BONDOWOSO JATIM - Warga Kelurahan Tenggarang, Bondowoso dikagetkan dengan penemuan sesosok jasad bayi. Jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dalam kondisi terbungkus plastik. Jasad tersebut diduga berumur seminggu.

Saat ditemukan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut kondisinya sudah bengkak dan menghitam. Diduga sudah meninggal sekitar 2 hari sebelumnya.

"Begitu dapat informasi penemuan bayi itu, kami langsung datangi lokasi dan olah TKP," kata Kapolsek Tenggarang AKP Muktamar dikonfirmasi di lokasi penemuan, Kamis (14/5/2020).

Dipaparkan Muktamar, setelah olah TKP jasad bayi tersebut langsung dievakuasi ke RSU dr Koesnadi untuk proses autopsi. Pihaknya juga langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi penemuan.

"Kami selidiki secara intensif. Bayi tersebut sengaja dibuang atau ada sebab lain terkait penyebab kematiannya," imbuh Muktamar.

Informasi dihimpun di sekitar kejadian, muasal kejadian penemuan tersebut berawal saat salah seorang warga bernama Minase hendak memindahkan kayu bakar di belakang rumahnya, di Dusun Kauman Baru, Kelurahan/Kecamatan Tenggarang.

Mendadak, pandangannya tertuju pada sebuah bungkusan plastik hitam. Setelah bungkusan itu didekati dan dibuka, ternyata seonggok mayat bayi dalam kondisi mulai membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.

Penemuan bayi yang diduga baru seminggu dilahirkan itu lantas membuat warga setempat geger. Sejumlah warga kemudian melaporkan penemuan mayat bayi itu ke polisi.

Penemuan Mayat Bayi Di Bondowoso Gemparkan Warga

BONDOWOSO JATIM - Warga Kelurahan Tenggarang, Bondowoso dikagetkan dengan penemuan sesosok jasad bayi. Jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dalam kondisi terbungkus plastik. Jasad tersebut diduga berumur seminggu.

Saat ditemukan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut kondisinya sudah bengkak dan menghitam. Diduga sudah meninggal sekitar 2 hari sebelumnya.

"Begitu dapat informasi penemuan bayi itu, kami langsung datangi lokasi dan olah TKP," kata Kapolsek Tenggarang AKP Muktamar dikonfirmasi di lokasi penemuan, Kamis (14/5/2020).

Dipaparkan Muktamar, setelah olah TKP jasad bayi tersebut langsung dievakuasi ke RSU dr Koesnadi untuk proses autopsi. Pihaknya juga langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi penemuan.

"Kami selidiki secara intensif. Bayi tersebut sengaja dibuang atau ada sebab lain terkait penyebab kematiannya," imbuh Muktamar.

Informasi dihimpun di sekitar kejadian, muasal kejadian penemuan tersebut berawal saat salah seorang warga bernama Minase hendak memindahkan kayu bakar di belakang rumahnya, di Dusun Kauman Baru, Kelurahan/Kecamatan Tenggarang.

Mendadak, pandangannya tertuju pada sebuah bungkusan plastik hitam. Setelah bungkusan itu didekati dan dibuka, ternyata seonggok mayat bayi dalam kondisi mulai membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.

Penemuan bayi yang diduga baru seminggu dilahirkan itu lantas membuat warga setempat geger. Sejumlah warga kemudian melaporkan penemuan mayat bayi itu ke polisi.