KEDIRI JATIM - Sebanyak 1.000 paket sembako diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19. Pemberian bantuan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Koperasi ke-73 tahun 2020. Paket sembako ini dibagi menjadi empat wilayah ex korcam yaitu Korcam Plemahan, Pare, Grogol dan Kandat. Setiap ex Korcam mendapatkan 250 paket sembako untuk dibagikan kepada warga.

Bantuan paket sembako untuk warga ini merupakan penggalangan dana dari KSP (Koperasi Simpan Pinjam) yang ada di Kab. Kediri. Dari penggalangan tersebut, terkumpul 1000 paket sembako yang maisng-masing berisi beras 3 Kg, gula 1 Kg, minyak goreng 2 liter dan 5 mie instan.

Tujuannya adalah untuk membantu anggota dan anggota yang terdampak Covid-19. Selain itu juga untuk para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang terpuruk. Diharapkan dengan paket sembako ini dapat meringankan beban warga di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam sambutannya terima kasih kepada seluruh pengurus koperasi yang telah meluangkan waktu, tenaga dan dana untuk membagikan 1000 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Pemerintah juga telah membagikan beras kepada warga yang belum menerima bantuan sama sekali, berjumlah 38 ribu orang.

Hal ini sebagai akibat dari pandemi Covid 19, banyak yang kemudian tidak bisa mencari nafkah. Tak sedikit pula karyawan yang menambah PHK, ”kata Bupati.

Bupati Haryanti pun berpesan untuk tetap memilih dan mengambil anjuran pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. Sering mencuci tangan pakai sabun dengan air yang dialirkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu dari pembaruan data perkembangan Covid-19 Kabupaten Kediri tanggal 17 Mei 2020, ada 2 (dua) kasus tambahan terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu 1 orang warga Desa Rejomulyo Kecamatan Kras yang menerima kontak dengan orang dari Surabaya.

Sementara satu orang lagi adalah warga Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan.

Saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah dan dalam pengawasan tenaga medis. Kasus ini merupakan klaster baru dan sebagai langkah antisipasi penyebaran serta memutus penularan Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri melakukan penelusuran untuk penelusuran pengobatan pasien tersebut. Dengan tambahan kasus ini, saat ini terdapat 51 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Bersama Bupati, KSP Di Kediri Ini Bagikan Paket Sembako Kepada Warga

KEDIRI JATIM - Sebanyak 1.000 paket sembako diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19. Pemberian bantuan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Koperasi ke-73 tahun 2020. Paket sembako ini dibagi menjadi empat wilayah ex korcam yaitu Korcam Plemahan, Pare, Grogol dan Kandat. Setiap ex Korcam mendapatkan 250 paket sembako untuk dibagikan kepada warga.

Bantuan paket sembako untuk warga ini merupakan penggalangan dana dari KSP (Koperasi Simpan Pinjam) yang ada di Kab. Kediri. Dari penggalangan tersebut, terkumpul 1000 paket sembako yang maisng-masing berisi beras 3 Kg, gula 1 Kg, minyak goreng 2 liter dan 5 mie instan.

Tujuannya adalah untuk membantu anggota dan anggota yang terdampak Covid-19. Selain itu juga untuk para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang terpuruk. Diharapkan dengan paket sembako ini dapat meringankan beban warga di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam sambutannya terima kasih kepada seluruh pengurus koperasi yang telah meluangkan waktu, tenaga dan dana untuk membagikan 1000 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Pemerintah juga telah membagikan beras kepada warga yang belum menerima bantuan sama sekali, berjumlah 38 ribu orang.

Hal ini sebagai akibat dari pandemi Covid 19, banyak yang kemudian tidak bisa mencari nafkah. Tak sedikit pula karyawan yang menambah PHK, ”kata Bupati.

Bupati Haryanti pun berpesan untuk tetap memilih dan mengambil anjuran pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. Sering mencuci tangan pakai sabun dengan air yang dialirkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu dari pembaruan data perkembangan Covid-19 Kabupaten Kediri tanggal 17 Mei 2020, ada 2 (dua) kasus tambahan terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu 1 orang warga Desa Rejomulyo Kecamatan Kras yang menerima kontak dengan orang dari Surabaya.

Sementara satu orang lagi adalah warga Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan.

Saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah dan dalam pengawasan tenaga medis. Kasus ini merupakan klaster baru dan sebagai langkah antisipasi penyebaran serta memutus penularan Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri melakukan penelusuran untuk penelusuran pengobatan pasien tersebut. Dengan tambahan kasus ini, saat ini terdapat 51 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Tidak ada komentar