TULUNGAGUNG JATIM - Berusaha kabur saat ditangkap, TS dan RN warga Kampung Jeruk Kecamatan Benduriang Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu pelaku perampok nasabah Bank ditembak dua kakinya. 


Keduanya ditembak kedua kakinya oleh petugas saat dilakukan penangkapan oleh petugas di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 7 Oktober 2020 kemarin.

Saat dikonfirmasi, Paur Humas Polres Tulungagung IPTU Neny Sasongko mengatakan, pada kasus pencurian dengan modus pecah ban di  Boyolangu Tulungagung beberapa waktu lalu, TS mengaku berperan memasang paku. 

Pelaku di Boyolangu ada dua orang, yaitu TS dan RN. Tetapi dari hasil pengembangan, RN juga melakukan pencurian dengan modus yang sama di wilayah Trenggalek. 

Selain TS dan RN, ada tiga pelaku lainnya yang sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Kediri. TS dan RN baru melakukan tindakan kejahatan satu kali yaitu di Boyolangu.

TS dan RN ditangkap polisi di tempat kos Desa Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Saat penangkapan, TS dan RN sempat melakukan perlawanan dan melarikan diri, sehingga pihak kepolisian Subdit Jatanras Polda Yogyakarta beserta Unit Resmob Polres Bantul memberikan tembakan peringatan. 

TS dengan beberapa bukti langsung dibawa ke Polres Tulungagung untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

Sedangkan RN dibawa ke Polres Trenggalek karena terdapat kasus yang sama berlokasi di Trenggalek.

IPTU NENY menambahkan, ada  tujuh pelaku pencurian uang dengan modus kempes ban beberapa waktu lalu, beraksi di wilayah Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Blitar, Malang, dan Pasuruhan. Lima di antaranya berhasil ditangkap, dua orang  masih DPO.

Sumber : andikafm.com

Kabur Saat Ditangkap, Pelaku Kejahatan Ditembak Dua Kaki

TULUNGAGUNG JATIM - Berusaha kabur saat ditangkap, TS dan RN warga Kampung Jeruk Kecamatan Benduriang Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu pelaku perampok nasabah Bank ditembak dua kakinya. 


Keduanya ditembak kedua kakinya oleh petugas saat dilakukan penangkapan oleh petugas di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 7 Oktober 2020 kemarin.

Saat dikonfirmasi, Paur Humas Polres Tulungagung IPTU Neny Sasongko mengatakan, pada kasus pencurian dengan modus pecah ban di  Boyolangu Tulungagung beberapa waktu lalu, TS mengaku berperan memasang paku. 

Pelaku di Boyolangu ada dua orang, yaitu TS dan RN. Tetapi dari hasil pengembangan, RN juga melakukan pencurian dengan modus yang sama di wilayah Trenggalek. 

Selain TS dan RN, ada tiga pelaku lainnya yang sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Kediri. TS dan RN baru melakukan tindakan kejahatan satu kali yaitu di Boyolangu.

TS dan RN ditangkap polisi di tempat kos Desa Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Saat penangkapan, TS dan RN sempat melakukan perlawanan dan melarikan diri, sehingga pihak kepolisian Subdit Jatanras Polda Yogyakarta beserta Unit Resmob Polres Bantul memberikan tembakan peringatan. 

TS dengan beberapa bukti langsung dibawa ke Polres Tulungagung untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

Sedangkan RN dibawa ke Polres Trenggalek karena terdapat kasus yang sama berlokasi di Trenggalek.

IPTU NENY menambahkan, ada  tujuh pelaku pencurian uang dengan modus kempes ban beberapa waktu lalu, beraksi di wilayah Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Blitar, Malang, dan Pasuruhan. Lima di antaranya berhasil ditangkap, dua orang  masih DPO.

Sumber : andikafm.com