Setelah dua hari dilaporkan hilang ke Polsek Banyakan Kediri, SHOLIH pemuda warga Dusun Manukan Desa Jabon Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri ditemukan meninggal dunia di Sungai Brantas Desa Jabon dini hari tadi.

Kanit Reskrim Polsek Banyakan Polres Kediri Kota  IPDA MIFTAHUL HUDA mengatakan sebelum SHOLIH ditemukan meninggal dunia, pada senin kemarin ayahnya datang ke Polsek Banyakan melaporkan anaknya telah hilang. SHOLIH diketahui bekerja di galangan pasir Dusun Manukan Desa Jabon.


Tetapi sejak minggu hingga senin kemarin SHOLIH tidak pulang ke rumah. Petugas melakukan pengecekan ke tempat kerjanya. Petugas kepolisian yang melakukan pengecekan di tempat kerja SHOLIH, bertemu dengan JOKO SETIONO teman SHOLIH, yang mengatakan bahwa hari minggu kemarin SHOLIH berada di area galangan pasir.


Saat itu, JOKO melihat SHOLIH terpeleset dan tercebur ke sungai, tetapi JOKO ragu-ragu karena jarak pandang agak jauh. Akhirnya petugas Polsek Banyakan dibantu warga melakukan pencarian di Sungai Brantas dekat lokasi awal terpeleset. Akhirnya pada dini hari tadi SHOLIH ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Hasil pemeriksaan luar dari Tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. SHOLIH meninggal dunia murni karena terpeleset.

Sumber : andikafm.com

Hilang 2 hari. Pemuda di kediri ditemukan tewas di sungai brantas

Setelah dua hari dilaporkan hilang ke Polsek Banyakan Kediri, SHOLIH pemuda warga Dusun Manukan Desa Jabon Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri ditemukan meninggal dunia di Sungai Brantas Desa Jabon dini hari tadi.

Kanit Reskrim Polsek Banyakan Polres Kediri Kota  IPDA MIFTAHUL HUDA mengatakan sebelum SHOLIH ditemukan meninggal dunia, pada senin kemarin ayahnya datang ke Polsek Banyakan melaporkan anaknya telah hilang. SHOLIH diketahui bekerja di galangan pasir Dusun Manukan Desa Jabon.


Tetapi sejak minggu hingga senin kemarin SHOLIH tidak pulang ke rumah. Petugas melakukan pengecekan ke tempat kerjanya. Petugas kepolisian yang melakukan pengecekan di tempat kerja SHOLIH, bertemu dengan JOKO SETIONO teman SHOLIH, yang mengatakan bahwa hari minggu kemarin SHOLIH berada di area galangan pasir.


Saat itu, JOKO melihat SHOLIH terpeleset dan tercebur ke sungai, tetapi JOKO ragu-ragu karena jarak pandang agak jauh. Akhirnya petugas Polsek Banyakan dibantu warga melakukan pencarian di Sungai Brantas dekat lokasi awal terpeleset. Akhirnya pada dini hari tadi SHOLIH ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Hasil pemeriksaan luar dari Tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. SHOLIH meninggal dunia murni karena terpeleset.

Sumber : andikafm.com