TULUNGAGUNG JATIM - Jasad seorang warga Tulungagung yang tenggelam di aliran Sungai Brantas di Kecamatan Kedungwaru berhasil ditemukan. Korban mengambang sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Basarnas Pos Trenggalek Yoni Fariza mengatakan korban Sugiat (39) warga Desa Bulusari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung tersebut ditemukan warga pada Jumat petang. Jasad korban mengambang di bekas tambang pasir di Desa Minggirsari, Kecamatan Ngantru.

"Jadi tadi setelah Tim SAR gabungan selesai melakukan penyisiran, termasuk di sekitar lokasi penemuan, ada warga yang mengetahui keberadaan jasad korban," kata Yoni, Jumat (17/7/2020).

Temuan itu langsung ditindaklanjuti Basarnas bersama potensi SAR lain untuk melakukan proses evakuasi. Saat ditemukan kondisi korban telah meninggal dunia. "Jasad korban akhirnya berhasil kami evakuasi sekitar pukul 18.00 WIB dan kami serahkan ke pihak kepolisian," imbuhnya.

Dengan ditemukannya jasad korban operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan dan instansi masing-masing.

Sebelumnya korban Sugiat terseret arus Sungai Brantas pada Kamis sore. Saat itu korban bersama adiknya mandi di kawasan sungai tidak jauh dari rumahnya, namun tiba-tiba Sugiat terseret arus.

Adik korban yang mengetahui kejadian tersebut berusaha memberikan upaya pertolongan, namun gagal lantaran kondisi arus sungai yang deras.

Sumber : m.detik.com

Jasad Warga Tulungagung Yang Terseret Arus Ditemukan

TULUNGAGUNG JATIM - Jasad seorang warga Tulungagung yang tenggelam di aliran Sungai Brantas di Kecamatan Kedungwaru berhasil ditemukan. Korban mengambang sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Basarnas Pos Trenggalek Yoni Fariza mengatakan korban Sugiat (39) warga Desa Bulusari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung tersebut ditemukan warga pada Jumat petang. Jasad korban mengambang di bekas tambang pasir di Desa Minggirsari, Kecamatan Ngantru.

"Jadi tadi setelah Tim SAR gabungan selesai melakukan penyisiran, termasuk di sekitar lokasi penemuan, ada warga yang mengetahui keberadaan jasad korban," kata Yoni, Jumat (17/7/2020).

Temuan itu langsung ditindaklanjuti Basarnas bersama potensi SAR lain untuk melakukan proses evakuasi. Saat ditemukan kondisi korban telah meninggal dunia. "Jasad korban akhirnya berhasil kami evakuasi sekitar pukul 18.00 WIB dan kami serahkan ke pihak kepolisian," imbuhnya.

Dengan ditemukannya jasad korban operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan dan instansi masing-masing.

Sebelumnya korban Sugiat terseret arus Sungai Brantas pada Kamis sore. Saat itu korban bersama adiknya mandi di kawasan sungai tidak jauh dari rumahnya, namun tiba-tiba Sugiat terseret arus.

Adik korban yang mengetahui kejadian tersebut berusaha memberikan upaya pertolongan, namun gagal lantaran kondisi arus sungai yang deras.

Sumber : m.detik.com

Tidak ada komentar