Social Items

Tampilkan postingan dengan label Berita Banten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Banten. Tampilkan semua postingan
SERANG - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemprov Banten menyampaikan total ada 252 kasus positif pada Minggu (19/4/2020) per pukul 18.00 WIB. Sebanyak 37 orang dinyatakan sembuh dan 41 meninggal dunia.

Versi pemerintah pusat, di seluruh Banten saat ini jumlah total terjangkit ada 324 positif. Pasien sembuh 9 orang dan meninggal 34 orang. Provinsi ini ada di urutan ke-6 terbanyak setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah.

Berdasarkan data Pemprov Banten, ada penambahan 13 pasien positif pada hari ini. Pada hari sebelumnya, total kasus adalah 239.

Sedangkan data total PDP Corona ada di 8 kabupaten kota di Banten adalah 1.106 orang. 827 pasien masih dirawat, 166 dinyatakan sembuh dan 113 orang dinyatakan meninggal.

Kategori ODP ada total 5.489 orang, 2.343 masih dipantau dan 3.146 sudah dinyatakan sembuh oleh tenaga kesehatan.

Berikut sebaran kasus pasien positif COVID-19 berdasarkan versi Pemprov Banten;
1. Kota Tangerang: 72 dirawat, 19 sembuh 17 meninggal, total 108 kasus.
2. Tangerang Selatan: 47 dirawat, 15 sembuh, 18 meninggal, total 80 kasus.
3. Kabupaten Tangerang: 52 dirawat, 3 sembuh, 4 meninggal, total 59 kasus.
4. Kota Serang: 2 dirawat, 0 sembuh, 1 meninggal, total 3 kasus.
5. Pandeglangg: 0 dirawat, 0 sembuh, 1 meninggal, total 1 kasus.
6. Serang: 1 dirawat, 0 sembuh, 0 meninggal, total 1 kasus.

Update Corona Di Banten 19 April: Pasien Positif 324 Orang

SERANG - Salah satu korban pembacokan di Bojonegara, Serang, meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon. Korban meninggal diketahui bernama Khaerul Anwar (40).

"Ya, satu MD (meninggal dunia) inisial K," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (17/2/2020).

Peristiwa pembacokan itu terjadi pada Senin (17/2) sekitar pukul 15.00 WIB. Ada 3 orang korban pembacokan yang dilakukan sekelompok orang dengan senjata tajam di depan PT SGM di Pangrango Dukuh, Bojoengara, Serang.

Peristiwa pembacokan itu mengakibatkan 3 korban mengalami luka-luka hingga harus dirawat intensif di rumah sakit. Satu korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi terus mengejar para pelaku. Masyarakat diminta tetap tenang menanggapi peristiwa pembacokan tersebut.

"Situasi masih masih kondusif, semua pihak masyarakat agar mempercayakan semua ke pihak kepolisian untuk memproses ini," ujarnya.

Polisi meminta agar masyarakat tak main hakim sendiri. Pihak kepolisian khawatir jika itu terjadi akan memperburuk situasi.

"Tidak usah pakai hukum rimba atau melakukan tindakan-tindakan yang akan memperburuk situasi," katanya.

Satu Korban Pembacokan Di Cilegon Meninggal

Gubernur Banten mendatangi Kabupaten Lebak yang terdampak banjir. Usai memantau posko induk  di Sajira, saya bersama kawan-kawan TAGANA melanjutkan menuju desa bungur mekar.

Didesa tersebut, terdapat 3 kampung yang terisolir karena terputusnya jembatan yang menjadi satu-satunya akses jalan. Alhamdulillah evakuasi dan penyaluran logistik sudah dapat dilakukan menggunakan perahu karet, selanjutnya saya meminta agar BPBD segera membuka dapur mandiri didesa tersebut, mengingat lokasi yang cukup jauh dari posko induk.

Pemprov Banten saat ini telah menyalurkan bantuan yang disebar kesejumlah lokasi terdampak bencana. Semoga musibah yang menimpa saudara-saudara kita dapat segera berakhir dan kembali beraktivitas seperti biasanya.

Jembatan putus. Gubernur Banten datangi korban banjir

LEBAK BANTEN - Banjir bandang dari luapan sungai Ciberang mengakibatkan ikan di hilir sungai Ciujung mabuk. Warga saling berebut ikan pada sungai yang berwarna cokelat dan berlumpur.

Warga Kampung Salahaur, Rangkasbitung, Dacep Permana, mengatakan banjir bandang mengakibatkan sungai Ciujung di hilir meluap dan berwarna cokelat. Ia melaporkan bahwa sungai bercampur lumpur dan mengakibatkan ikan ke pinggir.

"Biasanya ini cuma air, ini campur lumpur, ikan ke pinggir pada mabuk, ke darat banyak," kata Dacep saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Rabu (1/1/2020).

Warga sendiri saling berebut ikan di pinggir sungai, khususnya di Kampung Salahaur, Kebon Kopi dan Kebon Kelapa.

"Di sini rebutan ikan, ada ikan caung berod, tawes, raranca. Saya dapat ikan sekitar 7 kilo. Kalau sama warga lain ratusan kilo, ikan saking banyaknya," ujarnya

Dacep yang mendapat ikan langsung menjual ke warga lain. Satu ikan yang didapat bahkan seberat 2 kilogram dan ia jual seharga Rp 200 ribu.

Kejadian ini menurutnya baru pertama kali terjadi. Ikan yang mabuk mudah didapat warga karena sungai Ciujung yang meluap akibat kiriman lumpur dan material kayu dari sungai Ciberang.

"Ikannya pada mabuk karena lumpur, tinggal nyauk (ambil) pakai tangan saking banyaknya," ujarnya.

Lebak Banjir Bandang, Warga Hilir Panen Ikan

LEBAK BANTEN - Akses jalan ke Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) di Kecamaan Cipanas, Kabupaten Lebak ambrol.

Lokasi ini merupakan akses ke area bencana banjir bandang di Lebak Gedong.

Pantauan kami, ruas jalan yang ambrol diakibatkan meluapnya sungai Ciberang di Jalan Cipanas-Warung Banten kilometer 2. Lokasi jalan berada persis di pinggir sungai.

Jalan ini juga satu-satunya akses menuju lokasi wisata Negeri di Atas Awan di Gunung Luhur.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Sofyan mengatakan, jalan ambrol sekitar pukul 11.30 WIB. Rumah di pinggir jalan juga ambruk karena deras air sungai yang meluap.

"Ini ambruk karena aliran sungai, sejak siang tadi jadi nggak bisa dilalui," kata Sofyan kepada wartawan di lokasi, Cipanas, Lebak, Banten, Rabu (1/1/2020).

Di sepanjang jalan, ada sekitar 11 rumah yang juga hanyut terbawa arus. Pemilik rumah melarikan diri begitu sungai meluap.

"Pada mengungsi karena kan persis di pinggir sungai," tambahnya.

Banjir bandang di Lebak terjadi di 5 kecamatan yaitu Cipanas, Lebak Gedong, Curug Bitung, Maja dan Sajira.

Dilaporkan beberapa jembatan juga putus termasuk di Sajira yang jadi akses utama.

Jalan Taman Nasional Gunung Halimun Lebak Ambrol, 11 Rumah Hanyut