SOLO - Kasus positif Corona (COVID-19) di Solo bertambah satu menjadi sembilan orang. Tambahan satu kasus berasal dari klaster Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan pasien tersebut berasal dari Kelurahan Kedunglumbu. Total ada tiga kasus positif dari klaster Ijtima Gowa itu.

"Total ada tiga kasus dari klaster ijtima dunia. Satu dari Semanggi, dua dari Kedunglumbu. Mereka masih dirawat di rumah sakit," kata Ning di Balai Kota, Sabtu (18/4/2020)

Sementara dari total sembilan orang warga Solo yang dinyatakan positif COVID-19, ada enam orang yang dirawat, dua meninggal dunia, dan seorang sembuh. Lalu jumlah pasien positif COVID-19 yang ditangani di rumah sakit Solo ada 21 orang, sebanyak 12 orang di antaranya merupakan warga luar Solo.

Kemudian data pasien dalam pengawasan (PDP) warga Solo berjumlah 75 orang atau bertambah empat orang. Rinciannya, 16 orang dirawat, 45 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia.

Data orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 417 orang. Rinciannya empat orang rawat inap, 110 orang rawat jalan, 303 orang selesai pemantauan.

Pasien Positif Corona Di Solo Bertambah Satu

SOLO - Kasus positif Corona (COVID-19) di Solo bertambah satu menjadi sembilan orang. Tambahan satu kasus berasal dari klaster Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan pasien tersebut berasal dari Kelurahan Kedunglumbu. Total ada tiga kasus positif dari klaster Ijtima Gowa itu.

"Total ada tiga kasus dari klaster ijtima dunia. Satu dari Semanggi, dua dari Kedunglumbu. Mereka masih dirawat di rumah sakit," kata Ning di Balai Kota, Sabtu (18/4/2020)

Sementara dari total sembilan orang warga Solo yang dinyatakan positif COVID-19, ada enam orang yang dirawat, dua meninggal dunia, dan seorang sembuh. Lalu jumlah pasien positif COVID-19 yang ditangani di rumah sakit Solo ada 21 orang, sebanyak 12 orang di antaranya merupakan warga luar Solo.

Kemudian data pasien dalam pengawasan (PDP) warga Solo berjumlah 75 orang atau bertambah empat orang. Rinciannya, 16 orang dirawat, 45 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia.

Data orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 417 orang. Rinciannya empat orang rawat inap, 110 orang rawat jalan, 303 orang selesai pemantauan.