Bupati Batang Wihaji didampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona kembali mengkonfirmasi bertambahnya pasien positif virus corona dari hasil swab.

Pasien positif tersebut merupakan seorang dokter.

Sehingga sudah ada empat dokter di Kabupaten Batang yang terpapar virus corona.

Sedangkan untuk jumlah kumulatif total 7 orang positif terpapar corona, dua orang sembuh, satu orang dirawat di RSUP dr Karyadi Semarang.

Satu orang di RSUD Batang, satu orang di RS swasta di Batang dan satu orang positif meninggal dunia.

"Lagi satu orang dokter hasil swabnya positif, berjenis kelamin perempuan berusia 35 tahun, dan berdomisili di Kecamatan Limpung," terang Bupati Batang Wihaji saat konferensi pers, Minggu (26/4/2020).

Dijelaskannya, pasien kasus ke-7 ini merupakan orang tanpa gejala (OTG) sehingga kondisinya baik namun saat ini sedang menjalani isolasi di RS Swasta di Kabupaten Batang.

"Pasien ini termasuk OTG, tidak menunjukkan gejala terpapar virus corona sehingga kondisinya saat ini pun baik, dan saat ini masih di isolasi mandiri di RS Swasta," ujarnya.

Bupati Wihaji juga mengungkapkan dari hasil tracking yang bersentuhan dengan pasien positif sebelumnya ada 11 orang hasil test rapid positif dan semuanya adalah OTG.

Sehingga itu yang kini menjadi perhatian Tim Gugus Tugas dan pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar lebih serius lagi dalam penanganan virus corona dengan terapkan protokol kesehatan.

Di wilayah desa pun bisa melokalisir, gunakan masker dan pshycal distanching benar-benar dijalankan.

"Hasil tracking setelah kita test rapid ada 11 orang positif, maka ini menjadi perhatian bagi masyarakat Batang untuk melaksanakan imbauan pemerintah, karena sangat mengkawatirkan," tuturnya.

Saat ini kesebelas orang yang positif dari hasil rapid test tersebut telah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Semua diisolasi mandiri du rumah masing-masing, tentu tim kesehatan juga memantau, mereka ini termasuk OTG kondisinya juga baik, tapi tetap harus dilakukan swab agar lebih akurat," pungkasnya.

Sementara dari data Dinas Kesehatan Batang total ODP berjumlah 151 orang, PDP 3 orang, dan PDP meninggal dunia 5 orang.

Tambah lagi.satu orang dokter di Batang positif Covid-19

Bupati Batang Wihaji didampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona kembali mengkonfirmasi bertambahnya pasien positif virus corona dari hasil swab.

Pasien positif tersebut merupakan seorang dokter.

Sehingga sudah ada empat dokter di Kabupaten Batang yang terpapar virus corona.

Sedangkan untuk jumlah kumulatif total 7 orang positif terpapar corona, dua orang sembuh, satu orang dirawat di RSUP dr Karyadi Semarang.

Satu orang di RSUD Batang, satu orang di RS swasta di Batang dan satu orang positif meninggal dunia.

"Lagi satu orang dokter hasil swabnya positif, berjenis kelamin perempuan berusia 35 tahun, dan berdomisili di Kecamatan Limpung," terang Bupati Batang Wihaji saat konferensi pers, Minggu (26/4/2020).

Dijelaskannya, pasien kasus ke-7 ini merupakan orang tanpa gejala (OTG) sehingga kondisinya baik namun saat ini sedang menjalani isolasi di RS Swasta di Kabupaten Batang.

"Pasien ini termasuk OTG, tidak menunjukkan gejala terpapar virus corona sehingga kondisinya saat ini pun baik, dan saat ini masih di isolasi mandiri di RS Swasta," ujarnya.

Bupati Wihaji juga mengungkapkan dari hasil tracking yang bersentuhan dengan pasien positif sebelumnya ada 11 orang hasil test rapid positif dan semuanya adalah OTG.

Sehingga itu yang kini menjadi perhatian Tim Gugus Tugas dan pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar lebih serius lagi dalam penanganan virus corona dengan terapkan protokol kesehatan.

Di wilayah desa pun bisa melokalisir, gunakan masker dan pshycal distanching benar-benar dijalankan.

"Hasil tracking setelah kita test rapid ada 11 orang positif, maka ini menjadi perhatian bagi masyarakat Batang untuk melaksanakan imbauan pemerintah, karena sangat mengkawatirkan," tuturnya.

Saat ini kesebelas orang yang positif dari hasil rapid test tersebut telah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Semua diisolasi mandiri du rumah masing-masing, tentu tim kesehatan juga memantau, mereka ini termasuk OTG kondisinya juga baik, tapi tetap harus dilakukan swab agar lebih akurat," pungkasnya.

Sementara dari data Dinas Kesehatan Batang total ODP berjumlah 151 orang, PDP 3 orang, dan PDP meninggal dunia 5 orang.

Tidak ada komentar