Tim Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes mengevakuasi enam warganya yang positif virus Corona ke rumah sakit. Mereka adalah warga yang baru dinyatakan positif setelah hasil uji swab keluar dua hari lalu.
Evakuasi ini sebagai tindak lanjut dari keresahan warga setempat setelah enam warga ini dinyatakan positif. Sebelum dibawa ke RSUD Bumiayu, enam orang ini berada di rumah masing-masing tanpa pengawasan dari petugas. Sehingga warga khawatir, mereka akan menularkan virus kepada orang lain di sekelilingnya.

Proses evakuasi menggunakan mobil ambulans dan dilakukan petugas Gugus Tugas. Keenam warga ini kemudian dibawa ke RSUD Bumiayu dengan pengawalan petugas.

Camat sekaligus Ketua Gugus Tugas COVID-19 Bantarkawung, Eko Supriyanto mengatakan, ada tambahan kasus COVID-19 baru dari wilayahnya. Tiga orang dari Desa Legok, satu warga Desa Bangbayang, satu orang anak 9 tahun dari Desa Bantarkawung, dan dua orang dari Desa Jipang.

"Kemarin tujuh kasus baru. Ini ada tambahan satu lagi. Jadi semuanya ada delapan orang. Yang enam orang kami evakuasi ke RSUD Bumiayu, satu di rumah sakit Banyumas dan anak 9 tahun diisolasi mandiri di rumah," kata Eko, ditemui di kantornya, Jumat (15/5/2020).

Dari delapan orang itu, enam di antaranya adalah klaster Gowa. Dua lainnya warga desa yang tertular melalui transmisi lokal dengan keluarganya yang baru mudik.

"Enam adalah alumni Gowa, dua lagi tertular melalui transmisi lokal dari keluarga yang mudik," terang Eko.

Sekdes Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Supono menambahkan dari enam orang tersebut, ada dua warganya yang dinyatakan positif Corona. Mereka sebelumnya masih dibiarkan tinggal di rumah tanpa penanganan dari petugas.

"Kami mewakili warga, terus terang khawatir bila dua warga Jipang yang positif ini tetap dibiarkan di rumah. Warga takut terjadi penularan karena mereka kurang mendapat pengawasan," kata Supeno, usai mengantar warganya ke RSUD Bumiayu.

Bikin resah. 6 Orang Brebes Positif Corona Dievakuasi ke RS Bumiayu

Tim Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes mengevakuasi enam warganya yang positif virus Corona ke rumah sakit. Mereka adalah warga yang baru dinyatakan positif setelah hasil uji swab keluar dua hari lalu.
Evakuasi ini sebagai tindak lanjut dari keresahan warga setempat setelah enam warga ini dinyatakan positif. Sebelum dibawa ke RSUD Bumiayu, enam orang ini berada di rumah masing-masing tanpa pengawasan dari petugas. Sehingga warga khawatir, mereka akan menularkan virus kepada orang lain di sekelilingnya.

Proses evakuasi menggunakan mobil ambulans dan dilakukan petugas Gugus Tugas. Keenam warga ini kemudian dibawa ke RSUD Bumiayu dengan pengawalan petugas.

Camat sekaligus Ketua Gugus Tugas COVID-19 Bantarkawung, Eko Supriyanto mengatakan, ada tambahan kasus COVID-19 baru dari wilayahnya. Tiga orang dari Desa Legok, satu warga Desa Bangbayang, satu orang anak 9 tahun dari Desa Bantarkawung, dan dua orang dari Desa Jipang.

"Kemarin tujuh kasus baru. Ini ada tambahan satu lagi. Jadi semuanya ada delapan orang. Yang enam orang kami evakuasi ke RSUD Bumiayu, satu di rumah sakit Banyumas dan anak 9 tahun diisolasi mandiri di rumah," kata Eko, ditemui di kantornya, Jumat (15/5/2020).

Dari delapan orang itu, enam di antaranya adalah klaster Gowa. Dua lainnya warga desa yang tertular melalui transmisi lokal dengan keluarganya yang baru mudik.

"Enam adalah alumni Gowa, dua lagi tertular melalui transmisi lokal dari keluarga yang mudik," terang Eko.

Sekdes Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Supono menambahkan dari enam orang tersebut, ada dua warganya yang dinyatakan positif Corona. Mereka sebelumnya masih dibiarkan tinggal di rumah tanpa penanganan dari petugas.

"Kami mewakili warga, terus terang khawatir bila dua warga Jipang yang positif ini tetap dibiarkan di rumah. Warga takut terjadi penularan karena mereka kurang mendapat pengawasan," kata Supeno, usai mengantar warganya ke RSUD Bumiayu.

Tidak ada komentar