Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga tidak menutup Kantor Sekretariat Daerah (Setda) pasca seorang pejabat pada Bagian Perekonomian dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19), Rabu (13/5/2020).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Fakruroji mengatakan roda pemerintahan dan pelayanan publik pada lingkungan Pemkot Salatiga tetap berjalan normal sesuai tugas pokok dan fungsinya.

"Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Salatiga telah bergerak cepat dalam menangani pasien pejabat Bagian Perekonomian positif kasus virus Corona," terangnya Jumat (15/5/2020).

Menurut Fakruroji, pasca adanya seorang aparatur sipil negara (ASN) dinyatakan positif virus Corona seluruh lingkungan perkantoran Pemkot Salatiga langsung dilakukan sterilisasi.

Ia menambahkan, bagi ASN yang pernah kontak erat dengan pejabat yang positif Corona juga dilakukan rapid tes terutama mereka bekerja dalam satu ruangan.

"Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga hari ini juga kembali melakukan rapid tes kepada 90 ASN dan pegawai bagian umum.

Yang kontak erat sudah diminta isolasi mandiri juga," katanya

Dikatakannya, dari hasil rapid tes tahap pertama sebanyak 20 orang dua diantaranya dinyatakan reaktif positif virus Corona.

Sedangkan tahap kedua hari ini masih dilakukan pendataan oleh DKK Salatiga.

Pihaknya menyatakan, selama ini di lingkungan Kantor Setda Kota Salatiga sudah melaksanakan kegiatan sesuai protokol kesehatan.

“Semua kegiatan dilaksanakan sesuai protokol COVID-19. Jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan disinfektan telah diterapkan dan berjalan dengan baik,” ujarnya

Terpisah Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengungkapkan dari hasil rapid tes tahap kedua kali ini ditemukan dua orang reaktif positif Corona.

"Dari sekitar 110 orang yang kami rapid tes ada 2 orang positif.

Keduanya berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Satu seorang ASN pada Dinas Perhubungan, sedangkan satunya lagi masuk Bagian Umum Setda Salatiga," jelasnya.

Tambah lagi. 2 ASN di Salatiga Positif Corona

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga tidak menutup Kantor Sekretariat Daerah (Setda) pasca seorang pejabat pada Bagian Perekonomian dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19), Rabu (13/5/2020).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Fakruroji mengatakan roda pemerintahan dan pelayanan publik pada lingkungan Pemkot Salatiga tetap berjalan normal sesuai tugas pokok dan fungsinya.

"Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Salatiga telah bergerak cepat dalam menangani pasien pejabat Bagian Perekonomian positif kasus virus Corona," terangnya Jumat (15/5/2020).

Menurut Fakruroji, pasca adanya seorang aparatur sipil negara (ASN) dinyatakan positif virus Corona seluruh lingkungan perkantoran Pemkot Salatiga langsung dilakukan sterilisasi.

Ia menambahkan, bagi ASN yang pernah kontak erat dengan pejabat yang positif Corona juga dilakukan rapid tes terutama mereka bekerja dalam satu ruangan.

"Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga hari ini juga kembali melakukan rapid tes kepada 90 ASN dan pegawai bagian umum.

Yang kontak erat sudah diminta isolasi mandiri juga," katanya

Dikatakannya, dari hasil rapid tes tahap pertama sebanyak 20 orang dua diantaranya dinyatakan reaktif positif virus Corona.

Sedangkan tahap kedua hari ini masih dilakukan pendataan oleh DKK Salatiga.

Pihaknya menyatakan, selama ini di lingkungan Kantor Setda Kota Salatiga sudah melaksanakan kegiatan sesuai protokol kesehatan.

“Semua kegiatan dilaksanakan sesuai protokol COVID-19. Jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan disinfektan telah diterapkan dan berjalan dengan baik,” ujarnya

Terpisah Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengungkapkan dari hasil rapid tes tahap kedua kali ini ditemukan dua orang reaktif positif Corona.

"Dari sekitar 110 orang yang kami rapid tes ada 2 orang positif.

Keduanya berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Satu seorang ASN pada Dinas Perhubungan, sedangkan satunya lagi masuk Bagian Umum Setda Salatiga," jelasnya.

Tidak ada komentar