PONOROGO JATIM - Pasien positif Corona di Ponorogo bertambah. Kali ini, pasien ke-8 merupakan istri dari pasien positif Corona 03 dari Klaster pelatihan haji di Surabaya.

"Iya, pasien ini merupakan istri dari pasien 03," tutur Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Ipong menambahkan pasien tambahan ini sebelumnya berstatus PDP, namun karena tidak menunjukkan gejala, orang tersebut menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Kemarin sempat saya sampaikan ada 2 pasien yang potensi (positif) salah satunya ya ibu ini," terang Ipong.

Sebelumnya, pasien tersebut menjalani isolasi mandiri. Karena Kamis (23/4) kemarin hasil swab menyatakan positif COVID-19, langsung diisolasi di RSUD dr Harjono Ponorogo.

"Awalnya, dia isolasi mandiri karena tanpa gejala sampai sekarang juga tanpa gejala. Karena positif, langsung kita isolasi di RSUD," imbuh Ipong.

Beruntung, saat menjalani isolasi mandiri pihaknya langsung mengevakuasi anak dan keluarga lainnya ke rumah neneknya. Sehingga potensi penularan tidak akan menyebar.

"(Anak) enggak ada, dia di rumah sendiri. Karena anak dan keluarganya langsung ke rumah neneknya," papar Ipong.

Namun meski begitu, anggota keluarga yang dinyatakan positif Corona saat ini keseluruhan berstatus ODP.

"Tapi, mereka (keluarga pasien) kita jadikan ODP," tandas Ipong.

Dari data yang didapat, dari 8 pasien positif Corona tersebut yakni pasien 01 dari Kecamatan Slahung, pasien 02 dari Kecamatan Balong, pasien 03 dari Kecamatan Kota, pasien 04 dari Kecamatan Balong, pasien 05 merupakan istri pasien 01, pasien 06 merupakan istri dari 02, pasien 07 merupakan anak dari pasien 01 dan 05, pasien 08 merupakan istri dari pasien 03.

"Saat ini yang sudah dinyatakan sembuh pasien 04, sudah di rumah dan menjalani isolasi mandiri," pungkas Ipong.

Tertular Dari Suami, Ibu Di Ponorogo Ini Positif Corona

PONOROGO JATIM - Pasien positif Corona di Ponorogo bertambah. Kali ini, pasien ke-8 merupakan istri dari pasien positif Corona 03 dari Klaster pelatihan haji di Surabaya.

"Iya, pasien ini merupakan istri dari pasien 03," tutur Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Ipong menambahkan pasien tambahan ini sebelumnya berstatus PDP, namun karena tidak menunjukkan gejala, orang tersebut menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Kemarin sempat saya sampaikan ada 2 pasien yang potensi (positif) salah satunya ya ibu ini," terang Ipong.

Sebelumnya, pasien tersebut menjalani isolasi mandiri. Karena Kamis (23/4) kemarin hasil swab menyatakan positif COVID-19, langsung diisolasi di RSUD dr Harjono Ponorogo.

"Awalnya, dia isolasi mandiri karena tanpa gejala sampai sekarang juga tanpa gejala. Karena positif, langsung kita isolasi di RSUD," imbuh Ipong.

Beruntung, saat menjalani isolasi mandiri pihaknya langsung mengevakuasi anak dan keluarga lainnya ke rumah neneknya. Sehingga potensi penularan tidak akan menyebar.

"(Anak) enggak ada, dia di rumah sendiri. Karena anak dan keluarganya langsung ke rumah neneknya," papar Ipong.

Namun meski begitu, anggota keluarga yang dinyatakan positif Corona saat ini keseluruhan berstatus ODP.

"Tapi, mereka (keluarga pasien) kita jadikan ODP," tandas Ipong.

Dari data yang didapat, dari 8 pasien positif Corona tersebut yakni pasien 01 dari Kecamatan Slahung, pasien 02 dari Kecamatan Balong, pasien 03 dari Kecamatan Kota, pasien 04 dari Kecamatan Balong, pasien 05 merupakan istri pasien 01, pasien 06 merupakan istri dari 02, pasien 07 merupakan anak dari pasien 01 dan 05, pasien 08 merupakan istri dari pasien 03.

"Saat ini yang sudah dinyatakan sembuh pasien 04, sudah di rumah dan menjalani isolasi mandiri," pungkas Ipong.

Tidak ada komentar