MOJOKERTO JATIM – Kebakaran Kembali terjadi di Mojokerto, kali ini sebuah home industri benang di lingkungan Watudakon, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (1/10/2020) terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peritiwa ini, namun untuk memadamkan api petugas terpaksa merobohkan bangunan.


Kebakaran tempat usaha milik Agus  warga setempat ini diketahui warga sekitar pukul 18.15 WIB. Saat salah satu warga yang hendak berangkat mengaji dibuat terkejut lantaran melihat kepulan asap disertai kobaran api. Warga langsung memberitahu pemilik home industri.

“Saya tidak tahu awalnya, waktu yang mau berangkat ngaji terlihat api. Tahu itu saya langsung ke rumah pemilik home industri untuk mengasi tahu jika ada kebakaran karena api cukup besar. Warga berusaha memadamkan api tapi tidak bisa karena di dalam terdapat barang mudah terbakar,” ungkap Ibu RT 4 RW 1, Mafik (46).

Di tambah lagi, lanjut Mafik, tiupan angin lumayan kencang membuat api dengan cepat membakar home industri benang tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut karena gudang milik Istiqomah yang disewa Agus tersebut sudah tidak ada pekerja.

“Kalau sore para pekerja sudah pulang. Kebakaran terjadi setelah para pekerja itu pulang. Api baru bisa dipadamkan sekitar 1 jam, ada 3 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. Untuk penyebabnya saya kurang tahu, tadi pokoknya apinya tiba-tiba besar,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Prajurit Kulon, Ipda Umam mengatakan, api berhasil dipadamkan sekira pukul 19.58 WIB. “Kami belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kebakaran termasuk kerugian karena saat ini penyelidikan juga masih kita lakukan dengan meminta keterangan saksi,” jelasnya. 

Sebuah Home Industri Di Mojokerto Hangus Terbakar

MOJOKERTO JATIM – Kebakaran Kembali terjadi di Mojokerto, kali ini sebuah home industri benang di lingkungan Watudakon, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (1/10/2020) terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peritiwa ini, namun untuk memadamkan api petugas terpaksa merobohkan bangunan.


Kebakaran tempat usaha milik Agus  warga setempat ini diketahui warga sekitar pukul 18.15 WIB. Saat salah satu warga yang hendak berangkat mengaji dibuat terkejut lantaran melihat kepulan asap disertai kobaran api. Warga langsung memberitahu pemilik home industri.

“Saya tidak tahu awalnya, waktu yang mau berangkat ngaji terlihat api. Tahu itu saya langsung ke rumah pemilik home industri untuk mengasi tahu jika ada kebakaran karena api cukup besar. Warga berusaha memadamkan api tapi tidak bisa karena di dalam terdapat barang mudah terbakar,” ungkap Ibu RT 4 RW 1, Mafik (46).

Di tambah lagi, lanjut Mafik, tiupan angin lumayan kencang membuat api dengan cepat membakar home industri benang tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut karena gudang milik Istiqomah yang disewa Agus tersebut sudah tidak ada pekerja.

“Kalau sore para pekerja sudah pulang. Kebakaran terjadi setelah para pekerja itu pulang. Api baru bisa dipadamkan sekitar 1 jam, ada 3 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. Untuk penyebabnya saya kurang tahu, tadi pokoknya apinya tiba-tiba besar,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Prajurit Kulon, Ipda Umam mengatakan, api berhasil dipadamkan sekira pukul 19.58 WIB. “Kami belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kebakaran termasuk kerugian karena saat ini penyelidikan juga masih kita lakukan dengan meminta keterangan saksi,” jelasnya.