PASURUAN JATIM - Satu warga Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasuruan yang meninggal terus bertambah. Pasien laki-laki asal Kecamatan Kraton meninggal dunia dalam usia 35 tahun. Ia merupakan PDP ke-14 yang meninggal dalam perawatan.

"Ada 1 PDP dari Kraton yang meninggal dunia pukul 03.00 WIB," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Kamis (7/5/2020).

Pasien ini sebelumnya dirawat di RSUD Bangil pada 30 April dengan keluhan sesak nafas dan penyakit penyerta berupa tetanus. Sehari kemudian dirujuk ke RSSA Malang karena kondisinya sehari memburuk.

"Setelah 6 hari dirawat di RSSA Malang, pasien ini meninggal dunia. Sempat di-rapid test, hasilnya reaktif," terang Anang.

Petugas Puskesmas Kraton melakukan penjemputan jenazah, untuk selanjutnya dimakamkan dengan protokol COVID-19. Jenazah sebelumnya dipulasaraakan di RSSA Malang.

"Atas permintaan keluarga, almarhum dimakamkan di Kecamatan Rembang, karena asalnya dari sana," pungkas Asisten I Pemkab Pasuruan ini.

Hingga hari ini sudah 14 PDP COVID-19 Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia.

Mereka berasal dari Kecamatan Gondangwetan 1 orang, dari Lumbang 2 orang, Lekok 1 orang, Prigen 2 orang, Wonorejo 3 orang. Kemudian dari Purwosari 1 orang, Grati 1 orang, Gempol 1 orang dan Purwodadi 1 orang.

1 PDP Virus Corona Di Pasuruan Meninggal Dunia

PASURUAN JATIM - Satu warga Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasuruan yang meninggal terus bertambah. Pasien laki-laki asal Kecamatan Kraton meninggal dunia dalam usia 35 tahun. Ia merupakan PDP ke-14 yang meninggal dalam perawatan.

"Ada 1 PDP dari Kraton yang meninggal dunia pukul 03.00 WIB," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Kamis (7/5/2020).

Pasien ini sebelumnya dirawat di RSUD Bangil pada 30 April dengan keluhan sesak nafas dan penyakit penyerta berupa tetanus. Sehari kemudian dirujuk ke RSSA Malang karena kondisinya sehari memburuk.

"Setelah 6 hari dirawat di RSSA Malang, pasien ini meninggal dunia. Sempat di-rapid test, hasilnya reaktif," terang Anang.

Petugas Puskesmas Kraton melakukan penjemputan jenazah, untuk selanjutnya dimakamkan dengan protokol COVID-19. Jenazah sebelumnya dipulasaraakan di RSSA Malang.

"Atas permintaan keluarga, almarhum dimakamkan di Kecamatan Rembang, karena asalnya dari sana," pungkas Asisten I Pemkab Pasuruan ini.

Hingga hari ini sudah 14 PDP COVID-19 Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia.

Mereka berasal dari Kecamatan Gondangwetan 1 orang, dari Lumbang 2 orang, Lekok 1 orang, Prigen 2 orang, Wonorejo 3 orang. Kemudian dari Purwosari 1 orang, Grati 1 orang, Gempol 1 orang dan Purwodadi 1 orang.