Pembelajaran melalui tatap muka atau luring di Tulungagung dihentikan setelah ada satu siswa dinyatakan positif Covid-19. Siswa tersebut seorang perempuan usia 9 tahun.


Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung GALIH NUSANTORO mengatakan, langkah ini diambil karena salah satu siswa di Tulungagung terkonfirmasi positif covid-19 serta aktif ikut pembelajaran luring. Siswa tersebut tertular dari ayahnya yang saat tes rapid hasilnya reaktif. Akhirnya seluruh keluarga siswa tersebut mengikuti rapid tes dan hasilnya baru keluar hari Minggu kemarin menyatakan bahwa  ERZ, siswa 9 tahun tersebut positif Covid-19.

Diketahui, ayah ERZ akan bekerja sebagai TKI, sehingga mengikuti serangkaian proses persyaratan termasuk mengikuti rapid tes. Saat rapid tes hasilnya keluar reaktif, tetapi saat tes swab hasilnya negatif Covid-19. Sebagai tindak lanjut temuan ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung sudah melakukan rapid tes kepada dua pengajar dan lima teman siswa tersebut yang mengikuti pembelajaran luring bersama ERZ. Diperkirakan hari ini hasil rapid tes teman dan guru ERZ keluar. Saat ini, ERZ sedang isolasi di Rusunawa IAIN Tulungagung dalam kondisi sehat.

Sumber : andikafm.com

Pembelajaran tatap muka di hentikan. 1 siswa di Tulungagung positif Corona

Pembelajaran melalui tatap muka atau luring di Tulungagung dihentikan setelah ada satu siswa dinyatakan positif Covid-19. Siswa tersebut seorang perempuan usia 9 tahun.


Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung GALIH NUSANTORO mengatakan, langkah ini diambil karena salah satu siswa di Tulungagung terkonfirmasi positif covid-19 serta aktif ikut pembelajaran luring. Siswa tersebut tertular dari ayahnya yang saat tes rapid hasilnya reaktif. Akhirnya seluruh keluarga siswa tersebut mengikuti rapid tes dan hasilnya baru keluar hari Minggu kemarin menyatakan bahwa  ERZ, siswa 9 tahun tersebut positif Covid-19.

Diketahui, ayah ERZ akan bekerja sebagai TKI, sehingga mengikuti serangkaian proses persyaratan termasuk mengikuti rapid tes. Saat rapid tes hasilnya keluar reaktif, tetapi saat tes swab hasilnya negatif Covid-19. Sebagai tindak lanjut temuan ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung sudah melakukan rapid tes kepada dua pengajar dan lima teman siswa tersebut yang mengikuti pembelajaran luring bersama ERZ. Diperkirakan hari ini hasil rapid tes teman dan guru ERZ keluar. Saat ini, ERZ sedang isolasi di Rusunawa IAIN Tulungagung dalam kondisi sehat.

Sumber : andikafm.com