TULUNGAGUNG JATIM - Seorang warga Tulungagung dilaporkan hilang terseret arus Sungai Brantas saat mandi bersama adiknya. Tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian korban.

Kepala Basarnas Pos Trenggalek Yoni Fariza mengatakan korban adalah Sugiat (39), warga Desa Bulusari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Korban hilang sekitar pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Brantas di desanya.

Peristiwa itu berawal saat korban bersama adiknya mandi di kawasan Sungai Brantas, namun secara tiba-tiba korban terseret arus sungai. Melihat saudaranya tenggelam, adik korban berusaha memberikan pertolongan.

"Namun upaya pertolongan yang dilakukan adiknya gagal, sebab kondisi arus sungai lumayan deras," kata Yoni (16/7/2020)

Akibatnya korban terseret arus sungai dan tenggelam. Sejak Kamis petang sejumlah tim SAR gabungan dari BPBD, kepolisian, TNI dan sejumlah potensi SAR lain berusaha melalukan upaya pencarian, namun korban masih belum ditemukan.

"Basarnas Trenggalek sekarang juga sedang menuju ke lokasi untuk membantu proses pencarian terhadap korban," jelasnya.

Rencananya tim pencarian dan pertolongan akan melakukan penyisiran di aliran sungai pada Jumat besok dengan memanfaatkan perahu karet.

"Malam ini kami lakukan perencanaan operasi yang akan dilakukan besok pagi, termasuk titik sasaran," tandas Yoni.

Sumber : m.detik.com

Satu Warga Tulungagung Hilang Saat Mandi di Sungai Brantas

TULUNGAGUNG JATIM - Seorang warga Tulungagung dilaporkan hilang terseret arus Sungai Brantas saat mandi bersama adiknya. Tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian korban.

Kepala Basarnas Pos Trenggalek Yoni Fariza mengatakan korban adalah Sugiat (39), warga Desa Bulusari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Korban hilang sekitar pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Brantas di desanya.

Peristiwa itu berawal saat korban bersama adiknya mandi di kawasan Sungai Brantas, namun secara tiba-tiba korban terseret arus sungai. Melihat saudaranya tenggelam, adik korban berusaha memberikan pertolongan.

"Namun upaya pertolongan yang dilakukan adiknya gagal, sebab kondisi arus sungai lumayan deras," kata Yoni (16/7/2020)

Akibatnya korban terseret arus sungai dan tenggelam. Sejak Kamis petang sejumlah tim SAR gabungan dari BPBD, kepolisian, TNI dan sejumlah potensi SAR lain berusaha melalukan upaya pencarian, namun korban masih belum ditemukan.

"Basarnas Trenggalek sekarang juga sedang menuju ke lokasi untuk membantu proses pencarian terhadap korban," jelasnya.

Rencananya tim pencarian dan pertolongan akan melakukan penyisiran di aliran sungai pada Jumat besok dengan memanfaatkan perahu karet.

"Malam ini kami lakukan perencanaan operasi yang akan dilakukan besok pagi, termasuk titik sasaran," tandas Yoni.

Sumber : m.detik.com