SURABAYA - Seorang bocah 9 tahun tewas di traffic light Palmbom di Jalan Perak Timur. Bocah tersebut tewas usai terlindas truk trailer yang melintas di jalan tersebut.

"Dugaan sementara korban ini tersenggol truk lalu terlindas," ujar Kanit Laka Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Dodik Soesanto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/10/2020).

Dodik mengatakan korban merupakan pengamen yang biasa ngamen di traffic light. Kecelakaan bermula ketika korban bersama kakaknya sedang mengamen. Kakak korban mengamen di sisi selatan sementara korban berada di sisi utara.

Saat mengamen, tiba-tiba lampu TL yang awalnya merah menjadi hijau. Korban lalu menepi. Namun saat menepi, tubuh korban tersenggol sepeda motor sehingga terjatuh.

Saat terjatuh itulah sebuah truk trailer nopol S 8014 Q yang dikemudikan Dayat, warga Tulungagung, melintas dan melindas korban. Korban tewas dengan kondisi luka di kepala.

"Korban meninggal dunia di lokasi. Kami sudah evakuasi dan masih melakukan olah TKP. Kami masih minta keterangan sopir truk dan menyita barang bukti kecelakaan," lanjut Dodik.

Ibu kandung korban, Sumiratin (48) terlihat menangis saat di Pos Lantas Palmbom, ia mengatakan jika sebelumnya anaknya dijaga oleh kakaknya. Dan ia tidak mengetahui diajak mengamen.

"Anak saya ini hiperaktif, saya tidak bisa menjaga dan biasanya dijaga kakaknya," kata wanita yang bekerja di Puskesmas Krembangan ini.

Sumber : detik.com

Naas, Bocah 9 Tahun di Surabaya Tewas Terlindas Trailer

SURABAYA - Seorang bocah 9 tahun tewas di traffic light Palmbom di Jalan Perak Timur. Bocah tersebut tewas usai terlindas truk trailer yang melintas di jalan tersebut.

"Dugaan sementara korban ini tersenggol truk lalu terlindas," ujar Kanit Laka Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Dodik Soesanto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/10/2020).

Dodik mengatakan korban merupakan pengamen yang biasa ngamen di traffic light. Kecelakaan bermula ketika korban bersama kakaknya sedang mengamen. Kakak korban mengamen di sisi selatan sementara korban berada di sisi utara.

Saat mengamen, tiba-tiba lampu TL yang awalnya merah menjadi hijau. Korban lalu menepi. Namun saat menepi, tubuh korban tersenggol sepeda motor sehingga terjatuh.

Saat terjatuh itulah sebuah truk trailer nopol S 8014 Q yang dikemudikan Dayat, warga Tulungagung, melintas dan melindas korban. Korban tewas dengan kondisi luka di kepala.

"Korban meninggal dunia di lokasi. Kami sudah evakuasi dan masih melakukan olah TKP. Kami masih minta keterangan sopir truk dan menyita barang bukti kecelakaan," lanjut Dodik.

Ibu kandung korban, Sumiratin (48) terlihat menangis saat di Pos Lantas Palmbom, ia mengatakan jika sebelumnya anaknya dijaga oleh kakaknya. Dan ia tidak mengetahui diajak mengamen.

"Anak saya ini hiperaktif, saya tidak bisa menjaga dan biasanya dijaga kakaknya," kata wanita yang bekerja di Puskesmas Krembangan ini.

Sumber : detik.com