GRESIK JATIM - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Gresik bertambah lagi hari ini. Ada tambahan yang terkonfirmasi positif. Yakni, empat dari klaster Pasar Sidowungu Menganti dan empat dari klaster Sampoerna. Adanya tambahan yang menyebabkan Pasar Sidowungu akan ditutup.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Agus Boediono mengaku sudah menghubungi perangkat kecamatan. Saat ini pihaknya sedang memyiapkan berkas untuk penutupan pasar itu. “Terpaksa akan ditutup sementara waktu,” katanya, Senin (18/5/2020).

Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali menuturkan, adanya pasien positif dari Sidowungu masih dalam satu keluarga. Sebelumnya mereka melakukan kontak dengan pasien sebelumnya.

Dengan demikian klaster Pasar Sidowungu saat ini menjadi enam orang.

Selain klaster pasar, tambahan juga disumbang dari klaster Sampoerna. Sebelumya, klaster pabrik rokok itu sudah ada enam warga Gresik yang positif. Tapi tiga diantaranya masuk data Surabaya. Klaster Sampoerna sudah menyumbang 10 positif. Bahkan, tambahan empat dari 36 pekerja yang dilakukan reaktif tes cepat kemudian ditindaklanjuti tes swab.

“Dari 36 itu pertama keluar hasil 12 pekerja dan dua hasil positif. Nah ini sidanya ada tambahan empati positif, ”tuturnya.

Seperti diberitakan, Satgas Covid-19 Gresik sudah mendata ada 221 warga Gresik yang bekerja di pabrik rokok Sampoerna, Surabaya. Dari jumlah itu semua telah dilakukan tes cepat dengan hasil 36 reaktif. Kemudian mereka ditindaklanjuti dengan tes enam orang positif.

Empat klaster Sampoerna itu, tiga orang karyawan pabrik rokok, berjenis kelamin perempuan, dan ada suami karyawan tersebut. Sementara untuk persebarannya, tambahan itu dari Desa Putat Lor satu positif, Desa Palemwatu satu positif, Desa Sidowungu empat positif, Desa Laban positif, dan Desa Sidokumpul, Gresik satu positif. “Hubungi mereka kontak dengan pasien sebelumnya tanpa gejala,” pungkas Syaifuddin Ghozali .

Update Corona Di Gresik 18 Mei, Pasien Positif Bertambah 8 Orang

GRESIK JATIM - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Gresik bertambah lagi hari ini. Ada tambahan yang terkonfirmasi positif. Yakni, empat dari klaster Pasar Sidowungu Menganti dan empat dari klaster Sampoerna. Adanya tambahan yang menyebabkan Pasar Sidowungu akan ditutup.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Agus Boediono mengaku sudah menghubungi perangkat kecamatan. Saat ini pihaknya sedang memyiapkan berkas untuk penutupan pasar itu. “Terpaksa akan ditutup sementara waktu,” katanya, Senin (18/5/2020).

Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali menuturkan, adanya pasien positif dari Sidowungu masih dalam satu keluarga. Sebelumnya mereka melakukan kontak dengan pasien sebelumnya.

Dengan demikian klaster Pasar Sidowungu saat ini menjadi enam orang.

Selain klaster pasar, tambahan juga disumbang dari klaster Sampoerna. Sebelumya, klaster pabrik rokok itu sudah ada enam warga Gresik yang positif. Tapi tiga diantaranya masuk data Surabaya. Klaster Sampoerna sudah menyumbang 10 positif. Bahkan, tambahan empat dari 36 pekerja yang dilakukan reaktif tes cepat kemudian ditindaklanjuti tes swab.

“Dari 36 itu pertama keluar hasil 12 pekerja dan dua hasil positif. Nah ini sidanya ada tambahan empati positif, ”tuturnya.

Seperti diberitakan, Satgas Covid-19 Gresik sudah mendata ada 221 warga Gresik yang bekerja di pabrik rokok Sampoerna, Surabaya. Dari jumlah itu semua telah dilakukan tes cepat dengan hasil 36 reaktif. Kemudian mereka ditindaklanjuti dengan tes enam orang positif.

Empat klaster Sampoerna itu, tiga orang karyawan pabrik rokok, berjenis kelamin perempuan, dan ada suami karyawan tersebut. Sementara untuk persebarannya, tambahan itu dari Desa Putat Lor satu positif, Desa Palemwatu satu positif, Desa Sidowungu empat positif, Desa Laban positif, dan Desa Sidokumpul, Gresik satu positif. “Hubungi mereka kontak dengan pasien sebelumnya tanpa gejala,” pungkas Syaifuddin Ghozali .