Social Items

Bantul merupakan salah satu kabupaten yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kotanya adalah Bantul.

Berikut ini adalah beberapa daftar Ponpes Salaf maupun modern Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Bantul Yogyakarta :

1. PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTRE BIN BAZ

Lokasi : Jl. Wonosari KM. 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Karang Gayam, Sitimulyo, Kec. Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz adalah salah satu Pondok Pesantren di Yogyakarta. Dirintis sejak tahun 1993 berupa lembaga pendidikan tahfizul Al-Qur’an setingkat ibtidaiyyah (SD) dengan nama Ma’had Tahfizhul Qur’an di Sleman, Yogyakarta. Enam tahun kemudian, pada tahun 2000 Ma’had ini menempati lokasi baru di Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, dan nama Islamic Centre Bin Baz mulai digunakan. Nama Bin Baz diambil dari nama salah seorang mufti di Saudi Arabia, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dengan harapan dan cita-cita agar para santri bisa meneladani keilmuan, kefaqihan, kedermawanan, dan kharisma beliau di hadapan umat.

 Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz menyelenggarakan program pendidikan terpadu antara diniyah dan ilmu umum. Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum pondok pesantren yang dipadukan dengan kurikulum pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

Lulusan jenjang Madrasah Aliyah Bin Baz akan mendapatkan 2 ijazah yaitu Ijazah Pondok Pesantren (yang telah mendapatkan mu’adalah/akreditasi dari Universitas Islam Madinah) dan Ijazah Negara (yang bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah baik di universitas negeri maupun swasta).

2. YAYASAN ALI MAKSUM PONDOK PESANTREN KRAPYAK

Lokasi : Jl. Kyai Haji Ali Maksum, Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak merupakan lembaga pendidikan dan sosial keagamaan di bawah naungan Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. Didirikan pada tahun 1990, Yayasan Ali Maksum adalah badan hukum pelanjut amal usaha almarhum Kyai Haji Ali Maksum dalam kiprah perjuangan selama hidup beliau.

Pendidikan di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak menganut pola campuran yang terintegrasi baik ke dalam sistem formal maupun nonformal. Pengajian kepesantrenan sebagai bentuk pendidikan nonformal di samping dalam rangka mempertahankan pola konvensional, juga sebagai wahana pengintensifan pendidikan dan bimbingan kepribadian antar personal dalam bentuk metode sorogan dan bandongan.

Sedangkan pendidikan pola madrasah-formal diselenggarakan untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan juga untuk mengembangkan metode-metode belajar mengajar moderen secara klasikal dan terukur dengan tetap memasukkan muatan-muatan kepesantrenan di samping materi non-ilmu keagamaan.

3. PONDOK PESANTREN AL MUNAWWIR

Lokasi : Jln. KH Ali Maksum Tromol Pos 5 RT.05 krapyak, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55002

Pondok Pesantren Al Munawwir didirikan oleh KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad pada tanggal 15 November 1911 M, sejak awal berdiri dan berkembangnya pondok pesantren ini bernama pondok pesantren Krapyak, karena memang sudah ada di dusun Krapyak. Dan pada tahun 1976-an nama pondok pesantren ini ditambah 'Al-Munawwir'. Penambahan nama ini untuk mengenang pendirinya yaitu KH. M. Munawwir. Dan Al-Qur'anlah sebagai ciri khas pendidikan di pesantren ini di awal berdirinya.

Al-Munawwir tidak hanya mendukung pendidikannya dalam bidang Al-Qur'an saja, melainkan merambat ke bidang ilmu yang lain, khususnya kitab-kitab kuning (kutubussalafu assholih) yang kemudian disusul dengan menggunakan sistem madrasah (klasikal) yang menerima lembaga- lembaga pendidikan.

4. PONDOK PESANTREN TAHFIDZ HAMALATUL QURAN 

Lokasi : Jalan Kembaran RT 08, Tamantirto, Kasihan, Kembaran, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55183

Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an berkomitmen untuk membentuk para generasi yang siap dan setia menegakkan ajaran Al Qur’an dan sunnah Rasulillah pada diri, keluarga dan umatnya. Generasi yang hafal Al Qur’an 30 juz, berakidah yang benar sesuai pemahaman salafus shalih, berakhlak mulia, dan menjadi teladan yang baik untuk orang lain, serta siap berdakwah dalam kebenaran dan kesabaran.

PROGRAM PENDIDIKAN

Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an menyelenggarakan pendidikan wajib asrama dan sistem belajar berlanjut untuk lulusan SD / MI / Salafiyah Ula / Paket A. Dengan masa pendidikan 7 tahun

Yang rinciannya adalah sebagai berikut:

Tingkat Salafiyah Wustho (setingkat SMP) ditempuh selama 3 tahunTingkat Aliyah (setingkat SMA) ditempuh selama 3 tahunPengabdian ditempuh selama 1 tahun, setelah selesai pengabdian santri akan mendapatkan ijazah madrasah dan ijazah pesantren.

5. PONDOK PESANTREN AN-NUR 

Lokasi : Jl. KH. Nawawi, Ngrukem, Pendowoharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55185

Perintisan Pondok Pesantren An Nur mengalami proses yang sangat panjang yang dimulai pada tahun 1960 M. Beliau ( Bapak KH. Nawawi Abdul Aziz ) dipercaya untuk menjabat ketua Pengadilan Agama Kab. Bantul, kemudian sejak bertugas di PA Bantul, beliau mengetahui secara persis tentang kehidupan keagamaan di wilayah Bantul, dimana kondisi pada saat itu masih memprihatinkan. Melihat realita demikian, beliau merasa sudah saatnyalah mengamalkan dan mengajarkan ilmu yang pernah didapat dari tempaan Pondok-Pondok Pesantren yang pernah beliau terima kepada masyarakat, sehingga pada tahun 1964 M, dengan kebulatan tekad dan mantab beliau hijrah ke dusun Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul Yogyakarta didampingi oleh Istrinya ( Ibu Nyai. Walidah Munawwir ) dan Putra pertama Beliau ( ‘Ashim Nawawi ).

Walaupun beliau dan keluarga hanya menempati sebuah rumah yang berukuran 7x5 m milik Al Marhum Bapak KH. Abdul Aziz, beliau tetap semangat dan Ikhlas dalam mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat, sehingga dalam waktu yang singkat Beliau telah mampu menarik hati masyarakat. Pada tahun tersebut, beliau mulai merintis pengajian-pengajian baik yang bersifat kuliah umum, sorogan, bandongan maupun klasikkal. Pengajian/Kuliah umum diselenggarakan setiap senin malam yang hingga sampai saat ini masih berjalan dan dikenal dengan sebutan pengajian “malam selasan” dan setiap jumat pagi.

Sedangkan setiap subuh diadakan pengajian dengan sistem sorogan dan klasikal dengan materi Al Qur’an. sedangkan pada malam hari berlangsung kegiatan belajar di Madrasah Diniyah yang dulu bernama Madrasah Lailiyah Salafiyah An Nur yang sejak tahun 1976 pengelolaannya diserahkan kepada Bapak KH. Khudlori Abdul Aziz, santri beliau yang merupakan putra asli Dusun Ngrukem. Seiring dengan berjalanya waktu, santri yang datang semakin banyak sehingga sangatlah perlu untuk membangun asrama guna menampung semua santri yang ada. Maka dengan segenap kemampuan yang dimiliki, dan atas dukungan dari masyarakat yang dipelopori oleh Al Marhum bapak KH. Anwar, dibangunlah asrama Pondok Pesantren An Nur dengan beberapa lokal.

EKSTRAKURIKULER

1. Jami’iyaah
2. Khitobah empat bahasa
3. Seni baca Al Qur’an
4. Dzibaiyyah Al Barzanji
5. Seni Hadrah dan Qasidah
6. Olahraga/senam
7. Pelatihan & seminar ilmiah
8. Karya ilmiah santri
9. Mujahadah malam jum’at
10. Mujahadah & majlis ta’lim ahad pon

6. PONDOK PESANTREN AL-IMDAD

Lokasi : Kauman RT. 1 RW. 16, Wijirejo, Pandak, Kauman, Wijirejo, Kec. Pandak, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55761

Pondok Pesantren Al-Imdad adalah salah satu pondok Pesantren Salafi yang berada di daerah Pedesaan, Pondok Pesantren ini didirikan oleh KH Humam Bajuri pada tahun 1980.

Pada waktu kecilnya Humam (panggilan akrabnya) menimba Ilmu di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta sampai beberapa tahun kemudian dilanjutka pergi ke Pondok Pesantren yang berada di daerah pare Kediri untuk menimba Ilmu dari Seorang Kyai yang diinginkan. Dan akhirnya kembali lagi ke Pondok Pesantren Krapyak sampai berpuluh puluh tahun, sehingga Ilmunya sudah cukup untuk mendirikan Pondok Pesantren. Setelah Pulang kampung, Humam ingin menyebarkan ilmunya, Mula mula mengadakan  majlis pengajian yang diikuti oleh masyarakat, karena masyarakat membutuhkan berdirinya pondok pesantre, maka akhirnya Humam dibantu oleh masyarakat merintis berdirinya sebuah Pondok Pesantren. dengan usaha dan ikhtiyar yang sungguh sungguh, akhirnya terwujudlah sebuah pondok pesantren.

AL-IMDAD adalah Nama sebuah Pondok yang didirikan oleh KH Humam Bajuri di dusun kauman Wijirejo Pandak Bantul, dusun yang terletak di dekat perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo tepatnya sebelah timur Sungai Progo kurang lebih berjarak 2 km. Pondok Pesantren Al-Imdad mula-mula hanya suatu Majlis Ta’lim yang diasuh oleh K. Humam Bajuri sepulang dari nyantri di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.

Seiring dengan perjalanan waktu, PP Al-Imdad telah mampu mengembangkan pendidikan-pendidikan yang dikelolanya, sampai sekarang PP Al-Imdad telah memiliki dua komplek asrama putra dan putri, musholla putra-putri serta gedung-gedung ruang kelas dan perkantoran serta sarana lain untuk mencukupi keperluan para santri.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Bantul Yogyakarta.

6 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Bantul Yogyakarta

Bantul merupakan salah satu kabupaten yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kotanya adalah Bantul.

Berikut ini adalah beberapa daftar Ponpes Salaf maupun modern Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Bantul Yogyakarta :

1. PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTRE BIN BAZ

Lokasi : Jl. Wonosari KM. 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Karang Gayam, Sitimulyo, Kec. Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz adalah salah satu Pondok Pesantren di Yogyakarta. Dirintis sejak tahun 1993 berupa lembaga pendidikan tahfizul Al-Qur’an setingkat ibtidaiyyah (SD) dengan nama Ma’had Tahfizhul Qur’an di Sleman, Yogyakarta. Enam tahun kemudian, pada tahun 2000 Ma’had ini menempati lokasi baru di Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, dan nama Islamic Centre Bin Baz mulai digunakan. Nama Bin Baz diambil dari nama salah seorang mufti di Saudi Arabia, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dengan harapan dan cita-cita agar para santri bisa meneladani keilmuan, kefaqihan, kedermawanan, dan kharisma beliau di hadapan umat.

 Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz menyelenggarakan program pendidikan terpadu antara diniyah dan ilmu umum. Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum pondok pesantren yang dipadukan dengan kurikulum pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

Lulusan jenjang Madrasah Aliyah Bin Baz akan mendapatkan 2 ijazah yaitu Ijazah Pondok Pesantren (yang telah mendapatkan mu’adalah/akreditasi dari Universitas Islam Madinah) dan Ijazah Negara (yang bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah baik di universitas negeri maupun swasta).

2. YAYASAN ALI MAKSUM PONDOK PESANTREN KRAPYAK

Lokasi : Jl. Kyai Haji Ali Maksum, Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak merupakan lembaga pendidikan dan sosial keagamaan di bawah naungan Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. Didirikan pada tahun 1990, Yayasan Ali Maksum adalah badan hukum pelanjut amal usaha almarhum Kyai Haji Ali Maksum dalam kiprah perjuangan selama hidup beliau.

Pendidikan di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak menganut pola campuran yang terintegrasi baik ke dalam sistem formal maupun nonformal. Pengajian kepesantrenan sebagai bentuk pendidikan nonformal di samping dalam rangka mempertahankan pola konvensional, juga sebagai wahana pengintensifan pendidikan dan bimbingan kepribadian antar personal dalam bentuk metode sorogan dan bandongan.

Sedangkan pendidikan pola madrasah-formal diselenggarakan untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan juga untuk mengembangkan metode-metode belajar mengajar moderen secara klasikal dan terukur dengan tetap memasukkan muatan-muatan kepesantrenan di samping materi non-ilmu keagamaan.

3. PONDOK PESANTREN AL MUNAWWIR

Lokasi : Jln. KH Ali Maksum Tromol Pos 5 RT.05 krapyak, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55002

Pondok Pesantren Al Munawwir didirikan oleh KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad pada tanggal 15 November 1911 M, sejak awal berdiri dan berkembangnya pondok pesantren ini bernama pondok pesantren Krapyak, karena memang sudah ada di dusun Krapyak. Dan pada tahun 1976-an nama pondok pesantren ini ditambah 'Al-Munawwir'. Penambahan nama ini untuk mengenang pendirinya yaitu KH. M. Munawwir. Dan Al-Qur'anlah sebagai ciri khas pendidikan di pesantren ini di awal berdirinya.

Al-Munawwir tidak hanya mendukung pendidikannya dalam bidang Al-Qur'an saja, melainkan merambat ke bidang ilmu yang lain, khususnya kitab-kitab kuning (kutubussalafu assholih) yang kemudian disusul dengan menggunakan sistem madrasah (klasikal) yang menerima lembaga- lembaga pendidikan.

4. PONDOK PESANTREN TAHFIDZ HAMALATUL QURAN 

Lokasi : Jalan Kembaran RT 08, Tamantirto, Kasihan, Kembaran, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55183

Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an berkomitmen untuk membentuk para generasi yang siap dan setia menegakkan ajaran Al Qur’an dan sunnah Rasulillah pada diri, keluarga dan umatnya. Generasi yang hafal Al Qur’an 30 juz, berakidah yang benar sesuai pemahaman salafus shalih, berakhlak mulia, dan menjadi teladan yang baik untuk orang lain, serta siap berdakwah dalam kebenaran dan kesabaran.

PROGRAM PENDIDIKAN

Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an menyelenggarakan pendidikan wajib asrama dan sistem belajar berlanjut untuk lulusan SD / MI / Salafiyah Ula / Paket A. Dengan masa pendidikan 7 tahun

Yang rinciannya adalah sebagai berikut:

Tingkat Salafiyah Wustho (setingkat SMP) ditempuh selama 3 tahunTingkat Aliyah (setingkat SMA) ditempuh selama 3 tahunPengabdian ditempuh selama 1 tahun, setelah selesai pengabdian santri akan mendapatkan ijazah madrasah dan ijazah pesantren.

5. PONDOK PESANTREN AN-NUR 

Lokasi : Jl. KH. Nawawi, Ngrukem, Pendowoharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55185

Perintisan Pondok Pesantren An Nur mengalami proses yang sangat panjang yang dimulai pada tahun 1960 M. Beliau ( Bapak KH. Nawawi Abdul Aziz ) dipercaya untuk menjabat ketua Pengadilan Agama Kab. Bantul, kemudian sejak bertugas di PA Bantul, beliau mengetahui secara persis tentang kehidupan keagamaan di wilayah Bantul, dimana kondisi pada saat itu masih memprihatinkan. Melihat realita demikian, beliau merasa sudah saatnyalah mengamalkan dan mengajarkan ilmu yang pernah didapat dari tempaan Pondok-Pondok Pesantren yang pernah beliau terima kepada masyarakat, sehingga pada tahun 1964 M, dengan kebulatan tekad dan mantab beliau hijrah ke dusun Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul Yogyakarta didampingi oleh Istrinya ( Ibu Nyai. Walidah Munawwir ) dan Putra pertama Beliau ( ‘Ashim Nawawi ).

Walaupun beliau dan keluarga hanya menempati sebuah rumah yang berukuran 7x5 m milik Al Marhum Bapak KH. Abdul Aziz, beliau tetap semangat dan Ikhlas dalam mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat, sehingga dalam waktu yang singkat Beliau telah mampu menarik hati masyarakat. Pada tahun tersebut, beliau mulai merintis pengajian-pengajian baik yang bersifat kuliah umum, sorogan, bandongan maupun klasikkal. Pengajian/Kuliah umum diselenggarakan setiap senin malam yang hingga sampai saat ini masih berjalan dan dikenal dengan sebutan pengajian “malam selasan” dan setiap jumat pagi.

Sedangkan setiap subuh diadakan pengajian dengan sistem sorogan dan klasikal dengan materi Al Qur’an. sedangkan pada malam hari berlangsung kegiatan belajar di Madrasah Diniyah yang dulu bernama Madrasah Lailiyah Salafiyah An Nur yang sejak tahun 1976 pengelolaannya diserahkan kepada Bapak KH. Khudlori Abdul Aziz, santri beliau yang merupakan putra asli Dusun Ngrukem. Seiring dengan berjalanya waktu, santri yang datang semakin banyak sehingga sangatlah perlu untuk membangun asrama guna menampung semua santri yang ada. Maka dengan segenap kemampuan yang dimiliki, dan atas dukungan dari masyarakat yang dipelopori oleh Al Marhum bapak KH. Anwar, dibangunlah asrama Pondok Pesantren An Nur dengan beberapa lokal.

EKSTRAKURIKULER

1. Jami’iyaah
2. Khitobah empat bahasa
3. Seni baca Al Qur’an
4. Dzibaiyyah Al Barzanji
5. Seni Hadrah dan Qasidah
6. Olahraga/senam
7. Pelatihan & seminar ilmiah
8. Karya ilmiah santri
9. Mujahadah malam jum’at
10. Mujahadah & majlis ta’lim ahad pon

6. PONDOK PESANTREN AL-IMDAD

Lokasi : Kauman RT. 1 RW. 16, Wijirejo, Pandak, Kauman, Wijirejo, Kec. Pandak, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55761

Pondok Pesantren Al-Imdad adalah salah satu pondok Pesantren Salafi yang berada di daerah Pedesaan, Pondok Pesantren ini didirikan oleh KH Humam Bajuri pada tahun 1980.

Pada waktu kecilnya Humam (panggilan akrabnya) menimba Ilmu di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta sampai beberapa tahun kemudian dilanjutka pergi ke Pondok Pesantren yang berada di daerah pare Kediri untuk menimba Ilmu dari Seorang Kyai yang diinginkan. Dan akhirnya kembali lagi ke Pondok Pesantren Krapyak sampai berpuluh puluh tahun, sehingga Ilmunya sudah cukup untuk mendirikan Pondok Pesantren. Setelah Pulang kampung, Humam ingin menyebarkan ilmunya, Mula mula mengadakan  majlis pengajian yang diikuti oleh masyarakat, karena masyarakat membutuhkan berdirinya pondok pesantre, maka akhirnya Humam dibantu oleh masyarakat merintis berdirinya sebuah Pondok Pesantren. dengan usaha dan ikhtiyar yang sungguh sungguh, akhirnya terwujudlah sebuah pondok pesantren.

AL-IMDAD adalah Nama sebuah Pondok yang didirikan oleh KH Humam Bajuri di dusun kauman Wijirejo Pandak Bantul, dusun yang terletak di dekat perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo tepatnya sebelah timur Sungai Progo kurang lebih berjarak 2 km. Pondok Pesantren Al-Imdad mula-mula hanya suatu Majlis Ta’lim yang diasuh oleh K. Humam Bajuri sepulang dari nyantri di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.

Seiring dengan perjalanan waktu, PP Al-Imdad telah mampu mengembangkan pendidikan-pendidikan yang dikelolanya, sampai sekarang PP Al-Imdad telah memiliki dua komplek asrama putra dan putri, musholla putra-putri serta gedung-gedung ruang kelas dan perkantoran serta sarana lain untuk mencukupi keperluan para santri.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Bantul Yogyakarta.

No comments