Social Items

Surga dan neraka merupakan suatu hal yang pasti dan nantinya akan dialami oleh semua umat ciptaan Allah di masa setelah hari akhir, begitu banyak petunjuk dan anjuran untuk bisa meraih kehidupan yang terbaik yang abadi, yakni kehidupan di surga dan kehidupan yang jauh dari keburukan atau neraka. Namun walaupun demikian masih saja ada begitu banyak orang yang belum menyadari bahkan meremehkan peringatan tersebut.


Tentunya kita pernah mendengar bahwa penghuni wanita (perempuan) yang paling banyak adalah neraka, kenapa demikian? apakah karena wanita (perempuan) yang memang jumlahnya lebih banyak dari laki laki? atau apakah wanita (perempuan) yang lebih mudah berbuat dosa karena beragam jenis nafsu dalam islam? Tentunya sebagai wanita (perempuan) harus lebih menjaga diri agar tidak termasuk menjadi kaum penghuni neraka yang amat merugi tersebut.

Berikut ini tanda-tanda Wanita yang Sulit Masuk Surga berdasarkan Al Qur’an dan hadist serta dapat kita lihat langsung kenyataannya dalam kehidupan sehari hari yang menyebabkan adanya dosa dosa yang dilakukan selama di dunia yakni dosa paling berat dalam islamyang dilakukan wanita :

Tidak Menjaga Diri

“Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Surah At Tahrim ayat 6).

Allah memerintahkan untuk menjaga diri agar jauh dari azab neraka, dalam kenyataannya banyak wanita (perempuan) yang tidak menjaga diri seperti bangga berbuat dosa dan tidak menjalankan perintah Allah serta tidak memperhatikan hal hal atau batasan misalnya batasan perawatan kecantikan seperti dalam hukum wanita memakai kosmetik dalam islam.

Kufur Pada Suami

Suami memang bukan sosok yang sempurna yang terkadang memiliki dosa suami terhadap istri, namun ketika suami telah berbuat yang terbaik sesuai kemampuannya dan istri tidak mensyukuri bahkan selalu mencari salah atau mencari kekurangan dan meremehkan hingga tidak melayani suami sebaik mungkin maka baginya adalah siksa neraka sebab istri pada dasarnya memang harus tunduk dan mengikuti suami sebab terdapat berbakti pada suami.

“ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita (perempuan). “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya.

Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari).

Berpakaian Tidak Sesuai Syariat

Pakaian ialah salah satu penyebab banyaknya wanita (perempuan) yang masuk neraka, banyaknya wanita (perempuan) yang begitu bangga memperlihatkan auratnya atau memakai pakaian muslim namun tidak sesuai syariat islam, seperti pakaian yang ketat, menampilkan lekuk tubuh, tipis, dan bahkan penuh warna warna mencolok untuk atau meyerupai kaum kafir sehingga terjerumus dalam dosa yang besar.

“ … dan wanita (perempuan)-wanita (perempuan) yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk Syurga dan tidak mendapatkan wanginya Syurga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad).

Mengutamakan Kesenangan Dunia

Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) menjelaskan :“Penyebab sedikitnya kaum wanita (perempuan) yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia”. Wanita (perempuan) yang hanya tertarik mengejar kesenangan dunia seperti uang, harta, jabatan, dll dan lupa akan kehidupan akherat nantinya akan mendapat balasan berupa hidup hina di neraka.

 Mengingkari Kebaikan Suami

“Allah tidak akan melihat kepada wanita (perempuan) yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (Hadis Riwayat Nasaie). Wanita (perempuan) yang selalu menuntut suami berhubungan dengan duniawi dan tidak menghargai suami bukanlah sosok wanita (perempuan) yang baik dan tempatnya adalah di neraka sebab ia tidak mengakui kebaikan suami

 Meminta Berpisah dengan Suami tanpa Sebab

“Wanita (perempuan) mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syar’ie) maka haram baginya mencium wangi Syurga.” (Hadis Riwayat Abu Daud dan At-Tirmizi ). Wanita (perempuan) yang minta cerai suami tanpa alasan yang diperbolehkan syariat islam dianggap telah berkhianat dan menjadi penyebab untuknya masuk neraka.

Menunjukkan Bentuk Tubuh

Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan : “Wanita (perempuan)-wanita (perempuan) yang dimaksudkan Rasulullah s.a.w adalah yang memakai pakaian yang tipis yang menampakkan tubuhnya atapun yang menunjukkan bentuk tubuhnya dan tidak menutupinya.” Wanita (perempuan) yang demikian ialah wanita (perempuan) yang merasa sudah benar dalam berpakaian padahal pakainnya tidak sesuai syariat islam.

Menampakkan Perhiasan

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” (Surah An Nur ayat 310). Sebagai wanita (perempuan) emang diperbolehkan memakai perhiasan, namun hanya di hadapan muhrim dan tidak diperbolehkan menunjukkan atau memamerkan secara berlebihan terlebih dengan tujuan untuk riya atau untuk menarik perhatian.

Memakai Wewangian di Luar Rumah

Imam Az-Zahabi rahimahu ‘Llah menyatakan di dalam kitab Al Kabair : “Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah memakai minyak wangi dengan yang seumpanya jika mereka keluar rumah … .” Minyak wangi yang dipakai wanita (perempuan) di luar rumah menyebabkan orang lain emnjadi tertarik dan menyebabkan fitnah dan hal itu juga menjadi sebab masuk neraka walaupun sering dianggap sebagai sesuatu yang sepele.

Berlebihan dalam Berhias

“Dan tinggallah kamu di rumah-rumah kamu dan janganlah kamu bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Surah Al Ahzab ayat 33). Sering kita emlihat wanita (perempuan) yang begitu berlebihan dalam berhias atau memakai make up untuk dipamerkan di hadapan selain muhrimnya, hal tersebut tentunya dapat menciptakan fitnah dan menimbulkan penyakit hati.

 Kikir dalam Sedekah

“Bersedekahlah kamu semua. Kerana kebanyakan kamu adalah kayu api Jahanam!” Wanita (perempuan) yang pelit dan lebih mementingkan untuk menggunakan rezeki pemberian Allah untuk segala keperluan duniawi ialah salah satu ciri wanita (perempuan) yang dilaknat sebab tidak menggunakan hartanya di jalan Allah dan tidak mempedulikan sesama atau orang lain yang mmebutuhkan bantuan.

Pergi Tanpa Ijin Suami

 “Menetaplah di rumah kalian ( para wanita (perempuan) ), dan jangan berdandan sebagaimana dandanan wanita (perempuan)-wanita (perempuan) jahiliyah. Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat,dan patuhilah ( wahai para wanita (perempuan)) Allah dan rasul-Nya. (QS Al-Ahzab: 33). Wanita (perempuan) dilarang untuk keluar rumah walaupun dekat tanpa ada ijin dari suami sebab wanita (perempuan) merupakan tanggung jawab dan hak penuh suami.

Membicarakan Aib Orang 

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka ‘memakan daging’ saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”(Al-Hujurat : 12).

Seringkali wanita (perempuan) berkumpul atau bersilaturahmi namun diselingi dengan kebiasaan yang tidak baik yakni bergosip yang lebih banyak membicarakan keburukan orang lain, hal itu adalah kebiasaan yang sungguh membawa kerugian yakni membawa kepada neraka, tentunya menjadi wanita (perempuan) sebisa mungkin harus mampu menjaga tutur kata dan tidak membicarakan terlebih menyebarkan aib orang lain.

 Iri dan Dengki

“Orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya yang telah ada dan mereka mati dalam keadaan kafir.” (At Taubah:125). Wanita (perempuan) memang memiliki emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki laki, wanita (perempuan) lebih senang dipuji dan diberikan sesuatu yang menyenangkan.

Hal itu yang terkadang membuat wanita (perempuan) menjadi sedikit sekali bersyukur dan banyak melihat atau banyak iri dengki pada orang lain hingga ia mengubah apa yang dimilikinya, misalnya ialah ingin memiliki wajah yang lebih cantik atau tubuh yang lebih bagus dengan melakukan operasi plastik padahal hal tersebut dilarang oleh agama kecuali karena sebab kesehatan, hal itu yang menjadi sebab kufurnya mereka pada nikmat Allah dan menjadi jalan ke neraka.

Tidak Menjalankan Shalat

Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (HR. Ath Tabrani).

Wanita (perempuan) adalah sosok yang wajib untuk menjalankan shalat dan boleh melakukannya di rumah yang memang lebih baik untuk mereka, namun pada kenyatannya banyak wanita (perempuan) yang lebih mementingkan hal lain seperti bergaul di luar rumah, terlalu sibuk dengan pekerjaan, dsb hingga lalai dalam shalat, sering meremehkan bahkan meninggalkan shalat wajib, hingga ia menjadi sosok yang dilaknat Allah dan masuk neraka.

Wallohua'lam Bisshowab

Ciri-ciri Wanita yang Sulit Masuk Surga dalam Islam

Surga dan neraka merupakan suatu hal yang pasti dan nantinya akan dialami oleh semua umat ciptaan Allah di masa setelah hari akhir, begitu banyak petunjuk dan anjuran untuk bisa meraih kehidupan yang terbaik yang abadi, yakni kehidupan di surga dan kehidupan yang jauh dari keburukan atau neraka. Namun walaupun demikian masih saja ada begitu banyak orang yang belum menyadari bahkan meremehkan peringatan tersebut.


Tentunya kita pernah mendengar bahwa penghuni wanita (perempuan) yang paling banyak adalah neraka, kenapa demikian? apakah karena wanita (perempuan) yang memang jumlahnya lebih banyak dari laki laki? atau apakah wanita (perempuan) yang lebih mudah berbuat dosa karena beragam jenis nafsu dalam islam? Tentunya sebagai wanita (perempuan) harus lebih menjaga diri agar tidak termasuk menjadi kaum penghuni neraka yang amat merugi tersebut.

Berikut ini tanda-tanda Wanita yang Sulit Masuk Surga berdasarkan Al Qur’an dan hadist serta dapat kita lihat langsung kenyataannya dalam kehidupan sehari hari yang menyebabkan adanya dosa dosa yang dilakukan selama di dunia yakni dosa paling berat dalam islamyang dilakukan wanita :

Tidak Menjaga Diri

“Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Surah At Tahrim ayat 6).

Allah memerintahkan untuk menjaga diri agar jauh dari azab neraka, dalam kenyataannya banyak wanita (perempuan) yang tidak menjaga diri seperti bangga berbuat dosa dan tidak menjalankan perintah Allah serta tidak memperhatikan hal hal atau batasan misalnya batasan perawatan kecantikan seperti dalam hukum wanita memakai kosmetik dalam islam.

Kufur Pada Suami

Suami memang bukan sosok yang sempurna yang terkadang memiliki dosa suami terhadap istri, namun ketika suami telah berbuat yang terbaik sesuai kemampuannya dan istri tidak mensyukuri bahkan selalu mencari salah atau mencari kekurangan dan meremehkan hingga tidak melayani suami sebaik mungkin maka baginya adalah siksa neraka sebab istri pada dasarnya memang harus tunduk dan mengikuti suami sebab terdapat berbakti pada suami.

“ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita (perempuan). “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya.

Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari).

Berpakaian Tidak Sesuai Syariat

Pakaian ialah salah satu penyebab banyaknya wanita (perempuan) yang masuk neraka, banyaknya wanita (perempuan) yang begitu bangga memperlihatkan auratnya atau memakai pakaian muslim namun tidak sesuai syariat islam, seperti pakaian yang ketat, menampilkan lekuk tubuh, tipis, dan bahkan penuh warna warna mencolok untuk atau meyerupai kaum kafir sehingga terjerumus dalam dosa yang besar.

“ … dan wanita (perempuan)-wanita (perempuan) yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk Syurga dan tidak mendapatkan wanginya Syurga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad).

Mengutamakan Kesenangan Dunia

Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) menjelaskan :“Penyebab sedikitnya kaum wanita (perempuan) yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia”. Wanita (perempuan) yang hanya tertarik mengejar kesenangan dunia seperti uang, harta, jabatan, dll dan lupa akan kehidupan akherat nantinya akan mendapat balasan berupa hidup hina di neraka.

 Mengingkari Kebaikan Suami

“Allah tidak akan melihat kepada wanita (perempuan) yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (Hadis Riwayat Nasaie). Wanita (perempuan) yang selalu menuntut suami berhubungan dengan duniawi dan tidak menghargai suami bukanlah sosok wanita (perempuan) yang baik dan tempatnya adalah di neraka sebab ia tidak mengakui kebaikan suami

 Meminta Berpisah dengan Suami tanpa Sebab

“Wanita (perempuan) mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syar’ie) maka haram baginya mencium wangi Syurga.” (Hadis Riwayat Abu Daud dan At-Tirmizi ). Wanita (perempuan) yang minta cerai suami tanpa alasan yang diperbolehkan syariat islam dianggap telah berkhianat dan menjadi penyebab untuknya masuk neraka.

Menunjukkan Bentuk Tubuh

Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan : “Wanita (perempuan)-wanita (perempuan) yang dimaksudkan Rasulullah s.a.w adalah yang memakai pakaian yang tipis yang menampakkan tubuhnya atapun yang menunjukkan bentuk tubuhnya dan tidak menutupinya.” Wanita (perempuan) yang demikian ialah wanita (perempuan) yang merasa sudah benar dalam berpakaian padahal pakainnya tidak sesuai syariat islam.

Menampakkan Perhiasan

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” (Surah An Nur ayat 310). Sebagai wanita (perempuan) emang diperbolehkan memakai perhiasan, namun hanya di hadapan muhrim dan tidak diperbolehkan menunjukkan atau memamerkan secara berlebihan terlebih dengan tujuan untuk riya atau untuk menarik perhatian.

Memakai Wewangian di Luar Rumah

Imam Az-Zahabi rahimahu ‘Llah menyatakan di dalam kitab Al Kabair : “Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah memakai minyak wangi dengan yang seumpanya jika mereka keluar rumah … .” Minyak wangi yang dipakai wanita (perempuan) di luar rumah menyebabkan orang lain emnjadi tertarik dan menyebabkan fitnah dan hal itu juga menjadi sebab masuk neraka walaupun sering dianggap sebagai sesuatu yang sepele.

Berlebihan dalam Berhias

“Dan tinggallah kamu di rumah-rumah kamu dan janganlah kamu bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Surah Al Ahzab ayat 33). Sering kita emlihat wanita (perempuan) yang begitu berlebihan dalam berhias atau memakai make up untuk dipamerkan di hadapan selain muhrimnya, hal tersebut tentunya dapat menciptakan fitnah dan menimbulkan penyakit hati.

 Kikir dalam Sedekah

“Bersedekahlah kamu semua. Kerana kebanyakan kamu adalah kayu api Jahanam!” Wanita (perempuan) yang pelit dan lebih mementingkan untuk menggunakan rezeki pemberian Allah untuk segala keperluan duniawi ialah salah satu ciri wanita (perempuan) yang dilaknat sebab tidak menggunakan hartanya di jalan Allah dan tidak mempedulikan sesama atau orang lain yang mmebutuhkan bantuan.

Pergi Tanpa Ijin Suami

 “Menetaplah di rumah kalian ( para wanita (perempuan) ), dan jangan berdandan sebagaimana dandanan wanita (perempuan)-wanita (perempuan) jahiliyah. Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat,dan patuhilah ( wahai para wanita (perempuan)) Allah dan rasul-Nya. (QS Al-Ahzab: 33). Wanita (perempuan) dilarang untuk keluar rumah walaupun dekat tanpa ada ijin dari suami sebab wanita (perempuan) merupakan tanggung jawab dan hak penuh suami.

Membicarakan Aib Orang 

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka ‘memakan daging’ saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”(Al-Hujurat : 12).

Seringkali wanita (perempuan) berkumpul atau bersilaturahmi namun diselingi dengan kebiasaan yang tidak baik yakni bergosip yang lebih banyak membicarakan keburukan orang lain, hal itu adalah kebiasaan yang sungguh membawa kerugian yakni membawa kepada neraka, tentunya menjadi wanita (perempuan) sebisa mungkin harus mampu menjaga tutur kata dan tidak membicarakan terlebih menyebarkan aib orang lain.

 Iri dan Dengki

“Orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya yang telah ada dan mereka mati dalam keadaan kafir.” (At Taubah:125). Wanita (perempuan) memang memiliki emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki laki, wanita (perempuan) lebih senang dipuji dan diberikan sesuatu yang menyenangkan.

Hal itu yang terkadang membuat wanita (perempuan) menjadi sedikit sekali bersyukur dan banyak melihat atau banyak iri dengki pada orang lain hingga ia mengubah apa yang dimilikinya, misalnya ialah ingin memiliki wajah yang lebih cantik atau tubuh yang lebih bagus dengan melakukan operasi plastik padahal hal tersebut dilarang oleh agama kecuali karena sebab kesehatan, hal itu yang menjadi sebab kufurnya mereka pada nikmat Allah dan menjadi jalan ke neraka.

Tidak Menjalankan Shalat

Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (HR. Ath Tabrani).

Wanita (perempuan) adalah sosok yang wajib untuk menjalankan shalat dan boleh melakukannya di rumah yang memang lebih baik untuk mereka, namun pada kenyatannya banyak wanita (perempuan) yang lebih mementingkan hal lain seperti bergaul di luar rumah, terlalu sibuk dengan pekerjaan, dsb hingga lalai dalam shalat, sering meremehkan bahkan meninggalkan shalat wajib, hingga ia menjadi sosok yang dilaknat Allah dan masuk neraka.

Wallohua'lam Bisshowab

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah Dengan baik dan sopan agar tidak terjadi hal-hal yang membuat orang lain gagal paham

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo