MOJOKERTO JATIM- Diduga kecapekan, seorang petani di Kabupaten Mojokerto pingsan di daerah persawahan Dusun Dusun Bulakwangan, Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto hingga akhirnya meninggal. Korban juga memiliki riwayat sakit paru-paru.

Kapolsek Dawarblandong, AKP Made Artajaya mengatakan, korban percaya atas nama Sujono (48) warga Dusun Taluk Brak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. “Korban ditemukan pingsan di daerah persawahan tanaman tebu sekira pukul 08.30 WIB,” ungkapnya, Jumat (17/7/2020).

Masih kata Kapolsek, korban sebelumnya melakukan aktivitas tebang (panen) tanaman tebu di daerah persawahan di Dusun Bulakwangan, Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Karena memiliki riwayat sakit paru-paru sehingga pesta keluarga tidak dilakukan otopsi.

“Korban kecapekan. Jadi selesai menaikan tebu ke atas truk kemudian istirahat di bawah pohon. Tak lama, korban ini pingsan dan tidak lama kemudian meninggal.

Keluarga meminta untuk tidak dilakukan otopsi sehingga langsung dibawa ke rumah duka, ini dibuktikan dengan surat persetujuan dari anak korban, ”katanya.

Menambahkan, tidak ada tanda-tanda kekerasaan di tubuh korban. Setelah dilakukan tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans.

Sumber : beritajatim.com

Kecapekan Tebang Tebu, Warga Mojokerto Meninggal Mendadak

MOJOKERTO JATIM- Diduga kecapekan, seorang petani di Kabupaten Mojokerto pingsan di daerah persawahan Dusun Dusun Bulakwangan, Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto hingga akhirnya meninggal. Korban juga memiliki riwayat sakit paru-paru.

Kapolsek Dawarblandong, AKP Made Artajaya mengatakan, korban percaya atas nama Sujono (48) warga Dusun Taluk Brak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. “Korban ditemukan pingsan di daerah persawahan tanaman tebu sekira pukul 08.30 WIB,” ungkapnya, Jumat (17/7/2020).

Masih kata Kapolsek, korban sebelumnya melakukan aktivitas tebang (panen) tanaman tebu di daerah persawahan di Dusun Bulakwangan, Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Karena memiliki riwayat sakit paru-paru sehingga pesta keluarga tidak dilakukan otopsi.

“Korban kecapekan. Jadi selesai menaikan tebu ke atas truk kemudian istirahat di bawah pohon. Tak lama, korban ini pingsan dan tidak lama kemudian meninggal.

Keluarga meminta untuk tidak dilakukan otopsi sehingga langsung dibawa ke rumah duka, ini dibuktikan dengan surat persetujuan dari anak korban, ”katanya.

Menambahkan, tidak ada tanda-tanda kekerasaan di tubuh korban. Setelah dilakukan tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans.

Sumber : beritajatim.com