JOMBANG JATIM - Depresi karena menderita sakit saraf yang tidak kunjung sembuh, MD, laki-laki usia 60 tahun warga Desa Sugihwaras Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang nekat bunuh diri. Dia ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di rumahnya. Kejadian ini sekitar jam 02.00 WIB dini hari tadi.
 

Kapolsek Ngoro Polres Jombang AKP YANUAR  yang dikonfirmasi mengatakan kejadian ini pertama kali diketahui oleh HERI SETIAWAN, anak bungsu MD. Saat itu HERI akan ke kamar mandi yang lokasinya dekat dengan dapur rumah. 

Sesampainya di sana, HERI kaget melihat ayahnya sudah dalam kondisi menggantung menggunakan tali tampar. HERI spontan berteriak minta bantuan ke tetangga dan melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Ngoro.
 
Petugas dan tim medis yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh MD. Diduga MD nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi akibat sakit saraf yang sudah menahun. 

Hal itu diperkuat dengan keterangan pihak keluarga bahwa selama ini MD menderita sakit saraf yang tak kunjung sembuh. 

Selama ini MD hanya tinggal bersama anak bungsunya setelah anak pertama dan istrinya meninggal dunia.

Sumber : andikafm.com

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek Di Jombang Tewas Gantung Diri

JOMBANG JATIM - Depresi karena menderita sakit saraf yang tidak kunjung sembuh, MD, laki-laki usia 60 tahun warga Desa Sugihwaras Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang nekat bunuh diri. Dia ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di rumahnya. Kejadian ini sekitar jam 02.00 WIB dini hari tadi.
 

Kapolsek Ngoro Polres Jombang AKP YANUAR  yang dikonfirmasi mengatakan kejadian ini pertama kali diketahui oleh HERI SETIAWAN, anak bungsu MD. Saat itu HERI akan ke kamar mandi yang lokasinya dekat dengan dapur rumah. 

Sesampainya di sana, HERI kaget melihat ayahnya sudah dalam kondisi menggantung menggunakan tali tampar. HERI spontan berteriak minta bantuan ke tetangga dan melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Ngoro.
 
Petugas dan tim medis yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh MD. Diduga MD nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi akibat sakit saraf yang sudah menahun. 

Hal itu diperkuat dengan keterangan pihak keluarga bahwa selama ini MD menderita sakit saraf yang tak kunjung sembuh. 

Selama ini MD hanya tinggal bersama anak bungsunya setelah anak pertama dan istrinya meninggal dunia.

Sumber : andikafm.com