KARANGANYAR JATENG - Sepasang pengantin di Kabupaten Karanganyar dinyatakan positif terpapar virus Corona atau COVID-19 beberapa hari usai melakukan ijab kabul. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar melakukan swab terhadap 16 orang yang hadir dalam acara ijab kabul tersebut.

"Pasangan tersebut melaksanakan ijab sekitar tanggal 18 Agustus. Selang beberapa hari keduanya merasakan gejala batuk, pilek dan demam. Setelah dirujuk ke rumah sakit, swab keduanya positif COVID-19 pada 28 Agustus," ujar Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwanti, saat dihubungi wartawan, Selasa (1/9/2020).

Pasangan pengantin baru tersebut, lanjutnya, saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Solo. DKK baru mengetahui keduanya merupakan pengantin baru, usai dihubungi pihak rumah sakit terkait swab positif tersebut.

"Setelah ada info dari rumah sakit, kita lakukan wawancara. Baru ketahuan keduanya pengantin yang baru saja melaksanakan ijab kabul. Lalu kita lakukan tracing terhadap mereka yang hadir," paparnya.

Purwanti mengatakan, pengantin laki-laki berasal dari Jakarta. Sementara pengantin perempuan berdomisili di Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar. Purwanti mengatakan karena acaranya hanya ijab kabul, acara tersebut tidak dihadiri terlalu banyak orang.

"Hanya keluarga dekat yang hadir. Kita data ada 16 orang yang masuk kontak erat. Itu termasuk juru riasnya. Semuanya sudah kita lakukan swab kemarin dan hari ini," terangnya.

Sebanyak 16 orang hasil tracing tersebut, lanjutnya, merupakan warga domisili Karanganyar. Sementara untuk keluarga pengantin laki-lali sudah kembali ke Jakarta dan akan ditindaklanjuti wilayah terkait.

"Kewenangan kita warga Karanganyar saja. Keluarga laki-laki dan beberapa kerabat dari luar kota akan ditindaklanjuti wilayah masing-masing," ujarnya.

Purwanti melanjutkan, 16 orang tersebut menjalani swab di Labkes Karanganyar. Saat ini mereka telah dilakukan isolasi mandiri sembari menunggu hasil swab yang diharapkan keluar dalam beberapa hari ke depan.

"Semua yang di-swab wajib isolasi mandiri, sambil menunggu hasil swab keluar," imbuhnya.

Sumber : detik.com

Usai Ijab Kabul, Sepasang Pengantin Baru Di Karanganyar Positif Corona

KARANGANYAR JATENG - Sepasang pengantin di Kabupaten Karanganyar dinyatakan positif terpapar virus Corona atau COVID-19 beberapa hari usai melakukan ijab kabul. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar melakukan swab terhadap 16 orang yang hadir dalam acara ijab kabul tersebut.

"Pasangan tersebut melaksanakan ijab sekitar tanggal 18 Agustus. Selang beberapa hari keduanya merasakan gejala batuk, pilek dan demam. Setelah dirujuk ke rumah sakit, swab keduanya positif COVID-19 pada 28 Agustus," ujar Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwanti, saat dihubungi wartawan, Selasa (1/9/2020).

Pasangan pengantin baru tersebut, lanjutnya, saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Solo. DKK baru mengetahui keduanya merupakan pengantin baru, usai dihubungi pihak rumah sakit terkait swab positif tersebut.

"Setelah ada info dari rumah sakit, kita lakukan wawancara. Baru ketahuan keduanya pengantin yang baru saja melaksanakan ijab kabul. Lalu kita lakukan tracing terhadap mereka yang hadir," paparnya.

Purwanti mengatakan, pengantin laki-laki berasal dari Jakarta. Sementara pengantin perempuan berdomisili di Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar. Purwanti mengatakan karena acaranya hanya ijab kabul, acara tersebut tidak dihadiri terlalu banyak orang.

"Hanya keluarga dekat yang hadir. Kita data ada 16 orang yang masuk kontak erat. Itu termasuk juru riasnya. Semuanya sudah kita lakukan swab kemarin dan hari ini," terangnya.

Sebanyak 16 orang hasil tracing tersebut, lanjutnya, merupakan warga domisili Karanganyar. Sementara untuk keluarga pengantin laki-lali sudah kembali ke Jakarta dan akan ditindaklanjuti wilayah terkait.

"Kewenangan kita warga Karanganyar saja. Keluarga laki-laki dan beberapa kerabat dari luar kota akan ditindaklanjuti wilayah masing-masing," ujarnya.

Purwanti melanjutkan, 16 orang tersebut menjalani swab di Labkes Karanganyar. Saat ini mereka telah dilakukan isolasi mandiri sembari menunggu hasil swab yang diharapkan keluar dalam beberapa hari ke depan.

"Semua yang di-swab wajib isolasi mandiri, sambil menunggu hasil swab keluar," imbuhnya.

Sumber : detik.com