Tiga anak-anak mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Ngujang 2, Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Senin (10/8/2020) pukul 14.00 WIB.

Dua di antaranya terluka parah dan terkapar di jalan.

Sementara darah mengucur dari luka di kepala mereka.

Satu anak selamat dan sempat menunggui temannya yang terluka.

Dia terlihat kebingungan sambil mengelus tubuh temannya.

Menurut saksi mata di lapangan, Nanda (20) tiga anak ini berboncengan satu sepeda motor Honda Beat warna merah, AG 5951 RBK.

Mereka memacu kendaraannya dari arah selatan ke arah utara.

"Mereka balapan sama temannya. Mereka ngebut semua," ujarnya.

Namun sepeda motor mereka terlalu ke kiri, sehingga menabrak pembatas jembatan.

Dua orang terluka parah, dan satu anak masih sadarkan diri.

Sementara teman mereka yang sebelumnya balapan tidak balik melihat temannya.

"Begitu korban kecelakaan, temannya terus bablas, gak balik lagi," sambung Nanda.

Kerasnya benturan membuat sepeda motor yang mereka tumpangi rusak parah.

Peleg roda depan pecah, demikian pula lampu utama sampai shock breaker juga hancur.

Kapolsek Sumbergempol, AKP I Nengah Sutedja mengatakan, dua korban dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

"Ini adalah kecelakaan tunggal," terang AKP I Nengah Sutedja.

Tiga anak yang terlibat kecelakaan adalah Rl, Al, dan Rr.

Mereka berusia sekitar 11 tahun, berasal dari Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

Sumber : tribunjatim.com

Kebut kebutan. Bocah di Tulungagung alami kecelakaan dan terluka parah

Tiga anak-anak mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Ngujang 2, Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Senin (10/8/2020) pukul 14.00 WIB.

Dua di antaranya terluka parah dan terkapar di jalan.

Sementara darah mengucur dari luka di kepala mereka.

Satu anak selamat dan sempat menunggui temannya yang terluka.

Dia terlihat kebingungan sambil mengelus tubuh temannya.

Menurut saksi mata di lapangan, Nanda (20) tiga anak ini berboncengan satu sepeda motor Honda Beat warna merah, AG 5951 RBK.

Mereka memacu kendaraannya dari arah selatan ke arah utara.

"Mereka balapan sama temannya. Mereka ngebut semua," ujarnya.

Namun sepeda motor mereka terlalu ke kiri, sehingga menabrak pembatas jembatan.

Dua orang terluka parah, dan satu anak masih sadarkan diri.

Sementara teman mereka yang sebelumnya balapan tidak balik melihat temannya.

"Begitu korban kecelakaan, temannya terus bablas, gak balik lagi," sambung Nanda.

Kerasnya benturan membuat sepeda motor yang mereka tumpangi rusak parah.

Peleg roda depan pecah, demikian pula lampu utama sampai shock breaker juga hancur.

Kapolsek Sumbergempol, AKP I Nengah Sutedja mengatakan, dua korban dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

"Ini adalah kecelakaan tunggal," terang AKP I Nengah Sutedja.

Tiga anak yang terlibat kecelakaan adalah Rl, Al, dan Rr.

Mereka berusia sekitar 11 tahun, berasal dari Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

Sumber : tribunjatim.com