Social Items

SRAGEN JATENG - Kasus Positif Corona di Sragen bertambah lagi minggu 26/04/20, Seorang laki-laki dan perempuan asal Kecamatan Sidoharjo, Sragen, terkonfirmasi positif terpapar virus Corona atau COVID-19. Kedua kasus baru ini merupakan hasil tracing kontak yang dilakukan terhadap seorang pasien positif COVID-19 dari Klaster Gowa.

"Dua positif. Laki-laki berumur 54 tahun dan perempuan berumur 47 tahun. Hasil tracing, keduanya melakukan kontak erat dengan pasien positif dari Klaster Gowa," ujar Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Yuni melanjutkan, keduanya sempat menjalani rapid test bersama belasan warga lain di sekitar tempat tinggal pasien positif COVID-19 Klaster Gowa di Kecamatan Sidoharjo. Hasil rapid test keduanya reaktif, kemudian disusul hasil tes swab yang keluar hari ini yang mengkonfirmasi keduanya positif terpapar COVID-19.

"Saat ini akan kita bawa ke rumah sakit walaupun keduanya dalam keadaan tidak ada gejala, tapi karena sudah positif tentu saja harus kita bawa ke rumah sakit. Agar tidak meresahkan warga sekitarnya," imbuh Yuni yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 ini.

Lebih lanjut Yuni menerangkan saat ini pihaknya sedang merampungkan tracing terhadap 130 warga Sragen yang berangkat ke Ijtima Ulama di Gowa. Dari jumlah tersebut, 30 orang dinyatakan sudah tidak berada di Sragen. 86 orang lainnya sudah dilakukan rapid test dan 14 lainnya menyusul.

"Hasil rapid test 31 reaktif, 55 negatif. 14 orang kita jadwalkan rapid test besok," kata Yuni.

Dengan penambahan ini, total kasus positif COVID-19 di Sragen bertambah menjadi 10 orang. Satu orang meninggal dan 9 orang dalam perawatan. Sedangkan khusus Klaster Gowa asal Sragen yang dinyatakan positif COVID-19 bertambah menjadi empat orang.

Pasien Positif Corona di Sragen Bertambah 2 Orang

SRAGEN JATENG - Kasus Positif Corona di Sragen bertambah lagi minggu 26/04/20, Seorang laki-laki dan perempuan asal Kecamatan Sidoharjo, Sragen, terkonfirmasi positif terpapar virus Corona atau COVID-19. Kedua kasus baru ini merupakan hasil tracing kontak yang dilakukan terhadap seorang pasien positif COVID-19 dari Klaster Gowa.

"Dua positif. Laki-laki berumur 54 tahun dan perempuan berumur 47 tahun. Hasil tracing, keduanya melakukan kontak erat dengan pasien positif dari Klaster Gowa," ujar Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Yuni melanjutkan, keduanya sempat menjalani rapid test bersama belasan warga lain di sekitar tempat tinggal pasien positif COVID-19 Klaster Gowa di Kecamatan Sidoharjo. Hasil rapid test keduanya reaktif, kemudian disusul hasil tes swab yang keluar hari ini yang mengkonfirmasi keduanya positif terpapar COVID-19.

"Saat ini akan kita bawa ke rumah sakit walaupun keduanya dalam keadaan tidak ada gejala, tapi karena sudah positif tentu saja harus kita bawa ke rumah sakit. Agar tidak meresahkan warga sekitarnya," imbuh Yuni yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 ini.

Lebih lanjut Yuni menerangkan saat ini pihaknya sedang merampungkan tracing terhadap 130 warga Sragen yang berangkat ke Ijtima Ulama di Gowa. Dari jumlah tersebut, 30 orang dinyatakan sudah tidak berada di Sragen. 86 orang lainnya sudah dilakukan rapid test dan 14 lainnya menyusul.

"Hasil rapid test 31 reaktif, 55 negatif. 14 orang kita jadwalkan rapid test besok," kata Yuni.

Dengan penambahan ini, total kasus positif COVID-19 di Sragen bertambah menjadi 10 orang. Satu orang meninggal dan 9 orang dalam perawatan. Sedangkan khusus Klaster Gowa asal Sragen yang dinyatakan positif COVID-19 bertambah menjadi empat orang.

Tidak ada komentar