KEDIRI JATIM - Kabar duka kembali datang di Kediri, seorang perempuan usia 60 tahun pasien positif covid-19 asal Lingkungan Jegles Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri meninggal dunia, senin 01/06/2020 pagi tadi.

Sebelumnya pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Kilisuci atau Rumah Sakit Gambiran Lama Kota Kediri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima saat dihubungi mengatakan pasien positif Corona tersebut adalah pasien yang berasal dari klaster pabrik rokok di Tulungagung.

Dua hari sempat dirawat di Rumah Sakit Kilisuci Kota Kediri karena memiliki riwayat penyakit penyerta sehingga saat dirawat ada penurunan kondisi klinis akhirnya dirujuk ke RSUD Gambiran Kota Kediri. Pagi tadi perempuan tersebut meninggal dunia di rumah sakit RSUD Gambiran Kota Kediri.

Pemakaman dilakukan hari ini sesuai dengan protokol penanganan Covid-19. Keluarga pasien sudah melakukan isolasi mandiri sebelumnya. Hasil tracing tim Gugus Tugas, pasien ini pernah menjalin kontak erat dengan lima orang lainnya. Hasil rapid test di Puskesmas setempat atas lima orang tersebut menunjuk dan hasilnya non reaktif.

Fauzan Adima menegaskan, karena ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kediri yang meninggal dunia, pemerintah Kota Kediri akan terus memperketat protokol kesehatan.

Hal ini harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, terutama di wilayah Kota Kediri.

Sumber referensi: Andikafm.com

Satu Pasien Positif Corona Di Kediri Meninggal Dunia

KEDIRI JATIM - Kabar duka kembali datang di Kediri, seorang perempuan usia 60 tahun pasien positif covid-19 asal Lingkungan Jegles Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri meninggal dunia, senin 01/06/2020 pagi tadi.

Sebelumnya pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Kilisuci atau Rumah Sakit Gambiran Lama Kota Kediri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima saat dihubungi mengatakan pasien positif Corona tersebut adalah pasien yang berasal dari klaster pabrik rokok di Tulungagung.

Dua hari sempat dirawat di Rumah Sakit Kilisuci Kota Kediri karena memiliki riwayat penyakit penyerta sehingga saat dirawat ada penurunan kondisi klinis akhirnya dirujuk ke RSUD Gambiran Kota Kediri. Pagi tadi perempuan tersebut meninggal dunia di rumah sakit RSUD Gambiran Kota Kediri.

Pemakaman dilakukan hari ini sesuai dengan protokol penanganan Covid-19. Keluarga pasien sudah melakukan isolasi mandiri sebelumnya. Hasil tracing tim Gugus Tugas, pasien ini pernah menjalin kontak erat dengan lima orang lainnya. Hasil rapid test di Puskesmas setempat atas lima orang tersebut menunjuk dan hasilnya non reaktif.

Fauzan Adima menegaskan, karena ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kediri yang meninggal dunia, pemerintah Kota Kediri akan terus memperketat protokol kesehatan.

Hal ini harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, terutama di wilayah Kota Kediri.

Sumber referensi: Andikafm.com

Tidak ada komentar