KEBUMEN JATENG - Dua remaja yang terseret arus muara dan hilang di pantai Kebumen, Jawa Tengah pada Senin (1/6) kemarin berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan hari ini. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kedua korban yakni Mujahidin (22) dan Faidu Rohman (23) warga Dukuh Buruhan RT 03/ RW 04, Desa Jagasima, Kecamatan Klirong, Kebumen. Kedua korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia di tepi pantai.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di tepi pantai. Korban pertama atas nama Mujahidin ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian sedangkan korban kedua yakni Faidu Rohman ditemukan sekitar 3 km dari lokasi kejadian ke arah barat," kata Humas Basarnas Pos SAR Cilacap, Saeful Anwar, pada wartawan.

Saeful menjelaskan penemuan korban pertama dengan korban kedua berselang sekitar 30 menit. Dia menyebut korban kedua sempat terseret ombak besar hingga akhirnya berhasil ditemukan kembali.

"Yang korban kedua sempat terbawa ombak saat mau dievakuasi karena memang ombaknya besar, namun akhirnya berhasil kita evakuasi kembali," lanjutnya.

Setelah dievakuasi, kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Kebumen untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut oleh petugas. Dengan ditemukannya kedua korban tersebut, maka operasi SAR dinyatakan ditutup.

"Setelah kami evakuasi, kedua korban kemudian kami bawa ke RSUD Kebumen," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, kedua korban diketahui bermain perahu gethek di Muara Sungai Lukulo yang tak jauh dari Pantai Watu Putih Desa Tegalretono, Kecamatan Petanahan. Nahas, karena derasnya arus sungai, kedua korban kemudian terseret hingga ke pantai dan hilang.

Dua Korban Terseret Ombak di Kebumen Ditemukan Meninggal

KEBUMEN JATENG - Dua remaja yang terseret arus muara dan hilang di pantai Kebumen, Jawa Tengah pada Senin (1/6) kemarin berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan hari ini. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kedua korban yakni Mujahidin (22) dan Faidu Rohman (23) warga Dukuh Buruhan RT 03/ RW 04, Desa Jagasima, Kecamatan Klirong, Kebumen. Kedua korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia di tepi pantai.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di tepi pantai. Korban pertama atas nama Mujahidin ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian sedangkan korban kedua yakni Faidu Rohman ditemukan sekitar 3 km dari lokasi kejadian ke arah barat," kata Humas Basarnas Pos SAR Cilacap, Saeful Anwar, pada wartawan.

Saeful menjelaskan penemuan korban pertama dengan korban kedua berselang sekitar 30 menit. Dia menyebut korban kedua sempat terseret ombak besar hingga akhirnya berhasil ditemukan kembali.

"Yang korban kedua sempat terbawa ombak saat mau dievakuasi karena memang ombaknya besar, namun akhirnya berhasil kita evakuasi kembali," lanjutnya.

Setelah dievakuasi, kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Kebumen untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut oleh petugas. Dengan ditemukannya kedua korban tersebut, maka operasi SAR dinyatakan ditutup.

"Setelah kami evakuasi, kedua korban kemudian kami bawa ke RSUD Kebumen," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, kedua korban diketahui bermain perahu gethek di Muara Sungai Lukulo yang tak jauh dari Pantai Watu Putih Desa Tegalretono, Kecamatan Petanahan. Nahas, karena derasnya arus sungai, kedua korban kemudian terseret hingga ke pantai dan hilang.