Warga Pedukuhan Ngrendeng, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (6/9/2020), dikejutkan penemuan jasad pria yang tergantung di kamar mandi.

Kejadian itu baru diketahui oleh warga sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Sewon AKP Suyanto membenarkan adanya penemuan pria yang diduga gantung diri tersebut.

Dari data yang diperoleh, pria tersebut diketahui berinisial SUS (66) dan merupakan warga setempat.

Suyanto menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat cucu korban hendak pergi ke kamar mandi. Ia seketika terkejut ketika melihat sang kakek sudah dalam keadaan menggantung.

Simbah ditemukan cucunya dalam keadaan menggantung menggunakan kain sarung yang dikaitkan ke gawangan pintu," kata Suyanto.

Ia melanjutkan, setelah melihat kakeknya dalam posisi menggantung, saksi langsung berteriak minta tolong.

Tak lama kemudian keluarga, dibantu warga sekitar, datang dan langsung menurunkan korban.

"Saat dievakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal," ungkap Suyanto.

Suyanto menuturkan, melalui keterangan yang diterima pihaknya dari sang anak, korban, yang akrab disapa "Simbah", sudah beberapa kali melakukan aksi percobaan bunuh diri.

Namun, aksi sebelumnya masih dapat digagalkan oleh pihak keluarga.

Menurut penuturan pihak keluarga, pemicu korban nekat mengakhiri hidup diduga akibat frustasi mengidap penyakit sesak napas yang sudah lama dan tak kunjung sembuh.

Dari hasil pemeriksaan terhadap jasad oleh Tim Inafis dan petugas medis Puskesmas Sewon, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban.

Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk langsung dimakamkan.

Sumber : suarajogja.id

Depresi. Pria Bantul gantung diri di kamar mandi

Warga Pedukuhan Ngrendeng, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (6/9/2020), dikejutkan penemuan jasad pria yang tergantung di kamar mandi.

Kejadian itu baru diketahui oleh warga sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Sewon AKP Suyanto membenarkan adanya penemuan pria yang diduga gantung diri tersebut.

Dari data yang diperoleh, pria tersebut diketahui berinisial SUS (66) dan merupakan warga setempat.

Suyanto menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat cucu korban hendak pergi ke kamar mandi. Ia seketika terkejut ketika melihat sang kakek sudah dalam keadaan menggantung.

Simbah ditemukan cucunya dalam keadaan menggantung menggunakan kain sarung yang dikaitkan ke gawangan pintu," kata Suyanto.

Ia melanjutkan, setelah melihat kakeknya dalam posisi menggantung, saksi langsung berteriak minta tolong.

Tak lama kemudian keluarga, dibantu warga sekitar, datang dan langsung menurunkan korban.

"Saat dievakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal," ungkap Suyanto.

Suyanto menuturkan, melalui keterangan yang diterima pihaknya dari sang anak, korban, yang akrab disapa "Simbah", sudah beberapa kali melakukan aksi percobaan bunuh diri.

Namun, aksi sebelumnya masih dapat digagalkan oleh pihak keluarga.

Menurut penuturan pihak keluarga, pemicu korban nekat mengakhiri hidup diduga akibat frustasi mengidap penyakit sesak napas yang sudah lama dan tak kunjung sembuh.

Dari hasil pemeriksaan terhadap jasad oleh Tim Inafis dan petugas medis Puskesmas Sewon, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban.

Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk langsung dimakamkan.

Sumber : suarajogja.id