MALANG JATIM -Kasus Positif Corona Di kota Malang Bertambah hari ini. Pemkot Malang mengumumkan data terbaru pasien positif virus Covid-19 di wilayahnya. Jumlah pasien positif menjadi 30 orang atau bertambah 3 orang di hari kelima pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, Kamis (21/5/2020).

Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto mengatakan tambahan 3 konfirmasi pasien positif ini terdiri dari seorang tenaga kesehatan atau dokter, laki-laki berusia 33 tahun. Pasien positif kedua adalah laki-laki berusia 52 tahun memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.

Kemudian pasien ketiga juga seorang laki-laki berusia 67 tahun. Untuk pasien ketiga ini belum diketahui riwayat perjalanannya. Karena sedang dalam proses tracing dari Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Malang.

“Semua di rawat di rumah sakit, dua orang tanpa gejala. Hanya satu saja (ada gejala), jatuh sakit, dibawa ke rumah sakit, teridentifikasi sebagaimana gejala Covid-19 (pasien riwayat perjalanan Surabaya),” tandas Widianto.

Sementara itu, data Covid-19 Kota Malang Per 21 Mei 2020, orang dengan resiko (ODR) 2.034 orang, orang tanpa gejala (OTG) 299 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 853 orang, serta pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 223 orang. PDP yang meninggal dunia sebanyak 17 orang. Sementara dari 30 pasien positif 12 dinyatakan sembuh dan 18 masih dalam perawatan.

Pasien Positif Corona Di Kota Malang Bertambah 3 Orang

MALANG JATIM -Kasus Positif Corona Di kota Malang Bertambah hari ini. Pemkot Malang mengumumkan data terbaru pasien positif virus Covid-19 di wilayahnya. Jumlah pasien positif menjadi 30 orang atau bertambah 3 orang di hari kelima pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, Kamis (21/5/2020).

Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto mengatakan tambahan 3 konfirmasi pasien positif ini terdiri dari seorang tenaga kesehatan atau dokter, laki-laki berusia 33 tahun. Pasien positif kedua adalah laki-laki berusia 52 tahun memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.

Kemudian pasien ketiga juga seorang laki-laki berusia 67 tahun. Untuk pasien ketiga ini belum diketahui riwayat perjalanannya. Karena sedang dalam proses tracing dari Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Malang.

“Semua di rawat di rumah sakit, dua orang tanpa gejala. Hanya satu saja (ada gejala), jatuh sakit, dibawa ke rumah sakit, teridentifikasi sebagaimana gejala Covid-19 (pasien riwayat perjalanan Surabaya),” tandas Widianto.

Sementara itu, data Covid-19 Kota Malang Per 21 Mei 2020, orang dengan resiko (ODR) 2.034 orang, orang tanpa gejala (OTG) 299 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 853 orang, serta pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 223 orang. PDP yang meninggal dunia sebanyak 17 orang. Sementara dari 30 pasien positif 12 dinyatakan sembuh dan 18 masih dalam perawatan.