TULUNGAGUNG JATIM - Kasus Jumlah pasien positif Corona (Covid-19) di Kabupaten Tulungagung menjadi 52 orang, setelah hari Sabtu 23 Mei 2020 ada tambahan tiga pasien. Satu pasien masih berusia 15 tahun, tetapi belum diketahui asal penularannya.

Drs. Bambang Triono Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung saat dihubungi mengatakan, dua pasien yang berasal dari Kecamatan Boyolangu dan satu keluarga berjenis laki-laki berusia 25 dan 15 tahun. Sementara satu pasien lainnya berasal dari klaster Desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol.

Tim gugus masih mencari tracing asal penularan pada pasien yang masih muda. Rencananya hari Selasa Selasa, tim gugus tugas baru akan melakukan tracing.

Sebelumnya dua pasien asal Kecamatan Boyolangu ini mengeluhkan atribut yang ditujukan pada Covid-19 yaitu suhu tubuh yang meningkat dan mengalami perubahan pada saluran pernafasan.

Pasien kemudian dibawa ke Rumah Sakit Baptis Kota Kediri, setelah menerima pengambilan swab dan hasilnya positif.

Saat ini kedua pasien asal Boyolangu sudah dilakukan karantina di rusunawa IAIN Tulungagung.

Bertambah Lagi, 3 Warga Tulungagung Terkonfirmasi Positif Corona

TULUNGAGUNG JATIM - Kasus Jumlah pasien positif Corona (Covid-19) di Kabupaten Tulungagung menjadi 52 orang, setelah hari Sabtu 23 Mei 2020 ada tambahan tiga pasien. Satu pasien masih berusia 15 tahun, tetapi belum diketahui asal penularannya.

Drs. Bambang Triono Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung saat dihubungi mengatakan, dua pasien yang berasal dari Kecamatan Boyolangu dan satu keluarga berjenis laki-laki berusia 25 dan 15 tahun. Sementara satu pasien lainnya berasal dari klaster Desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol.

Tim gugus masih mencari tracing asal penularan pada pasien yang masih muda. Rencananya hari Selasa Selasa, tim gugus tugas baru akan melakukan tracing.

Sebelumnya dua pasien asal Kecamatan Boyolangu ini mengeluhkan atribut yang ditujukan pada Covid-19 yaitu suhu tubuh yang meningkat dan mengalami perubahan pada saluran pernafasan.

Pasien kemudian dibawa ke Rumah Sakit Baptis Kota Kediri, setelah menerima pengambilan swab dan hasilnya positif.

Saat ini kedua pasien asal Boyolangu sudah dilakukan karantina di rusunawa IAIN Tulungagung.