MALANG JATIM - Memasuki hari kedua PSBB Malang Raya, jumlah pasien positif bertambah 1 orang. Total menjadi 87 orang saat ini. Penambahan terjadi hanya di wilayah Kota Malang. Sedangkan Kota Batu dan Kabupaten Malang tetap seperti hari sebelumnya.

Berdasarkan data Pemprov Jatim, pasien positif Kota Malang sebanyak 28 bertambah 1 dari hari sebelumnya. Rinciannya, 12 sembuh dan 15 orang dirawat.

Sedangkan Kota Batu tetap 7 orang, 4 orang dirawat, 2 orang sembuh dan satu meninggal. Kabar baik ada di Kabupaten Malang, untuk pasien sembuh bertambah 1 menjadi 19 orang dari sebanyak 53 orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Sementara jumlah ODP mencapai 1.530 dan PDP sebanyak 528 orang. Di Kota Batu PDP meninggal dunia tercatat sebanyak 5 orang, sedangkan 17 orang tercatat di Kota Malang atau bertambah 1 dari hari sebelumnya.

Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan, jika pasien positif Corona baru mulanya adalah pasien dalam pengawasan atau PDP.

"Tambahan 1 konfirmasi positif, statusnya dari dirawat atau PDP di rumah sakit," kata Nur Widianto dalam keterangannya, Senin (18/5/2020).

Pasien positif baru adalah seorang perempuan berusia 58 tahun yang memiliki riwayat klinis suspect TB (Tuberkulosis). "Ada riwayat klinis suspect TB," sambungnya.

Secara terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji menyebut, berdasarkan hasil tracing, penyebaran virus Corona disebabkan oleh transmisi lokal. Berbeda dengan beberapa waktu lalu, sempat muncul klaster tenaga kesehatan (nakes).

"Tracing sudah masif dilakukan, dari nakes, alhamdulillah sudah tidak ada. Yang terbaru penyebaran karena transmisi lokal," terang Sutiaji.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan penyebaran COVID-19 yang memungkinkan penularannya melalui droplet ataupun kontak fisik.

"Dari hasil evaluasi terlihat ada kesadaran masyarakat pada dua hari PSBB ini. Tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker sudah 95 persen," katanya.

PSBB Malang Raya sudah dilaksanakan mulai 17 Mei 2020 hingga 30 Mei 2020 mendatang. Pemkot Malang berharap PSBB hanya berlaku 14 hari saja, dengan adanya penurunan kasus COVID-19 secara signifikan.

Masuki PSBB Hari Ke-2, Pasien Positif Corona Di Malang Bertambah Satu

MALANG JATIM - Memasuki hari kedua PSBB Malang Raya, jumlah pasien positif bertambah 1 orang. Total menjadi 87 orang saat ini. Penambahan terjadi hanya di wilayah Kota Malang. Sedangkan Kota Batu dan Kabupaten Malang tetap seperti hari sebelumnya.

Berdasarkan data Pemprov Jatim, pasien positif Kota Malang sebanyak 28 bertambah 1 dari hari sebelumnya. Rinciannya, 12 sembuh dan 15 orang dirawat.

Sedangkan Kota Batu tetap 7 orang, 4 orang dirawat, 2 orang sembuh dan satu meninggal. Kabar baik ada di Kabupaten Malang, untuk pasien sembuh bertambah 1 menjadi 19 orang dari sebanyak 53 orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Sementara jumlah ODP mencapai 1.530 dan PDP sebanyak 528 orang. Di Kota Batu PDP meninggal dunia tercatat sebanyak 5 orang, sedangkan 17 orang tercatat di Kota Malang atau bertambah 1 dari hari sebelumnya.

Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan, jika pasien positif Corona baru mulanya adalah pasien dalam pengawasan atau PDP.

"Tambahan 1 konfirmasi positif, statusnya dari dirawat atau PDP di rumah sakit," kata Nur Widianto dalam keterangannya, Senin (18/5/2020).

Pasien positif baru adalah seorang perempuan berusia 58 tahun yang memiliki riwayat klinis suspect TB (Tuberkulosis). "Ada riwayat klinis suspect TB," sambungnya.

Secara terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji menyebut, berdasarkan hasil tracing, penyebaran virus Corona disebabkan oleh transmisi lokal. Berbeda dengan beberapa waktu lalu, sempat muncul klaster tenaga kesehatan (nakes).

"Tracing sudah masif dilakukan, dari nakes, alhamdulillah sudah tidak ada. Yang terbaru penyebaran karena transmisi lokal," terang Sutiaji.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan penyebaran COVID-19 yang memungkinkan penularannya melalui droplet ataupun kontak fisik.

"Dari hasil evaluasi terlihat ada kesadaran masyarakat pada dua hari PSBB ini. Tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker sudah 95 persen," katanya.

PSBB Malang Raya sudah dilaksanakan mulai 17 Mei 2020 hingga 30 Mei 2020 mendatang. Pemkot Malang berharap PSBB hanya berlaku 14 hari saja, dengan adanya penurunan kasus COVID-19 secara signifikan.

Tidak ada komentar