Social Items

Tampilkan postingan dengan label Berita Jabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Jabar. Tampilkan semua postingan
BEKASI - Sebanyak 15 dari 2.000 orang warga Kota Bekasi peserta tes cepat atau rapid test dinyatakan positif Covid-19.

"Kemarin rapid test yang 2.000 (alat) itu, itu ditemukan terhitung hari ini menjadi 15 orang ( positif Covid-19)," kata Rahmat di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (29/3/2020).

Rahmat menambahkan bahwa dengan jumlah tersebut, total pasien positif Covid-19 di Kota Bekasi, saat ini adalah 34 orang.

Sebelumnya sudah ada 19 pasien positif Covid-19.

"Yang positif 34, yang dua samar positif test, terus yang dari (pasien) satu sampai 19, ini kan udah lama nih inkubasinya, kita perintahkan tim kesehatan yang diketuai oleh dokter Antoni Dolak untuk mengecek satu-satu," ujar Rahmat.

Adapun kini 15 pasien tersebut sudah diisolasi di RSUD Kota Bekasi.

Diketahui, hingga Minggu ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia, yakni 1.285 kasus.

Dari jumlah tersebut, 64 pasien dinyatakan sembuh dan 114 pasien meninggal dunia.

Rapid Test Covid-19 di Kota Bekasi, 15 Orang Positif

BANDUNG JABAR - Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) merilis data terbaru angka kejadian virus Corona pada, Minggu (29/3/2020) Pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan data saat ini tercatat ada 149 orang positif Corona, 19 meninggal dan 9 dinyatakan sembuh.

Apabila melihat data tersebut jumlah pasien positif virus Corona di Jabar bertambah dari 119 pada Sabtu (28/3/2020) dan kini menjadi 149 orang. Namun terjadi peningkatan jumlah orang meninggal akibat virus tersebut dari 17 menjadi sebanyak 19 orang.

Selain korban meninggal, pasien yang dinyatakan sembuh juga mengalami peningkatan dari asalnya enam orang menjadi sembilan orang. Kabar itu tentu menjadi sesuatu yang membahagiakan meski jumlahnya masih jauh dibanding dengan angka kematian.

Sementara itu jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Corona di Jabar mengalami peningkatan. Saat ini total ada 7.281 ODP dengan rincian 5.293 proses pemantauan dan 1.988 selesai pemantauan.

Untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga terjadi penambahan. Saat ini totanya sebanyak 850 PDP dengan rincian 660 proses pengawasan dan 190 selesai pengawasan.

Di tingkat nasional sendiri, jumlah pasien positif corona mencapai 1.285 orang, 64 orang sembuh dan 114 orang meninggal dunia.

Update Corona Di Jabar: 149 Positif Dan 19 Meninggal

BANDUNG JABAR - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dinyatakan sembuh atau negatif virus corona (COVID-19) setelah positif terinfeksi dan diisolasi lebih dari 10 hari di RS Hasan Sadikin Bandung.

"Alhamdulillah setelah sekian lama saya diisolasi karena positif Covid-19, hari ini hasil swab test yang kedua saya telah dinyatakan negatif," kata Yana dalam video yang diupload di Instagram nya, Jumat, (27/3/2020).

Yana mengungkapkan, bukan hal mudah baginya untuk menempuh masa isolasi setelah dinyatakan positif corona.

Namun atas dukungan dukungan rumah sakit, tim dokter, perawat dan doa serta dorongan semangat keluarga serta doa dari seluruh pihak. "Berkat seluruh doa alhamdullilah saya sudah melewati proses yang sangat berat ini," ujarnya.

Dalam video tersebut, Yana nampak menggunakan jaket hitam dan sudah tidak lagi menggunakan masker, serta pakaian pasien seperti sebelumnya saat menyampaikan bahwa dirinya dinyatakan positif corona. Dari latarnya, Yana sudah tidak berada lagi di rumah sakit.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga hidup bersih dan sehat. "Saya mengimbau kepada masyarakat, agar mengikuti imbauan pemerintah agar kita terus menjaga jarak, mengisolasi diri dan gerakan hidup sehat," pungkasnya.

Wakil Walikota Bandung Sembuh Dari Corona

BANDUNG JABAR - Jumlah warga Jawa Barat yang terkonfirmasi positif Covid-19 melonjak pada Jumat (27/3/2020) sore. Hingga pukul 16.30 WIB, jumlah positif Covid-19 menyentuh 98 orang atau bertambah 20 pasien dari Kamis (26/3) pukul 18.15 WIB.

Bila dipresentasekan Jawa Barat menyumbang 9,3 persen dari 1046 penduduk Indonesia yang terpapar Covid-19. Angka kesembuhan masih belum bergerak dari angka 5 orang atau 46 orang secara nasional.

Angka kematian pun bertambah tiga jiwa, menjadi 14 jiwa dari 11 jiwa. Otomatis, angka kematian secara nasional pun bertambah menjadi 87 jiwa dengan penambahan dari provinsi lainnya.

Lonjakan angka yang signifikan juga terdapat pada orang dalam pemantauan (ODP), dari 3.669 melompat ke angka 4.729. Artinya ada penambahan lebih dari seribu ODP di Jabar.

Diduga penambahan ini dikarenakan warga yang bekerja di wilayah episentrum corona mudik ke jabar.

Dari sisi pasien dalam pengawasan (PDP) juga terjadi penambahan, dari 579 PDP menjadi 644 PDP, 131 di antaranya telah dinyatakan selesai menjalani pengawasan.

Pasien Corona Di Jabar Melonjak, Warga Positif Tambah 20 Orang

SUBANG - Seorang Wanita bernama Isah Ruminah (42) PSK yang tewas di tangan pelanggannya. Pembunuhan terhadap pekerja seks komersial (PSK) di Kabupaten Subang itu bermula dari ejekan saat berhubungan intim.

Insiden pembunuhan itu terjadi di sebuah kamar warung remang-remang Jalan Lima, Kampung Mulyasari, Desa Rancajaya, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang pada Selasa (18/2) lalu. Saat itu, pelaku berinisial AS (33) berhubungan badan dengan Isah. Polisi menyebut pelaku mendapat 'servis' gratis dari Isah.

"Pelaku kemudian sakit hati karena diejek tidak tahan lama dalam berhubungan intim," ucap Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani kepada wartawan, Minggu (8/3/2020).

Selain karena ucapannya, Isah juga sempat mendorong pelaku. Dorongan Isah membuat kepala pelaku terbentur pintu kamar warung remang-remang.

Pelaku pun tambah emosi. AS lantas menyerang korban dengan cara mempiting leher korban dari belakang sampai terjatuh dengan posisi sujud.

"Kemudian pelaku melilit mulut korban dengan kain milik korban sambil menekan lehernya dari belakang ke bantal," katanya.

Tak sampai di situ, pelaku juga mengikat tangan korban. Kain handuk jadi alat pelaku untuk mengikat tangan korban ke belakang.

"Setelah itu pelaku meninggalkan korban dalam keadaan telanjang dan pelaku mengambil handphone milik korban yang tergeletak di meja," tuturnya.

Polisi yang menerima laporan langsung menuju ke TKP. Saat itu, kondisi Isah tak bernyawa.

Dari temuan tersebut, personel Sat Reskrim Polres Subang yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Deden A Yani melakukan penyelidikan. Dalam waktu 10 hari, pelaku akhirnya bisa ditangkap. AS ditangkap saat sedang bersembunyi di sebuah kantor agen PO Bus di kawasan Subang.

Diejek Kurang Perkasa, PSK Di Subang Dihabisi Pelanggannya

TASIKMALAYA - Polisi menggerebek rumah kos di kawasan Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya yang diduga dijadikan tempat prostitusi online. Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan satu orang mucikari bernama Agus Mulyadi (43).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang resah dengan adanya praktek prostitusi di wilayahnya. Mendapat laporan tersebut petugas turun melakukan penelusuran ke lokasi.

Setelah itu, petugas melakukan penggerebekan rumah kos yang dijadikan tempat bisnis esek-esek itu. Dalam penggerebekan itu petugas berhasil mengamankan seorang mucikari Agus Mulyadi (43). Selain itu ada juga pelanggan dengan seorang PSK yang tengah ngamar.

"Pengungkapan bisnis prostitusi online ini bermula dari laporan warga yang gerah dengan bisnis prostitusi online yang berlokasi di kos-kosan, saya tugaskan Satreskrim untuk gerebek lokasi dan menemukan pelanggan, wanitanya dan mucikari," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (5/2/2020).

Hendria mengungkapkan, modus yang dilakukan Agus dalam menjalankan bisnisnya dengan memanfaatkan sebuah aplikasi pertemanan. Dalam aplikasi itu soerang wanita bernama Lina Herlina menjajakan tubuhnya. Setelah mendapat pelanggan Lina kemudian meminta pria hidung belang itu untuk menghubungi Agus untuk bertransaksi.

"Jadi si Agus ini berperan sebagai Mucikari. Dia yang mendealkan harga dengan pria hidung belang. Dia juga yang menyediakan tempat berupa kos-kosan," ucapnya.

Menurut keterangan yang didapat, pelaku memasang tarif Rp 200 ribu-Rp 300 untuk sekali kencan. Dari satu kali transaksi itu Agus mendapat jatah Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Sementara itu, tersangka Agus Mulyadi (43) mengaku sudah menjual atau menjajakan 50 perempuan berusia 30 hingga 41 tahun kepada pria hidung belang. Dalam sehari, setidaknya ia bisa menjajakan 2 hingga 4 orang perempuan. Kebanyakan pelanggannya merupakan mahasiswa hingga karyawan.

"Kebanyakan mahasiswa pak pelanggan saya, paling saya dapat bagian 100 sampai 150 ribu satu hari," kata Agus.

Akibat perbuatannya itu, pelaku kini harus mendekam dibalik jeruji besi dengan ancaman pasal 296 jo 506 tentang kejahatan terhadap keasusilaan dan memfasilitasi tempat sehingga dapat melakukan perbuatan atau asusila ancaman hukuman satu tahun empat bulan penjara.

Bisnis Esek-esek, Pria Di Tasikmalaya Diringkus Polisi

SUBANG - Kecelakaan maut 4 kendaraan alami Tabrakan beruntun di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di kilometer 87.200 wilayah Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Rabu (2/3/2020) sekitar pukul 05.15 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka.

Kecelakaan terjadi saat sebuah truk boks bernopol L 8761 UH yang dikemudikan Suratno datang dari arah Cikopo menuju Palimanan menabrak bagian belakang truk gandeng nopol E 9807 C yang dikemudikan Deden. Dari arah yang sama datang sebuah truk colt diesel yang dikemudikan Winarto. Truk tersebut berpindah ke lajur cepat hingga bertabrakan dengan sebuah bus bernopol N 7009 UV yang dikemudikan Aryanto.

Bus kemudian hilang kendali hingga oleng ke bagian kiri lalu menabrak bagian belakang truk boks yang sudah terlebih dahulu mengalami kecelakaan. Dalam kejadian tersebut satu orang penumpang bus tewas di lokasi kejadian dan satu penumpang bus lainnya tewas di rumah sakit. Kedua korban tewas bernama Agun Rosadi (51) warga Jatisari dan Dede Inan (37) warga Majalengka.

"Satu orang penumpang bus tewas di lokasi kejadian dan satu penumpang bus lainnya tewas di rumah sakit. Sedangkan satu orang alami luka berat dan empat orang lainnya luka-luka," ucap Kasat Lantas Polres Subang AKP Bambang Sumitro, saat ditemui di TKP, Rabu (4/3/2020).

Pantauan di lapangan, proses evakuasi terhadap empat bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan berlangsung alot. Tim derek jalan tol dibantu petugas kepolisian dari PJR Tol Cipali dan Laka Lantas Polres Subang terpaksa harus memotong bagian roda truk yang terguling untuk memudahkan proses evakuasi.

Sementara menurut sopir Bus Po Putri Luragung, Aryanto mengaku mencoba menghindar dari peristiwa kecelakaan yang ada di depannya. Namun karena sistem pengereman dalam bus tidak bis mendadak sehingga tidak dapat secara cepat berhenti untuk mengantisipasi kecelakaan tersebut.

"Pertamanya itu ada truk yang terguling karena tertabrak truk yang di belakangnya, yang di depan saya truk colt diesel menghindar ke kanan jalan masuk ke parit, saya berusaha menghindar ke kanan tapi terlalu dekat, rem udah agak los karena mengerem mendadak," ujar Aryanto, di Ruang IGD RSU Abdul Radjak Purwakarta.

Kecelakaan Beruntun Di Tol Cipali, Dua Orang Tewas

BANDUNG - Sosok mayat perempuan dalam karung menggegerkan warga Kampung Sukalaksana, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat. Polisi turun tangan menyelidiki.

Kapolsek Gunung Halu AKP Yogaswara mengatakan jasad tersebut ditemukan warga yang tengah mencari rumput di area hutan kawasan Sukalaksana, Rabu (4/3/2020) pagi. "Betul ada temuan mayat di dalam hutan, kami terima laporan siang hari. Butuh waktu cukup lama untuk ke TKP (tempat kejadian perkara)," ujar Yogaswara saat dihubungi

"Saat ditemukan mayatnya masih terbungkus karung. Saat petugas kami buka ikatan dan bungkusannya, ternyata mayat seorang perempuan," kata dia menambahkan.

Mayat itu ditemukan terikat dan terbungkus karung pada bagian kaki dan kepala. Namun bagian kaki sedikit terbuka sehingga warga yang menemukan bisa mengetahui bahwa bungkusan tersebut merupakan jasad manusia. Lantaran tak berani membuka karung seluruhnya, warga melaporkan temuan tersebut ke perangkat desa dan polisi.

Saat karung dibuka, mayat tersebut mengenakan pakaian. Namun kondisi ritsleting celana korban terlihat terbuka.

"Untuk posisi celana agar terbuka, tapi belum bisa dipastikan karena apa. Tim Inafis Polres Cimahi melakukan olah TKP menjelang petang," ujar Yogaswara.

Polisi kesulitan melakukan evakuasi jasad tersebut lantaran berada di tengah hutan. Proses evakuasi sendiri dilaksanakan sejak sore hingga menjelang petang.

Penemuan Mayat Dalam Karung Gemparkan Warga Bandung

Loading...