MOJOKERTO JATIM - Kasus Sebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto kembali bertambah hari ini. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto kembali mencatat adanya tambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (21/5/2020), yakni seorang tenaga medis.

Tenaga medis berjenis kelamin perempuan tersebut berasal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Hasil tes swab terhadap asien positif 17 Kabupaten Mojokerto ini berinisial S dengan usia 50 tahun, dari hasil Swab keluar hari ini, Kamis (21/5/2020) dengan hasil positif.

“Hari ini, Kamis, tanggal 21 Mei 2020 ada tambahan satu orang positif Covid-19. Pasien perempuan asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto berinisial S berusia 50 tahun,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto.

Masih kata Ardi, awal mula pasien ini terdeteksi positif Covid-19 setelah mengikuti rapid test di salah satu Rumah Sakit (RS) swasta di Kota Mojokerto pada tanggal 22 April lalu. Hasil rapid test pasien positif 16 tersebut reaktif sehingga pasien menjalani pengambilan sample untuk uji swab pada 25 April.

“Pasien menjalani perawatan dan isolasi di RS tersebut hingga 14 Mei lalu. Hasil swab pertama pasien yang keluar 6 Mei lalu negatif, tanggal 9 Mei sample untuk uji swab kedua dan keluar pada 20 Mei lalu dengan hasil positif. Karena pasien sudah berada di rumah, maka hingga saat ini pasien menjalani isolasi mandiri di rumah,” jelasnya.

Dengan adanya satu tambahan tenaga medis terpapar Covid-19 asal Kecamatan Jetis ini, sehingga jumlah pasien positif di Kabupaten Mojokerto dari tenaga kesehatan berjumlah lima orang. Pertama, pasien positif 2 merupakan tenaga medis di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Perempuan inisial R, umur 39 tahun asal Kecamatan Mojosari merupakan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Kabupaten Mojokerto yang mengikuti pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 9-18 Maret lalu. Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujatmiko yang dinyatakan positif Covid-19.

Mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini menjadi pasien positif 5 dan menjalani isolasi mandiri diri rumahnya di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Seorang dokter berinisial E asal Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto menjadi pasien ke-6 yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto.

Namun karena pasien berjenis perempuan, berusia 45 tahun ini tak memiliki gejala sehingga ia melakukan karantina secara mandiri di rumah pasien. Pasien positif 11 berjenis kelamin laki-laki ini merupakan dokter muda yang sedang menempuh pendidikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Surakarta, Jawa Tengah. Dokter muda tersebut berinisial W dan berusia 34 tahun.

Lagi, Satu Tenaga Medis Di Mojokerto Positif Corona

MOJOKERTO JATIM - Kasus Sebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto kembali bertambah hari ini. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto kembali mencatat adanya tambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (21/5/2020), yakni seorang tenaga medis.

Tenaga medis berjenis kelamin perempuan tersebut berasal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Hasil tes swab terhadap asien positif 17 Kabupaten Mojokerto ini berinisial S dengan usia 50 tahun, dari hasil Swab keluar hari ini, Kamis (21/5/2020) dengan hasil positif.

“Hari ini, Kamis, tanggal 21 Mei 2020 ada tambahan satu orang positif Covid-19. Pasien perempuan asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto berinisial S berusia 50 tahun,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto.

Masih kata Ardi, awal mula pasien ini terdeteksi positif Covid-19 setelah mengikuti rapid test di salah satu Rumah Sakit (RS) swasta di Kota Mojokerto pada tanggal 22 April lalu. Hasil rapid test pasien positif 16 tersebut reaktif sehingga pasien menjalani pengambilan sample untuk uji swab pada 25 April.

“Pasien menjalani perawatan dan isolasi di RS tersebut hingga 14 Mei lalu. Hasil swab pertama pasien yang keluar 6 Mei lalu negatif, tanggal 9 Mei sample untuk uji swab kedua dan keluar pada 20 Mei lalu dengan hasil positif. Karena pasien sudah berada di rumah, maka hingga saat ini pasien menjalani isolasi mandiri di rumah,” jelasnya.

Dengan adanya satu tambahan tenaga medis terpapar Covid-19 asal Kecamatan Jetis ini, sehingga jumlah pasien positif di Kabupaten Mojokerto dari tenaga kesehatan berjumlah lima orang. Pertama, pasien positif 2 merupakan tenaga medis di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Perempuan inisial R, umur 39 tahun asal Kecamatan Mojosari merupakan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Kabupaten Mojokerto yang mengikuti pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 9-18 Maret lalu. Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujatmiko yang dinyatakan positif Covid-19.

Mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini menjadi pasien positif 5 dan menjalani isolasi mandiri diri rumahnya di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Seorang dokter berinisial E asal Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto menjadi pasien ke-6 yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto.

Namun karena pasien berjenis perempuan, berusia 45 tahun ini tak memiliki gejala sehingga ia melakukan karantina secara mandiri di rumah pasien. Pasien positif 11 berjenis kelamin laki-laki ini merupakan dokter muda yang sedang menempuh pendidikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Surakarta, Jawa Tengah. Dokter muda tersebut berinisial W dan berusia 34 tahun.