JOMBANG JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang menyatakan total pasien positif Covid-19 menjadi 18 orang. Tambahan tiga kasus positif Covid-19, berdasar hasil swab yang keluar hari ini.

Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang, dr. Pudji Umbaran ketika dikonfirmasi mengatakan, pasien pertama berjenis kelamin laki-laki, usia 64 tahun, asal Desa Sengon Kecamatan Jombang.

Pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) ini, ada kontak erat dengan satu pasien positif asal Desa Sengon yang sebelumnya terpapar Covid-19 usai mengikuti pelatihan petugas haji di Sukolilo Surabaya.

Pasien kedua, berjenis kelamin perempuan, usia 48 tahun asal Kecamatan Jombang. Pasien merupakan PDP yang dirawat di RSUD Jombang sejak hari Minggu 3 Mei 2020 dengan gejala sesak nafas. Berprofesi sebagai pemilik usaha toko peracangan. Tidak ada riwayat perjalanan keluar kota atau kontak dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya.

Sementara pasien terakhir, Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang belum menerima informasi. Tim hanya menerima laporan dua pasien positif saja.

Pasien tamabahan ketiga yang diumumkan Pemprov Jatim, kemungkinan dirawat di rumah sakit lain. Seperti pasien sebelumnya yang dirawat di RSI Jemursari Surabaya.

Kasus Positif Corona Di Jombang Bertambah 3 Orang

JOMBANG JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang menyatakan total pasien positif Covid-19 menjadi 18 orang. Tambahan tiga kasus positif Covid-19, berdasar hasil swab yang keluar hari ini.

Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang, dr. Pudji Umbaran ketika dikonfirmasi mengatakan, pasien pertama berjenis kelamin laki-laki, usia 64 tahun, asal Desa Sengon Kecamatan Jombang.

Pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) ini, ada kontak erat dengan satu pasien positif asal Desa Sengon yang sebelumnya terpapar Covid-19 usai mengikuti pelatihan petugas haji di Sukolilo Surabaya.

Pasien kedua, berjenis kelamin perempuan, usia 48 tahun asal Kecamatan Jombang. Pasien merupakan PDP yang dirawat di RSUD Jombang sejak hari Minggu 3 Mei 2020 dengan gejala sesak nafas. Berprofesi sebagai pemilik usaha toko peracangan. Tidak ada riwayat perjalanan keluar kota atau kontak dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya.

Sementara pasien terakhir, Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang belum menerima informasi. Tim hanya menerima laporan dua pasien positif saja.

Pasien tamabahan ketiga yang diumumkan Pemprov Jatim, kemungkinan dirawat di rumah sakit lain. Seperti pasien sebelumnya yang dirawat di RSI Jemursari Surabaya.

Tidak ada komentar