JOMBANG JATIM - Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jombang kembali mengumunkan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Berdasar hasil test swab yang keluar hari ini, Selasa 26 Mei 2020.

Selain tenaga kesehatan juga ada pasien yang bekerja sebagai karyawan pabrik di Sidoarjo. Pasien berjenis kelamin laki-laki, usia 43 tahun asal Desa Sumbergondang Kecamatan Kabuh Jombang ini sudah dirawat di RSUD Ploso Jombang sejak 15 Mei 2020.

Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jombang, DR. Pudji Umbaran ketika dikonfirmasi mengatakan, tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 berinisial NH, jenis kelamin perempuan, usia 42 tahun, asal Desa Menturus Kecamatan Kudu Jombang. Pasien merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Tapen Kecamatan Kudu Jombang.

Ada faktor yang membuat para tenaga kesehatan rawan terpapar virus corona. Salah satunya tertular pasien yang tidak jujur mengenai kondisi kesehatannya. Untuk melakukan diagnosis yang tepat bagi pasien, dokter ataupun tenaga medis akan menanyakan beragam indikasi.

Di samping gejala atau keluhan klinis yang dirasakan, juga sejak kapan dan berapa lama gejala dirasakan. Di saat pasien tidak jujur dengan apa yang terjadi dengan kondisi tubuh mereka, maka diagnosis yang diberikan tidak tepat sesuai penyakit sebenarnya. Termasuk diagnosis terkait penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona.

Sebelumnya sejumlah tenaga kesehatan asal Jombang juga terkonfirmasi positif Covid-19. Yaitu, pasien berinisial NK, perempuan, 42 tahun, asal Desa Jatipelem Diwek Jombang, Dokter berstatus ASN bertugas di Kediri. Lalu pasien berinisial GDS, laki-laki, 35 tahun asal Desa Losari Ploso Jombang ini merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di Surabaya. Serta pasien berinisial ERF, laki-laki, 27 tahun, asal Desa Sukorejo Perak Jombang, bekerja di RSUD Soewandhi Surabaya.

Bertambah Lagi, Tenaga Medis Di Jombang Dinyatakan Positif Corona

JOMBANG JATIM - Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jombang kembali mengumunkan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Berdasar hasil test swab yang keluar hari ini, Selasa 26 Mei 2020.

Selain tenaga kesehatan juga ada pasien yang bekerja sebagai karyawan pabrik di Sidoarjo. Pasien berjenis kelamin laki-laki, usia 43 tahun asal Desa Sumbergondang Kecamatan Kabuh Jombang ini sudah dirawat di RSUD Ploso Jombang sejak 15 Mei 2020.

Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jombang, DR. Pudji Umbaran ketika dikonfirmasi mengatakan, tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 berinisial NH, jenis kelamin perempuan, usia 42 tahun, asal Desa Menturus Kecamatan Kudu Jombang. Pasien merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Tapen Kecamatan Kudu Jombang.

Ada faktor yang membuat para tenaga kesehatan rawan terpapar virus corona. Salah satunya tertular pasien yang tidak jujur mengenai kondisi kesehatannya. Untuk melakukan diagnosis yang tepat bagi pasien, dokter ataupun tenaga medis akan menanyakan beragam indikasi.

Di samping gejala atau keluhan klinis yang dirasakan, juga sejak kapan dan berapa lama gejala dirasakan. Di saat pasien tidak jujur dengan apa yang terjadi dengan kondisi tubuh mereka, maka diagnosis yang diberikan tidak tepat sesuai penyakit sebenarnya. Termasuk diagnosis terkait penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona.

Sebelumnya sejumlah tenaga kesehatan asal Jombang juga terkonfirmasi positif Covid-19. Yaitu, pasien berinisial NK, perempuan, 42 tahun, asal Desa Jatipelem Diwek Jombang, Dokter berstatus ASN bertugas di Kediri. Lalu pasien berinisial GDS, laki-laki, 35 tahun asal Desa Losari Ploso Jombang ini merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di Surabaya. Serta pasien berinisial ERF, laki-laki, 27 tahun, asal Desa Sukorejo Perak Jombang, bekerja di RSUD Soewandhi Surabaya.

Tidak ada komentar