GARUT JABAR - Pemkab Garut mengkonfirmasi jumlah pasien positif virus COVID-19 bertambah satu orang. Pasien baru ini merupakan pemudik dari Kendari.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman membenarkan adanya penambahan jumlah pasien positif COVID-19 yang ada di Garut. Kini pasien positif di Garut berjumlah 17 orang.

"Nah ini yang dari Leuwigoong, kami dapat laporan kemarin. Jadi ada dari Kendari dilakukan swab test ternyata positif," kata Helmi, Senin (1/6/2020).

Pasien ketujuh belas atau KC-17 tersebut merupakan seorang lelaki berusia 31 tahun asal Kecamatan Leuwigoong. Helmi mengatakan, dia merupakan warga Garut yang bekerja di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pemda memastikan pria tersebut tertular di luar Garut dan bukan kasus positif Corona lewat penularan lokal. "Ini imported case. Kasus impor. Warga Garut kerja di Kendari," katanya.

Pasien tersebut kini diisolasi di RSUD dr. Slamet Garut. Secara fisik, kondisinya sehat. "Karena dinyatakan positif hasil swab-nya, diisolasi di rumah sakit," ucap Helmi.

Dengan penambahan pasien ini, total di Kabupaten Garut ada 17 orang yang terkonfirmasi oleh Pemda positif COVID-19. 17 pasien COVID-19 yang ada terdiri dari 9 orang pasien sembuh, 2 pasien meninggal dunia, 1 pasien isolasi mandiri, dan 5 pasien diisolasi di RS Garut.

Bekerja Di Luar Kota, Pria Asal Garut Positif Corona

GARUT JABAR - Pemkab Garut mengkonfirmasi jumlah pasien positif virus COVID-19 bertambah satu orang. Pasien baru ini merupakan pemudik dari Kendari.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman membenarkan adanya penambahan jumlah pasien positif COVID-19 yang ada di Garut. Kini pasien positif di Garut berjumlah 17 orang.

"Nah ini yang dari Leuwigoong, kami dapat laporan kemarin. Jadi ada dari Kendari dilakukan swab test ternyata positif," kata Helmi, Senin (1/6/2020).

Pasien ketujuh belas atau KC-17 tersebut merupakan seorang lelaki berusia 31 tahun asal Kecamatan Leuwigoong. Helmi mengatakan, dia merupakan warga Garut yang bekerja di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pemda memastikan pria tersebut tertular di luar Garut dan bukan kasus positif Corona lewat penularan lokal. "Ini imported case. Kasus impor. Warga Garut kerja di Kendari," katanya.

Pasien tersebut kini diisolasi di RSUD dr. Slamet Garut. Secara fisik, kondisinya sehat. "Karena dinyatakan positif hasil swab-nya, diisolasi di rumah sakit," ucap Helmi.

Dengan penambahan pasien ini, total di Kabupaten Garut ada 17 orang yang terkonfirmasi oleh Pemda positif COVID-19. 17 pasien COVID-19 yang ada terdiri dari 9 orang pasien sembuh, 2 pasien meninggal dunia, 1 pasien isolasi mandiri, dan 5 pasien diisolasi di RS Garut.

Tidak ada komentar