KEDIRI JATIM - Dr. Machmud, Sp. BS., yang merupakan dokter Spesialis Bedah Syaraf di RSUD Gambiran Kota Kediri, meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri, DR. Fauzan Adima, saat dikonfirmasi membenarkan kabar duka ini. Dr. Machmud meninggal dunia pada Rabu 9 September 2020 sekitar jam 20.40 di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Sebelum meninggal, Dr. Machmud sempat menjalani perawatan intensif di RS Gambiran pada Agustus 2020 lalu. Karena kondisinya tidak kunjung membaik, akhirnya pasien dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo pada 24 Agustus 2020. Saat dirujuk, kondisi pasien tetap tidak stabil. Diketahui, pasien mempunyai penyakit jantung.

Dr. Fauzan Adima menambahkan, dari hasil tracing pasien diduga terkena virus corona saat perjalanan ke Jogjakarta karena suatu urusan. Selain itu, istri dr. MACHMUD dan dua anaknya juga dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri dirumahnya yang berada di Perum Candra Kirana, Mojoroto, Kediri.

Rencananya, dr. MACHMUD akan dimakamkan di pemakamanan umum di Kelurahan Mojoroto yang dilakukan petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Sumber : andikafm.com

Kabar Duka, Satu Dokter Di Kediri Meninggal Karena Covid-19

KEDIRI JATIM - Dr. Machmud, Sp. BS., yang merupakan dokter Spesialis Bedah Syaraf di RSUD Gambiran Kota Kediri, meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri, DR. Fauzan Adima, saat dikonfirmasi membenarkan kabar duka ini. Dr. Machmud meninggal dunia pada Rabu 9 September 2020 sekitar jam 20.40 di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Sebelum meninggal, Dr. Machmud sempat menjalani perawatan intensif di RS Gambiran pada Agustus 2020 lalu. Karena kondisinya tidak kunjung membaik, akhirnya pasien dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo pada 24 Agustus 2020. Saat dirujuk, kondisi pasien tetap tidak stabil. Diketahui, pasien mempunyai penyakit jantung.

Dr. Fauzan Adima menambahkan, dari hasil tracing pasien diduga terkena virus corona saat perjalanan ke Jogjakarta karena suatu urusan. Selain itu, istri dr. MACHMUD dan dua anaknya juga dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri dirumahnya yang berada di Perum Candra Kirana, Mojoroto, Kediri.

Rencananya, dr. MACHMUD akan dimakamkan di pemakamanan umum di Kelurahan Mojoroto yang dilakukan petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Sumber : andikafm.com