Kesehatan dan keselamatan mitra driver Gojek adalah prioritas dan sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. Gojek telah menyiapkan sedikitnya 130 Posko Aman Bersama Gojek yang sedikitnya tersebar di 16 kota di Indonesia. Posko tersebut setiap harinya ditargetkan dapat melayani sekitar 30.000 mitra driver ojek online.

Menurut Chief Operation Officer Gojek Hans Patuwo pengoperasian titik ‘Posko Aman Bersama Gojek’ tersebut merupakan bagian dari inisiatif komprehensif perusahaan dalam menjaga mitra driver agar tetap aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

“Apalagi, saat Gojek ini menjadi andalan masyarakat karena adanya kebijakan physical distancing dan pembatasan tertentu. Karena inilah kami terus melakukan inisiatif komprehensif terkait keamanan dan kesehatan mereka para mitra driver,” kata Hans dalam siaran persnya kemarin.

Pendirian posko tersebut, lanjut dia juga menjadi bagian dari bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat. Bahkan, dirinya meyakini, inisiatif tersebut akan menjadikan Gojek dan mitra-mitra driver akan terus menjadi andalan di tengah pandemi Covid-19.

“Dengan adanya posko ini, mitra-mitra Gojek bisa lebih aman dalam melayani masyarakat, terutama di kota-kota yang telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Selain itu, kami juga bisa memastikan mitra bisa beroperasi sesuai standar operasional layanan yang tertinggi. Pengoperasian posko ini menjadi yang pertama di industri kami,” ujar Hans.

Selain memfungsikan sebagai area pengecekan atau check point, di Posko Aman Bersama Gojek ini akan memberikan layanan terhadap mitra driver Gojek yang meliputi tiga jenis layanan yang dilakukan secara drive thru, untuk memastikan proses prinsip physical distancing berjalan dengan baik.

Adapun jenis layanan tersebut, pertama melakukan pengecekan suhu tubuh untuk memastikan mitra driver ojol dalam keadaaan sehat saat beraktivitas. Kedua, setiap driver akan dibekali healthy kit yang terdiri dari masker, hand sanitizer dan multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Ketiga, Posko Aman Bersama Gojek akan melakukan penyemprotan desinfektan kendaraan yang bertujuan memastikan sanitasi mobil dan motor mitra tetap terjaga.

Selain menyiapkan inisiatif komprehensif posko ini, sebelumnya, perusahaan teknologi yang berbasis aplikasi itu juga telah menyiapkan jutaan item masker, hand sanitizer dan multivitamin dalam bentuk paket kesehatan (healthy kit).

Paket tersebut telah dibagikan kepada ratusan ribu mitra driver di lebih dari 90 kota. Distribusi paket kesehatan terutama 5 juta masker yang diimpor Gojek, kata Hans, akan terus dilakukan secara bertahap kepada mitra di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, perusahaan super aplikasi sebagai jembatan ekonomi nasional ini juga berusaha memastikan keamanan dan kesehatan pengguna yang tetap harus beraktivitas selama masa PSBB diberlakukan. Termasuk pembagian masker kepada penumpang, membatasi 2 penumpang per unit kendaraan untuk layanan GoCar dan GoBluebird. Gojek juga sudah meluncurkan layanan pengantaran tanpa kontak langsung (contactless delivery) pada layanan GoFood, GoShop dan GoMart.

Terapkan Keamanan Tertinggi. GOJEK jadi andalan saat pandemi

Kesehatan dan keselamatan mitra driver Gojek adalah prioritas dan sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. Gojek telah menyiapkan sedikitnya 130 Posko Aman Bersama Gojek yang sedikitnya tersebar di 16 kota di Indonesia. Posko tersebut setiap harinya ditargetkan dapat melayani sekitar 30.000 mitra driver ojek online.

Menurut Chief Operation Officer Gojek Hans Patuwo pengoperasian titik ‘Posko Aman Bersama Gojek’ tersebut merupakan bagian dari inisiatif komprehensif perusahaan dalam menjaga mitra driver agar tetap aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

“Apalagi, saat Gojek ini menjadi andalan masyarakat karena adanya kebijakan physical distancing dan pembatasan tertentu. Karena inilah kami terus melakukan inisiatif komprehensif terkait keamanan dan kesehatan mereka para mitra driver,” kata Hans dalam siaran persnya kemarin.

Pendirian posko tersebut, lanjut dia juga menjadi bagian dari bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat. Bahkan, dirinya meyakini, inisiatif tersebut akan menjadikan Gojek dan mitra-mitra driver akan terus menjadi andalan di tengah pandemi Covid-19.

“Dengan adanya posko ini, mitra-mitra Gojek bisa lebih aman dalam melayani masyarakat, terutama di kota-kota yang telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Selain itu, kami juga bisa memastikan mitra bisa beroperasi sesuai standar operasional layanan yang tertinggi. Pengoperasian posko ini menjadi yang pertama di industri kami,” ujar Hans.

Selain memfungsikan sebagai area pengecekan atau check point, di Posko Aman Bersama Gojek ini akan memberikan layanan terhadap mitra driver Gojek yang meliputi tiga jenis layanan yang dilakukan secara drive thru, untuk memastikan proses prinsip physical distancing berjalan dengan baik.

Adapun jenis layanan tersebut, pertama melakukan pengecekan suhu tubuh untuk memastikan mitra driver ojol dalam keadaaan sehat saat beraktivitas. Kedua, setiap driver akan dibekali healthy kit yang terdiri dari masker, hand sanitizer dan multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Ketiga, Posko Aman Bersama Gojek akan melakukan penyemprotan desinfektan kendaraan yang bertujuan memastikan sanitasi mobil dan motor mitra tetap terjaga.

Selain menyiapkan inisiatif komprehensif posko ini, sebelumnya, perusahaan teknologi yang berbasis aplikasi itu juga telah menyiapkan jutaan item masker, hand sanitizer dan multivitamin dalam bentuk paket kesehatan (healthy kit).

Paket tersebut telah dibagikan kepada ratusan ribu mitra driver di lebih dari 90 kota. Distribusi paket kesehatan terutama 5 juta masker yang diimpor Gojek, kata Hans, akan terus dilakukan secara bertahap kepada mitra di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, perusahaan super aplikasi sebagai jembatan ekonomi nasional ini juga berusaha memastikan keamanan dan kesehatan pengguna yang tetap harus beraktivitas selama masa PSBB diberlakukan. Termasuk pembagian masker kepada penumpang, membatasi 2 penumpang per unit kendaraan untuk layanan GoCar dan GoBluebird. Gojek juga sudah meluncurkan layanan pengantaran tanpa kontak langsung (contactless delivery) pada layanan GoFood, GoShop dan GoMart.