TULUNGAGUNG JATIM - Seorang Perempuan berinisial LI 30 tahun, warga Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungaung, diamankan Satreskrim Polres Tulungagung karena pura-pura jatuh untuk mendapatkan belas kasihan orang lain.

Bripka Endro Purnomo, Staf Humas Polres Tulungagung, saat dikonfirmasi kamis 07/05/2020 mengatakan, modus yang dilakukan LI,  awalnya ia mengendarai sepeda motor, membonceng anaknya yang masih berusia 7 tahun dan kemudian berpura-pura terjatuh dari motornya. Dalam kondisi terjatuh itulah, LI justru memarahi anaknya dan seolah-olah motor terjatuh disebabkan karena anaknya.

Warga yang mengetahui kejadian ini, berusaha menolong LI. Saat ditolong itulah, LI juga mengeluhkan banyak menanggung hutang dan membutuhkan uang. Wargapun akhirnya merasa iba dan patungan untuk mengumpulkan sejumlah uang dan di serahkan kepada LI.

Aksi yang dilakukan LI ini, sempat di rekam warga dan videonya menjadi viral di sosial media.

Dari kejadian ini, Satreskrim Polres Tulungagung melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan LI. Ketika dimintai keterangan,  LI mengaku melakukan modus menjatuhkan diri ini dilakukan hampir 5 tahun.

Harapannya banyak warga yang merasa kasihan dan memberikan sejumlah uang. Uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Didepan petugas, LI membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan dipulangkan ke rumahnya.

LI juga meminta maaf kepada warga sudah tertipu dengan modusnya ini.

Pura-pura Pingsan, Wanita Di Tulungagung Diamankan Polisi

TULUNGAGUNG JATIM - Seorang Perempuan berinisial LI 30 tahun, warga Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungaung, diamankan Satreskrim Polres Tulungagung karena pura-pura jatuh untuk mendapatkan belas kasihan orang lain.

Bripka Endro Purnomo, Staf Humas Polres Tulungagung, saat dikonfirmasi kamis 07/05/2020 mengatakan, modus yang dilakukan LI,  awalnya ia mengendarai sepeda motor, membonceng anaknya yang masih berusia 7 tahun dan kemudian berpura-pura terjatuh dari motornya. Dalam kondisi terjatuh itulah, LI justru memarahi anaknya dan seolah-olah motor terjatuh disebabkan karena anaknya.

Warga yang mengetahui kejadian ini, berusaha menolong LI. Saat ditolong itulah, LI juga mengeluhkan banyak menanggung hutang dan membutuhkan uang. Wargapun akhirnya merasa iba dan patungan untuk mengumpulkan sejumlah uang dan di serahkan kepada LI.

Aksi yang dilakukan LI ini, sempat di rekam warga dan videonya menjadi viral di sosial media.

Dari kejadian ini, Satreskrim Polres Tulungagung melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan LI. Ketika dimintai keterangan,  LI mengaku melakukan modus menjatuhkan diri ini dilakukan hampir 5 tahun.

Harapannya banyak warga yang merasa kasihan dan memberikan sejumlah uang. Uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Didepan petugas, LI membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan dipulangkan ke rumahnya.

LI juga meminta maaf kepada warga sudah tertipu dengan modusnya ini.

Tidak ada komentar