dari sinilah dakwah Ahlus sunnah mulai dikenal oleh masyarakat.

Kemudian untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang telah dijalankan maka pada akhir tahun 2005 tepatnya 12 Desember 2005 dengan bantuan berupa tanah jariyyah 22 ubin untuk Masjid dan pinjaman sebuah rumah dari beberapa  muhsinin yang bertempat di desa Kembaran Kulon RT 06/01 Kec/Kab Purbalingga  Yayasan Al Ghuroba merintis sebuah Ma’had (Pondok Pesantren) Al Manshuroh.

Dengan meningkatnya peserta didik dan terbatasnya tempat pendidikan maka pada pertengahan Agustus 2006, Pondok Pesantren Al Manshuroh pindah ke desa Brobot RT 04 RW 02 Kec. Bojongsari Kab Purbalingga. Pada pertengahan tahun 2008 Yayasan menerima tanah jariyah seluas 282 ubin dari beberapa muhsinin untuk pengembangan Pondok Pesantren Al Manshuroh Selanjutnya awal tahun 2009 Yayasan menerima tanah jariyah seluas 117 ubin untuk pengembangan Pondok Pesantren Al Manshuroh.

3. PONDOK PESANTREN DARUL ABROR

Lokasi : Kedungjati, RT. 1 RW. 7, Bukateja, Dusun I, Kedungjati, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53382


Pada tahun 1989 didirikan Madrasah Diniyyah dengan nama Madrasah Diniyyah Al Amiriyah yang dipimpin oleh KH. Abror Mushodiq. Pada awal berdirinya, Madrasah Diniyyah ini telah mendapatkan sambutan masyarakat dengan dukungan santri mencapai 150 anak/santri, yang kesemuanya berdomisili di lingkungan sekitar masjid.

Dengan adanya Madrasah Diniyyah tersebut, maka banyak siswa dari luar desa Kedungjati yang mengikuti pendidikan di Madrasah Diniyyah tersebut dan bermukim di rumah KH. Abror Mushodiq, sehingga di luar kegiatan diniyyah mereka diajarkan kajian kitab-kitab keagamaan model pondok pesantren. Jumlah siswa/santri yang menetap pada saat itu 7 santri kemudian lambat laun berkembang menjadi 25 santri.

Maka pada tanggal 4 Januari 1991 diresmikan berdirinya Pondok pesantren dengan diberi nama Darunnajah dan dipimpin oleh KH. Abror Mushodiq. Pada tahun 1996 nama Darunnajah diubah menjadi Darul Abror ini dikarenakan pengasuh mendapatkan anjuran dari guru beliau yakni KH. Muhtar Syafa’at Abdul Ghofur dengan harapan dapat menjadikan pondok tersebut menjadi bertambah berkah, manfaat bagi agama, bangsa dan negara.

Seiring dengan usia pondok Pesantren Darul Abror yang semakin bertambah serta tuntutan jaman maka pada tanggal 1 Oktober 2003, dengan izin dari pihak pengasuh maka pengurus Pondok mendaftarkan pondok tersebut ke petugas akta notaris kabupaten Purbalingga yakni Bp. Heri Prastowo Wisnu Widodo, S.H. untuk diresmikan sebagai lembaga yang berbentuk yayasan dengan nama Yayasan Pondok Pesantren Putra Putri Darul Abror.

Ekstrakurikuler

Seni baca Al-Qur'an, marawis atau hadrah, baca kitab kuning, pidato, pramuka, komputer, bahasa asing, kaligrafi, silat, basket, voli, sepakbola, marching band.

4. PONDOK PESANTREN MINHAJUT THOLABAH

Lokasi : Jl. Al Ikhlas, Dusun Lawigede, Desa Kembangan, Kec. Bukateja, Dusun IV, Kembangan, Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53382

Minhajut Tholabah merupakan sebuah nama Pondok Pesantren yang cukup dikenal diantara pesantren yang ada di Kabupaten Purbalingga. Pondok Pesantren ini terletak di Dukuh Lawigede Desa Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Didirikan pada tanggal 1 April 1990 oleh seorang pribumi Lawigede yang bernama Muhammad Anwar Idris. Tholabah terletak di Dukuh Lawigede Desa Kembangan Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga.

Meskipun hanya sebuah pedukuhan (gerombol) nama Lawigede cukup terkenal karena keberadaan Pondok Pesantren ini. Pondok Pesantren Minhajut Tholabah terletak kurang lebih 15 km dari Kabupaten Purbalingga kearah timur, 5 km ke Kecamatan Bukateja dan 2 km kearah Desa Kembangan dan dari jalan raya Kembangan – Karangcengis kearah selatan kira-kira 1 km, disitulah terletak Pondok Pesantren Minhajut Tholabah tepatnya di RT 02 RW 10.

Ekstrakurikuler

1. Tahfidz Alqur'an
2. Salat Dhuha Berjemaah
3. Pengajian Kitab Kuning
4. Bahtsul Masail
5. Tahfidz al-Qur’an
6. Diskusi Ilmiah
7. Hadrah/Rebana
8. Pengembangan Berbagai Olahraga
9. Keterampilan Wirausaha
10. Drumb Band
11. Pengembangan Jurnalistik dan Publish
12. Bahasa Asing
13. Pramuka, PMR, PKS, OMIM
14. Latihan berpidato
15. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
16. Olahraga
17. Kaligrafi

5. PONDOK PESANTREN DARUSSALAM

Lokasi : Sanguwatang RT. 003 RW. 001, Karangjambu, Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga, Purbalingga, Purbalingga Lor, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53357

Berdirinya Pesantren Darussalam ini karena pesan dan perintah sang guru besar, Al-Maghfurlah K.H. Mukhtar Syafaat Abdul Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Blok Agung, Banyuwangi, Jawa Timur, kepada K.H. Abdul Ghofur Arifin. Ia memerintahkan sang murid, yang kebetulan menjadi khadamnya selama bertahun-tahun sehingga banyak mendapatkan pelajaran khusus dan pesan-pesan penuh makna, untuk mendirikan sebuah pesantren.

Berbekal pesan-pesan dan ilmu dari sang guru, K.H. Abdul Ghofur Arifin kemudian mendirikan sebuah majelis ta’lim untuk kalangan muslimat pada tahun 1983. Lambat laun majelis ta’lim itu semakin berkembang dan banyak diminati dan diikuti masyarakat sekitar. Setahun kemudian, didirikanlah pesantren yang pada awalnya dinamai Darul Muttaqin.

Selang satu tahun, sang guru, K.H. Mukhtar Syafaat, berkunjung dan memerintahkan agar pondok pesantren yang baru di rintis itu dinamai Darussalam. Dengan semakin berkembang syiar dan dakwah Ponpes Darussalam, Dusun Kembaran Desa Cipawon kecamatan Bukteja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah pun semakin harum namanya. Santri juga semakin lama semakin bertambah banyak. Untuk mengimbangi jumlah santri yang terus bertambah, pengelola terus membangun sarana dan prasarana pesantren, seperti asrama, aula, ruang kelas, dan lain-lain.

Jenjang Pendidikan Tingkat Ibtidaiyah Tingkat Tsanawiyyah Tingkat Aliyah Untuk menambah bobot pengajian, dalam pelajaran juga masih ada pengajian yang diberikan oleh santri senior yang sudah mampu. Pengajian ini mengambil celah-celah waktu senggang santri. Semua sistem yang dipergunakan adalah model bandongan, yakni guru membaca kitab, para santri kemudian memberi makna gandhul (bahasa Jawa), atau model sorogan, yakni santri membaca kitab secara aktif yang dibimbing oleh santri senior.

6. PONDOK PESANTREN TUNAS ILMU

Lokasi : Jl. Raya Kedungwuluh, Kedungwuluh, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Pondok pesantren ini dipimpin oleh salah satu DAI yang sangat terkenal di Purbalingga dan bagi kalangan salafy tentu saja sangat mengenal ustadz ini yaitu ustadz Abdullah zaen LC ma bin Zaini MUHAJJAT,B.A. Saat ini adalah pengasuh pondok pesantren tunas ilmu yang letaknya ada di kedungwuluh Purbalingga dan beliau juga menjadi dosen sekolah tinggi dirasat islamiyah imam Syafi'i Jember ustadz Abdullah zaen ini adalah ustad yang tawadhu jadi penyampaiannya cukup enak dan bisa dibilang adalah ustad senior ya di kalangan para Ikhwan salafi.

Pondok pesantren ini terbilang pondok pesantren baru namun tidak seperti pondok pesantren pada umumnya ya yang kita tahu kalau pondok pesantren pada umumnya itu ada yang jenjang SD SMP dan juga SMA dan yang kami tahu pondok pesantren Gontor di mana beliau adalah salah satu alumni pondok pesantren Gontor kurikulumnya adalah KMI atau kuliah TUL mu'allimin al-islamiyyah Nah untuk pondok pesantren tunas ilmu ini cukup unik karena pondok pesantren ini tidak menerima jenjang SD SMP atau SMA namun di sini sistemnya adalah sebagai pesantren untuk para dai yang disiapkan sebagai para pewaris nabi jadi yang diterima adalah orang yang sudah lulus SMA bahkan yang sudah berkeluarga pun bisa masuk ke pesantren ini.

7. PONDOK PESANTREN NUURUL QUR'AN

Lokasi : Jalan Waru Doyong RT. 2 /RW. 7, Bukateja, Dusun 5, Bukateja, Kec. Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53382

Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qur'an "  ini disamping merupakan salah satu sarana yang tepat untuk menggali bakat dan potensi yang dimiliki oleh peserta didik yang telah ada maupun tunas-tunas yang akan tumbuh, terutama dalam rangka pembinaan, pengembangan dan peningkatan di bidang minat baca Al-Qur'an dalam semua bentuk cabang dan golongan serta untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Yayasan pondok pesantren nurul qur'an yang potensial dan ikut mengangkat derajat Sumber Daya Manusia

( SDM ) pada umumnya dan mengkader serta mencetak insan yang mencintai tanah air melalui Al-Qur’an dan berjiwa Qur'ani.

Untuk mengembangkan minat anak-anak menjadi putra-putri qur’ani hari ini dan yang akan datang, hanya agama yang paling efektif untuk membentuk watak kepribadiannya.

    Menanamkan nilai-nilai agama pada diri seseorang jelas tak cukup bila hanya dalam bentuk informasi semata, namun diperlukan pengalaman langsung dalam kehidupan keseharian, dengan dukungan tokoh panutan serta situasi lingkungan yang menolong. Oleh karena itu diperlukan lokasi yang memadai untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang Islami tersebut, lengkap dengan sarana dan suasananya.

    Tatanan kehidupan yang Islami merupakan perangkat paling esensial dalam penerapan/penyelenggaraan pendidikan dalam lembaga ini. Kesadaran akan keterbatasan kemampuan yang tak sebanding dengan cita-cita dan tanggung jawab yang begitu tinggi, melahirkan sikap dan pendirian akan mutlaknya bantuan Allah (keterlibatan Allah) sepenuhnya. Untuk itu sangat diutamakan pelaksanaan ibadah dan penerapan syari’ah semaksimal mungkin dibarengi dengan usaha/kerja keras dalam ikatan satu jamaah.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah.

No comments