BLITAR JATIM - Nasib Nahas menimpa remaja bernama Efendi Luki (16) warga Dusun Sidorejo, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Bermaksud membenahi alat pertukangan yakni profil, ia malah tersengat arus listrik dan meningal dunia, Selasa (2/5/2019) siang.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo melalui Paur Humas Didik Dwi Wahyudi mengatakan, insiden berujung maut tersebut terjadi pukul 11.30 WIB. Saat itu korban hendak menggunakan alat profil.

Setelah alat profil disambungkan ke listrik, korban tiba-tiba tersengat aliran listrik. Seketika itu, korban terjatuh ke tanah dan tak sadarkan diri.

Rekan korban, Yoga, yang mengetahui hal itu, berusaha menyelamatkan korban. Namun, Yoga ikutan tersengat listrik. Mendengar teriakan Yoga, saksi Misundoko datang menolong dan melepas saklar alat propil tersebut.

“Jadi begitu memegang profil kayu itu, korban langsung jatuh ke tanah. Sedangkan rekan korban yang mau menolong juga tersengat. Beruntung ada warga yang mendengar, lalu tersebut mencabut stopkontak listrik tersebut,” terang Didik Dwi Wahyudi.

Korban yang tak sadarkan diri, kemudian dilarikan ke Puskesmas Puser Tulungagung untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nasib berkata lain, korban menghembuskan nyawa saat perjalanan ke Puskesmas.

“Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan pihak Polsek Bakung untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Tersengat Listrik, Remaja di Blitar Tewas Seketika

BLITAR JATIM - Nasib Nahas menimpa remaja bernama Efendi Luki (16) warga Dusun Sidorejo, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Bermaksud membenahi alat pertukangan yakni profil, ia malah tersengat arus listrik dan meningal dunia, Selasa (2/5/2019) siang.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo melalui Paur Humas Didik Dwi Wahyudi mengatakan, insiden berujung maut tersebut terjadi pukul 11.30 WIB. Saat itu korban hendak menggunakan alat profil.

Setelah alat profil disambungkan ke listrik, korban tiba-tiba tersengat aliran listrik. Seketika itu, korban terjatuh ke tanah dan tak sadarkan diri.

Rekan korban, Yoga, yang mengetahui hal itu, berusaha menyelamatkan korban. Namun, Yoga ikutan tersengat listrik. Mendengar teriakan Yoga, saksi Misundoko datang menolong dan melepas saklar alat propil tersebut.

“Jadi begitu memegang profil kayu itu, korban langsung jatuh ke tanah. Sedangkan rekan korban yang mau menolong juga tersengat. Beruntung ada warga yang mendengar, lalu tersebut mencabut stopkontak listrik tersebut,” terang Didik Dwi Wahyudi.

Korban yang tak sadarkan diri, kemudian dilarikan ke Puskesmas Puser Tulungagung untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nasib berkata lain, korban menghembuskan nyawa saat perjalanan ke Puskesmas.

“Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan pihak Polsek Bakung untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar