NGAWI JATIM - Puluhan warga di Kabupaten Ngawi keracunan nasi kotak saat berbuka puasa, nasi tersebut pemberian dari Kepala Dusun (Kasun) yang baru dilantik.

Akibatnya, puluhan warga tersebut harus dilarikan ke sejumlah Puskesmas setempat.

Sebanyak 39 orang warga Dusun Delikwatu, Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi mengalami keracunan seusai menyantap nasi kotak yang diberikan Triono, Kasun Delikwatu, yang baru dilantik sebaga wujud syukuran Kasun baru.

Sejumlah petugas medis dari Puskesmas dan bidan desa langsung melakukan pertolongan pertama kepada korban keracunan dengan memasang infus, sebelum dilarikan ke empat Puskesmas terdekat.

Menurut Partini, salah satu korban keracunan menyebutkan setelah menerima nasi kotak langsung dimakan bersama anaknya.

"Baru makan beberapa sendok, perut saya tiba tiba sakit dan mual. Kepala juga seperti muter, pusing, akhirnya muntah-muntah,"kata Partini.

Kepala Desa Gunungsari, Minto mengatakan, nasi sebanyak 250 kotak itu dibagikan kepada warga dusun untuk perayaan syukuran  pelantikan Triono sebagai Kasun baru.

"Triono membagikan nasi kotak kemarin sore. Namun reaksi racunnya baru terjadi Jumat (15/5) siang,"kata Kades Minto.

Hingga Jumat (15/5) sore, Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab pastinya keracunan massal itu. Polisi membawa sejumlah barang bukti, tiga ayam, sayuran dan soto untuk dibawa ke laboratorium.

Syukuran Kepala Dusun di Ngawi Berujung Petaka, 39 Warganya Keracunan Massal

NGAWI JATIM - Puluhan warga di Kabupaten Ngawi keracunan nasi kotak saat berbuka puasa, nasi tersebut pemberian dari Kepala Dusun (Kasun) yang baru dilantik.

Akibatnya, puluhan warga tersebut harus dilarikan ke sejumlah Puskesmas setempat.

Sebanyak 39 orang warga Dusun Delikwatu, Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi mengalami keracunan seusai menyantap nasi kotak yang diberikan Triono, Kasun Delikwatu, yang baru dilantik sebaga wujud syukuran Kasun baru.

Sejumlah petugas medis dari Puskesmas dan bidan desa langsung melakukan pertolongan pertama kepada korban keracunan dengan memasang infus, sebelum dilarikan ke empat Puskesmas terdekat.

Menurut Partini, salah satu korban keracunan menyebutkan setelah menerima nasi kotak langsung dimakan bersama anaknya.

"Baru makan beberapa sendok, perut saya tiba tiba sakit dan mual. Kepala juga seperti muter, pusing, akhirnya muntah-muntah,"kata Partini.

Kepala Desa Gunungsari, Minto mengatakan, nasi sebanyak 250 kotak itu dibagikan kepada warga dusun untuk perayaan syukuran  pelantikan Triono sebagai Kasun baru.

"Triono membagikan nasi kotak kemarin sore. Namun reaksi racunnya baru terjadi Jumat (15/5) siang,"kata Kades Minto.

Hingga Jumat (15/5) sore, Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab pastinya keracunan massal itu. Polisi membawa sejumlah barang bukti, tiga ayam, sayuran dan soto untuk dibawa ke laboratorium.

Tidak ada komentar