pasutri di malang hanyut terseret banjir kali konto saat berteduh

 MALANG JATIM - Pasangan suami istri (Pasutri) terseret banjir Kali Konto Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Debit air Kali Konto yang meluap menerjang gubug tempat keduanya berteduh dari hujan deras.

BPBD Kabupaten Malang bersama Polres Batu dibantu SAR gabungan memulai pencarian setelah mendapat laporan hilangnya kedua korban, setelah terseret banjir di Malang. Dalam waktu bersamaan, longsor terjadi di sejumlah titik hingga menutup total jalur Malang-Kediri.



Dari keterangan yang dihimpun detikcom, pasutri adalah Kamid (52) dan Suniyah (53), keduanya warga Dusun Nglaju, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.


Saat hujan deras mengguyur wilayah Ngantang dan sekitarnya, Rabu (3/2/2021) sore, keduanya memilih berteduh di gubug yang lokasinya berada di tepi Kali Konto. Hujan deras membuat debit Kali Konto meluap dan arus sungai menerjang gubug yang digunakan berteduh oleh korban. Banjir besar kemudian menyeret gubug bersama kedua korban 


Proses pencarian dibantu rekan-rekan SAR dan jajaran Polres Batu, dengan menelusuri aliran Kali Konto. Debit air meningkat karena hujan lebat, menyulitkan pencarian, sehingga hanya dilakukan dengan menelusuri bibir sungai," terang Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono saat dikonfirmasi, Kamis (4/2/2021).


Proses pencarian akhirnya membuahkan hasil, Kamid bisa ditemukan, Kamis (4/2/2021), sekitar pukul 07.30 WIB, dengan kondisi meninggal. Sementara tim pencarian terus mencari keberadaan Suniyah, istri korban.


Untuk sementara suaminya (Kamid), sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi ditemukan berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi korban hilang. dan untuk istrinya masih dalam pencarian," tegas Bagyo.


Sumber: detik.com

Belum ada Komentar untuk "pasutri di malang hanyut terseret banjir kali konto saat berteduh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel