JOMBANG JATIM - Pasien positif virus corona atau Covid-19 di Jombang bertambah satu orang. Hingga Kamis (7/5/2020), jumlah pasien yang positif tembus 9 orang. Penambahan terbaru adalah seorang tenaga medis asal Kecamatan Ploso.

Demikian diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno. “Hari ini ada penambahan satu pasien yang dinyatakan positif corona. Sehingga jumlah total ada sembilan orang,” ujar Budi ketika dikonfirmasi.

Budi merinci, dari sembilan pasien tersebut, sebanyak lima orang menjalani karantina di RSUD Jombang. Kemudian tiga orang isolasi mandiri di rumah dan satu orang dinyatakan sembuh total. Tiga orang yang isolasi di rumah, kata Budi, menunggu hasil swab kedua.

Riwayat penularan pasien positif ke-9 ini, Budi mengungkapkan, kasus ke-9 tersebut merupakan seorang tenaga kesehatan berjenis kelamin laki-laki yang sehari-hari bekerja di Surabaya. Namun yang bersangkutan berasal dari Kecamatan Ploso, Jombang.

“Pasien positif ke-9 berusia 35 tahun. Sebelumnya pasein tersebut menjalani isolasi di RSUD Jombang dengan status PDP (pasien dalam pengawasan). Dia seorang tenaga kesehatan,” kata Budi memastikan.

Budi menambahkan, hingga saat ini tercatat 15 orang bestatus PDP. Tujuh diantaranya selesai pemantauan dan 8 diantaranya tengah menjalani isolasi. Sedangkan, data komulatif ODP (orang dalam pantauan) tercatat 606. Rinciannya, 560 orang dinyatakan selesai pemantauan. Selanjutnya, 46 orang yang masih dalam pantauan.

Satu Tenaga Medis Di Jombang Positif Corona

JOMBANG JATIM - Pasien positif virus corona atau Covid-19 di Jombang bertambah satu orang. Hingga Kamis (7/5/2020), jumlah pasien yang positif tembus 9 orang. Penambahan terbaru adalah seorang tenaga medis asal Kecamatan Ploso.

Demikian diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno. “Hari ini ada penambahan satu pasien yang dinyatakan positif corona. Sehingga jumlah total ada sembilan orang,” ujar Budi ketika dikonfirmasi.

Budi merinci, dari sembilan pasien tersebut, sebanyak lima orang menjalani karantina di RSUD Jombang. Kemudian tiga orang isolasi mandiri di rumah dan satu orang dinyatakan sembuh total. Tiga orang yang isolasi di rumah, kata Budi, menunggu hasil swab kedua.

Riwayat penularan pasien positif ke-9 ini, Budi mengungkapkan, kasus ke-9 tersebut merupakan seorang tenaga kesehatan berjenis kelamin laki-laki yang sehari-hari bekerja di Surabaya. Namun yang bersangkutan berasal dari Kecamatan Ploso, Jombang.

“Pasien positif ke-9 berusia 35 tahun. Sebelumnya pasein tersebut menjalani isolasi di RSUD Jombang dengan status PDP (pasien dalam pengawasan). Dia seorang tenaga kesehatan,” kata Budi memastikan.

Budi menambahkan, hingga saat ini tercatat 15 orang bestatus PDP. Tujuh diantaranya selesai pemantauan dan 8 diantaranya tengah menjalani isolasi. Sedangkan, data komulatif ODP (orang dalam pantauan) tercatat 606. Rinciannya, 560 orang dinyatakan selesai pemantauan. Selanjutnya, 46 orang yang masih dalam pantauan.