BLITAR JATIM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti  mengatakan satu Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) dari Kecamatan Garum Blitar meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar,13/05/2020.

PDP tersebut laki-laki berinisial B usia 56 tahun kesehariannya bekerja sebagai sopir yang mengirim telur ke Jakarta. Minggu 3 Mei 2020 lalu pasien merasakan sakit, oleh bidan setempat diarahkan untuk periksa ke rumah sakit tetapi tidak mau.

Minggu 10 Mei 2020, pasien dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi karena mengeluhkan batuk, sesak nafas dan muntah sehingga dinyatakan sebagai PDP karena memiliki riwayat dari Jakarta.

Pihak rumah sakit sudah mengambil swab tenggorokan hari itu juga untuk mengetahui positif atau negatif covid-19.

Setelah menjalani perawatan selama 2 hari di RSUD Ngudi Waluyo Blitar, PDP tersebut meninggal dunia selasa 12 Mei 2020 dan langsung dimakamkan sesuai protokol covid-19. KRISNA menambahkan Gugus Tugas hari ini akan melakukan tracing ke keluarga yang punya kontak erat dengan pasien, sekaligus melakukan rapid test.

Satu PDP Virus Corona Di Blitar Meninggal Dunia

BLITAR JATIM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti  mengatakan satu Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) dari Kecamatan Garum Blitar meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar,13/05/2020.

PDP tersebut laki-laki berinisial B usia 56 tahun kesehariannya bekerja sebagai sopir yang mengirim telur ke Jakarta. Minggu 3 Mei 2020 lalu pasien merasakan sakit, oleh bidan setempat diarahkan untuk periksa ke rumah sakit tetapi tidak mau.

Minggu 10 Mei 2020, pasien dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi karena mengeluhkan batuk, sesak nafas dan muntah sehingga dinyatakan sebagai PDP karena memiliki riwayat dari Jakarta.

Pihak rumah sakit sudah mengambil swab tenggorokan hari itu juga untuk mengetahui positif atau negatif covid-19.

Setelah menjalani perawatan selama 2 hari di RSUD Ngudi Waluyo Blitar, PDP tersebut meninggal dunia selasa 12 Mei 2020 dan langsung dimakamkan sesuai protokol covid-19. KRISNA menambahkan Gugus Tugas hari ini akan melakukan tracing ke keluarga yang punya kontak erat dengan pasien, sekaligus melakukan rapid test.

Tidak ada komentar